
Di mansion utama
Richard teringat dengan ucapan faisal tentang bulan madu.
sayang mmmm"Richard ragu
"iya hm ada apa "tanya nya
"tempat yang ingin kamu kunjungi tapi belum kesampean seperti liburan"
"hmm kemana ya,iya cuman ingin pergi liburan ke Korea tapi ibu dan ayah tidak pernah mau katanya sangat berbahaya padahal aku ingin ketemu oppa disana "Morista menekuk dagunya dengan kedua tangannya
"laki-laki atau cewek"Richard sudah cemburu dan bertanya tanya siapa itu
"laki-laki dan cewek ada banyak tapi ini paling aku suka "menunjukkan foto di HP nya ada foto band Korea
"ini stray kids, black pink, BTS, GOT7, NCT , EXO, treasure, hmmm itu sangat tampan dan cantik mereka semuanya "Morista sadar memuji laki-laki lain di depan suaminya.
"tapi tenang saja, suamiku paling tampan "Morista mencubit pipi suaminya
Sorot mata yang tajam langsung redup
"ya jelaslah, tidak ada yang bisa menandingi ku emang aku paling tampan "ucap Richard bangga
"hm iya lah, tapi sayang kamu mau bawa aku kesana kan, ya, ya bawa aku kesana"ucap nya semangat penuh harap
"gak jadi nanti kamu malah meluk meluk oppamu "
"
"sayang kamu gak mau, "Seringai nya licik
"pokoknya enggak "tolak nya
"Lee kan keturunan Korea pasti dia tau, itu aja aku ajak deh klo ada yang nanya suaminya kah , langsung kujawab iya dia suamiku hehheheh"candanya
"awas saja Lee ku bunuh "
cup cup cup cup
Richard menciumi wajah istrinya
"hahhaha geli, hahhaha cukup janji aku pergi liburan hanya denganmu "Morista mengeluarkan jurus andalan dari negeri konoha (canda author)
dengan mata berkaca kaca.
"ya sayang disini tidur aja dulu nanti akan ku bangunin jika udah siang, cup "Richard pergi
"huh untung udah lepas dari singa gila itu mending mandi aja baru bobo , kasur kesayangan ku tunggu aku ,nana na nana "Morista bernyanyi lagu blackpink Richard di sebelah kamar gelebg geleng kepala
sesuai dengan yang Morista katakan setelah mandi langsung tidur nyenyak.
Di ruang kerja sudah ada ibu, ayah, faisal, sekretaris Rey, Lentika lebih memilih bercengkrama dengan pembantu dan ibunya Lee setelah membersihkan tubuh Raisa adik iparnya.
"nak kapan kalian memberi cucu kepada ibu dan ayah kami sudah tua loh "ucapnya kepada kedua putra nya
__ADS_1
"bu kami sudah berusaha, tapi Tuhan belum menitipkan rezeki kepada kami "lirih Sekretaris Rey
"jangan sedih nak, gak apa apa ini kamu dan obat penyubur kandungan ibu sudah siapin sebenarnya ibu gak nuntut, cuman mau ngasih ini karena Lentika pernah ibu lihat menangis sendirian di taman belakang , ibu dengar menantu ku memohon mohon biar dikasih momongan karena sudah lama menikah mungkin "ucap Ibu sedih mengingat perkataan ibu
"maaf Bu,ibu paling the best lah tau aja semua , Rey sayang ibu "memeluk erat
"ehhem" deheman ayah keras
"iya sama ayah, kakak Richard juga "ucapnya tulus memeluk mereka bertiga
"gw belum belok kali, lepasin tangan lo "ucap Richard
"hahahha iya sensian amat sih kak kek cewek PMS aja "godanya
"Rey"teriakannya
"gak deh kak "
"langsung ke intinya aja "ucap Faisal
"mom, dady taukan hubungan ku dengan istriku dijodohkan jadi masih mencocokkan diri"terang Richard supaya orangtua nya tidak terlalu berharap.
"jadi menantuku masih perawan , awas nanti di embat laki laki lain "ancam ibu.
"itulah makanya disini berkumpul kata istriku dia ingin pergi liburan ke Korea Selatan jadi sekalian aja deh bulan madunya "ucapnya serius
"kasih kejutan aja, bawa dia tanpa diketahui nya "usul Faisal
"bisa juga otak lo, tadi nanti ku bangunin setelah siang berarti dia masih tidur , yessss Faisal dan Rey cepat siapin helikopter sekalian bawa juga Lentika pasti dia juga eneg gak pernah liburan mommy daddy kami pergi dulu janji kami bawa cucu hehhehe "
"bye mommy daddy"Richard keluar
"sampai jumpa lagi ibu ayah do'ain biar dapat momongan "
"iya nak semangat"goda ayah
"Tuhan memberkati kalian "ucap Ibu
"amin " sekretaris Rey langsung pergi dan menyusul istrinya.
Di taman
"sayang ayo cepat siap siap "sekretaris Rey langsung menggendong istrinya ke kamar
dikamar
"jelasin dulu , gak mau "tolak nya
"kak Richard ingin pergi bulan madu ke Korea, sekalian kita juga disana bulan madu, sayang kamu kan gak pernah liburan jadi kakak membawa kita, Raisa biar dokter Gresia yang mengurus"terang sekretaris Rey panjang lebar
"yes Korea tunggu aku oppa "ucapnya girang
mereka bersiap siap segera ke helikopter yang ada di bangunan mansion di belakang rumah
Di kamar Richard
__ADS_1
Richard bersiap siap segera menggendong istrinya hari hati sampai ke helikopter
"hm sudah seperti babi sekali tidur molor terus "ucapnya sambil meletakkan istrinya hati hati di tempat tidur lalu pergi ke depan
"sudah siap"
"sudah kak"jawab sekretaris Rey memeluk istrinya.
"bro gw di indo aja memantau "ucap Faisal
"jaga keamanan atau pdkt sama dokter Gresia"godanya
"hehehhe sekalian , kalian hati hati ya g gw pergi dulu hehhe ayang bebbb yuhhu "Faisal berlari menuju mansion
semua geleng geleng kepala melihat kelakuan Faisal yang gesrek bin ajaib.
"kak makasih, ini negara impianku sejak dulu 4 tahun aku menabung taunya gak pernah cukup "ucap Lentika
"hm gak apa apa itu hak mu sebagai istri adikku, cukup beri ibuku cucu itu saja cukup"Lentika langsung sedih
helikopter sudah mulai terbang.
"Rey begok kenapa istri lo sedih kek gitu "tanyanya tidak sadar apa yang dia ucapkan.
"itu kak, kakak bahas soal kehamilan mungkin efek karena sudah lama tidak hamil hamil "ucapnya sendu
"dasar paok, itu tadi mommy beri obat manjur dan jamu agar cepat hamil kenapa gak kamu berikan Rey "ucap Richard
"hihi lupa "sekretaris Rey cengengesan
"lo jelasin gw ke istri ku dulu bangunin kalau udah sampai"ucap Richard dan berlalu pergi.
"sayang jangan sedih itu dapat berpengaruh kata ibu dengan kesuburan mu jangan begini
"hiks hiks ibu dan ayah pasti sangat menginginkan nya tapi aku masih tidak hamil, takutnya nanti kamu dijodohin kemudian aku ditinggal hiks hiks hiks hiks"Lentika menangis
cup cup
"diam, nih obat dan jamu khusus dibeli ibu buat mu, ibu sebenarnya tidak begitu, ibu sedih mendapatimu menangis sendiri di taman belakang sendirian, aku janji sayang tidak pernah ninggalin kamu karena tanpamu aku bisa tidak akan bisa hidup "ucapnya
"maaf sayang makasih, makasih buat ibu dn ayah "
memeluk suaminya.
Richard yang sudah sampai du tempat tidur istrinya
"sayang sebenarnya aku sudah merasakan nyaman sejak dulu tapi aku takut kamu pergi dan nyakitin aku "
cup
Richard memeluk istrinya dan tidur.
sekian dulu Terima kasih bye bye
.........................
__ADS_1