
Morista masuk kedalam ruangan tempat orangtuanya dirawat.
"tuan bisakah ibu dan ayahku ini saya saja yang mengurus keberangkatan ke luar negeri saya ingin ibu dan ayah saya di Jepang saja di obati. "tanya Morista dengan hati hati
"terserah kamu aku tidak akan mengurus kepergian ibu dan ayah dari seorang yang menyebabkan kecelakaan ini"kata Richard dengan dingin.
"heh nona mari kita urus saja keberangkatan nona dan tuan besar "kata Faisal yang peduli dengan keadaannya.
sedangkan sekretaris Rey masih menunggu penyelidikan kecelakaan dari polisi yang menangani kecelakaan tersebut.
"Terima kasih tuan "Morista mengucapkannya dengan tulus
"heh kamu gak bisa ikut biarkan pihak rumah sakit saja yang mengurusnya dan kamu disini kamu harus menjaga dan merawat ibu, ayah dan adikku untuk supir kamu tidak perlu mengurusnya"kata Richard dingin dan arogan kepada Morista.
"tapi tuan "Morista merasa tidak akan sanggup
"tidak ada tapi tapian titik "Richard mengatakan dengan penuh penekanan.
tiba tiba
tok tok tok
"ya masuk saja "kata Faisal pada tamu
"maaf tuan mengganggu kami dari pihak kepolisian mengatakan kecelakaan ini kecelakaan tunggal untuk penyebabnya mungkin terjadi karena kecepatan mobil melaju sangat cepat dan untuk supir mungkin karena kelelahan"terang polisi Richard hanya manggut manggut
tetapi Morista hanya mengumpulkan kebencian terhadap pelaku dan bersumpah membalasnya sedangkan sekretaris Rey dan Faisal merasa ada kejanggalan karena tidak mungkin supir kelelahan padahal supir itu sudah istrahat sebelum perjalanan yang artinya pasti ada pelaku di balik ini semua.
orang tua Morista pun langsung di berangkatkan ke Jepang sebelum terlambat tanpa menanggapi omongan suaminya yang dibantu oleh Faisal.
juga Faisal dan sekretaris Rey akan. membantu nona mereka untuk mendapatkan kebenarannya secara diam diam dulu karena tuan mereka sudah terlalu meninggikan egonya.
"tuan dan nona kami permisi dulu"pamit polisi
__ADS_1
"hm "kata Richard.
setelah kepergian polisi ibu dan ayah Richard menggerakkan gerakkan hanya jari jaringannya karena tubuh yang lain tidak bisa bergerak.
"panggil dokter"kata Richard
"iya baik tuan "sekretaris Rey pun menekan tombol dokter pun datang
"iya ada apa tuan "tanya dokter
"ibu dan ayah saya sudah sadar dan ini adik saya kenapa belum sadar "kata dokter.
"Tunggu saya periksa tuan karena saya belum bisa menentukan keadaannya silakan tuan duduk di sofa saja"yang di angguki oleh Richard dan segera ke sofa beberapa menit kemudian
"apa sudah selesai" kata Richard
"sudah tuan, tuan dan nona besar mengalami kelumpuhan di tubuh tetapi itu hanya sementara jika dilakukan terapi rutin dan memberikan semangat maka akan kembali ke sedia kala , dan untuk nona Raisa dinyatakan koma dan untuk kesadaran nona kapan kami belum bisa pastikan tetapi jika bisa juga mempermudah dengan mengajaknya bicara dan ngobrol dengan menceritakan keseharian yang menyenangkan supaya otak dan tubuh nona Raisa dapat merangsang sehingga kesadaran nona dapat kita peroleh walaupun mungkin lama"dokter menjelaskan dengan panjang lebar
"dok apa adik saya bisa memperoleh perawatan di rumah saja "tanya Richard.
"hm baiklah, Rey urus semua tanpa terlewat sedikit pun "suruh Richard
"baik tuan "
"tuan saya permisi dulu karena ada pasien yang membutuhkan saya lagi "pamit dokter
"hm sudah sanah"usir Richard tanpa berterima kasih sedangkan dokter di luar ruangan komat kamit .
"alamak kalo bukan hanya karna tuan yang punya rumah sakit ini sudah ku suntik mati huh tatapannya kayak mau makan orang hah biarin saja toh tugas saya sudah selesai, hmm eit kan masih ada pasien ya Tuhan biarkan dulu hamba mu ini merasakan kelenggangan waktu aku ingin memiliki pacar dan menghirup udara segar sambil merasakan indahnya ciptaan mu, hmmm tapi tuh tadi ada lelaki tampan mirip lagi oppa Korea mmmm oppa bawa aku ke MUA "dokter wanita yang memiliki umur 25 tahunan memikirkan pria yang diruangan Richard sambil senyum senyum sampai ke ruang kerjanya
"ya Tuhan jika dia jodohku dekatkanlah , tetapi jika dia tidak jodohku temannya pun jadi tapi bukan tuan Richard haha haha boros amat dah gua " dokter wanita itu masih memikirkan di meja kerjanya sambil melamun.
pria yang dipikirkan oleh dokter itu adalah faisal yang tengah duduk jongkok tidak beralas apapun seperti orang lagi mau pup hihihi disudut ruangan.
__ADS_1
di ruangan ibu dan ayah Richard
"nak bagaimana keadaan putriku juga ayah dan ibu menantuku"tanya ibu Richard kepada Richard.
Richard pun menjelaskan semuanya sedangkan Morista berani berbicara dengan ibu dan mertuanya setelah Richard duduk di sofa.
"hm bu , ayah sabar yah aku akan merawat ibu dan ayah sampai sembuh total"kata Morista untuk membangkitkan semangat mertuanya
"iya aku percaya sama mu nak "kata ibu mertuanya
2 hari kemudian
Ibu dan ayah Richard sudah merengek seperti anak kecil ingin dirawat di rumah saja.
Faisal dan sekretaris Rey pun membantu ibu dan ayah yang mereka anggap sebagai orang tua kandung ke kursi roda.
"mari dorong ibu aku bosan di sini " kata ibu mertua Morista yang telah duduk di kursi roda dan ayah Richard dia sendiri yang mendorong.
Raisa sudah diantarkan terlebih dahulu menggunakan ambulance bersama Faisal, dokter yang memeriksa tadi, dan perawat 2 orang.
Morista , Richard pun berangkat dengan mobil pribadi yang di bawa oleh sekretaris Rey.
untuk supir yang membawa mereka waktu kecelakaan juga belum sadar dan dinyatakan koma , supir itu dibawa perawatan langsung oleh dokter mafia di bawah tanah karena sekretaris Rey ingin menjamin keselamatan supir tersebut supaya dapat menjelaskan detail kejadian.
Di mansion Richard semua pelayanan dan Lentika hanya bisa heran dan meminta keterangan setelah suaminya datang setelah sampai Lentika langsung menuntut penjelasan kepada suaminya sekretaris Rey pun menjelaskan, Lentika yang mendengar bahwa Richard menyalahkan Morista merasa kasihan dan sekretaris Rey pun meminta supaya istrinya ikut membantu Morista, Lentika pun setuju dan bertekad akan membantu Morista sampai ibu dan ayah mertuanya pulih kembali.
sekian dulu thanks
jangan lupa like, komen, dan vote jangan lewatkan juga tipsnya hehehheh
follow juga IG ku tohonanrohani
bye bye
__ADS_1
.