Mafia Kejam Suamiku

Mafia Kejam Suamiku
mafia 47


__ADS_3

"jelaskan siapa dia kak" tanya rey


"hah kali ini aku tidak akan melepaskanmu " ucap Faisal marah melihat keadaan kakaknya dan menatap nyalang kearah ketua musuh mereka.


"mama maaf tuan " gemetaran.


"lepaskan aku dulu " Richard kesal yang masih di lantai dengan pipi terkena lantai.


Faisal segera melepaskan tali pengikat.


"Faisal jelaskan siapa penyusup jelek ini, berani beraninya datang ke markas ku " Richard penuh penekanan


"kak dia, dialah yang menghianati ku dulu, membuat perusahaan ku bangkrut juga otak kotornya yang selalu membuat aku semakin dendam waktu kita bermusuhan" jelas Faisal dan menangkap si kepala plontos itu segera mengikatnya dibantu oleh pasukan yang dia bawa ternyata tidak suka dengan keberadaan si tua bangka tersebut, sudah selain jelek, kasar bahkan sering memperkosa para wanita kadang yang masih di bawah umur pun sering.


"tuan maaf, kami hanya tidak bisa melawan perintahnya,karena taruhannya istri dan anak dari kami bawahannya, dulu pernah ada satu pengawal tangan kanan dari tuan Faisal yang mau memberitahu penghianatannya besoknya mau di bunuh dengan menyuruh kami jadi kami bohongin sekali lagi maaf tuan "ucap tangan kanan yang tadi ikut menyerang Richard.


" dasar manusia menjijikkan,"Richard semakin marah mendengar penjelasan tersebut, dia paling benci pria pedofil , walaupun terkadang kasar tapi untuk memperkosa tidak akan pernah.


"ambilkan cambuk " perintah Richard.


"tuan maaf, maaf tuan " ucapnya gemetar


cetassss, cetasss, cetassss dan banyak lagi sampai tidak berdaya lagi


tiba tiba Richard mengingat istrinya khawatir dengan posisinya (suami takut istri 😅)


"Rey sudah jam berapa " tanyanya


"jam sepuluh kak "


"what sial, ayo pulang hubungi kenzo membereskan ini semua " sambil berlari ke mobil diikuti kedua adiknya


"**** sial " rutuk Richard melajukan mobil sangat kencang,sakin kencangnya Rey terutama Faisal ingin menggeplak kepala kakaknya


"kak gak pengen cepat ke surga , masih ada istri di rumah pelan kan mobilnya " teriak Faisal.


Richard menulikan telinganya dan semakin melajukan mobil makin cepat , jika bukan kedua adiknya yang dibawanya melainkan orang lain sudah diri pastikan akan mengalami serangan jantung yang fatal.


Satu jam perjalanan baru sampai ke dalam rumah, melihat lampu sudah di matikan sebagian, para maid sudah sepi hanya tinggal maid yang menonton film yang memang sengaja Morista memberikan satu televisi khusus di kamar maid.


maid yang melihat Richard datang.


"tuan, selamat malam " sapanya.


"dimana istriku, apa dia sudah makan "


"tuan nona tadi sudah makan tapi sedikit mungkin tidak berselera dan ini tadi nona masi menyisakan makanan sebagian kebetulan baru saya panaskan tuan "jelas maid hati hati.


" wowww ternyata kakak ipar masak, hmmmm udah fiks ini enak mah "Faisal langsung duduk si kursi menyantap makanan


" gw juga mau, istri gw pasti juga ikut "Rey tidak mau kalah segera berlari ke meja makan.


Richard menyendokkan makanan ke piring lalu meletakkannya di sebuah nampan besar, dan segera membawanya ke kamar.


" tok tok tok "ketuknya


" sayang "tetap tidak ada jawaban lalu memutuskan untuk masuk ke dalam dan menemukan istrinya tidur telungkup, Richard meletakkan nampan di nakas dan membangunkan istrinya lembut.

__ADS_1


" sayang bangun "menepuk pelan pundak istrinya.


" eugh" leguh istrinya.


"sayang maaf ya, tadi ada urusan mendadak" Morista memilih diam tidak berkomentar juga masih telungkup.


"sayang maafin aku, janji nanti jika ada urusan mendadak akan langsung menghubungi kamu sayang " lirihnya,Richard tidak di cuekin, bahkan sekarang ingin langsung istrahat saking lelahnya.


mendengar suara suaminya yang seperti menusuk di hatinya, mendongakkan kepala dan jreng jreng jreng Morista terkejut bukan kepalang.


"sayang kenapa ini, hiks hiks apa yang terjadi " melihat keadaan Richard yang menyedihkan langsung menangis sejadi jadinya.


"sayang, hey sayang tenang ini hanya luka kecil saja gak sakit kok, lebih sakit jika kamu cuekin aku sayang " memeluk istrinya erat.


"maaf " ucap Morista.


Richard mengendus endus Morista yang bau apek bekas bau memasak


"sayang ayo mandi bareng " ajaknya


"gak sendiri sendiri saja,dasar mesum "


"tidak kok sayang janji deh gak ngapa ngapain"


benar saja tidak terjadi apa apa, sekarang pasutri ini makan malam seperti tidak ada masalah apapun , semua makanan habis tidak tersisa saking lapar dan enaknya juga


"sayang masakanmu enak sekali, lama lama gendut ni " ucapnya dengan memegang perut sixpacknya


"gak masak enak lagi ni ceritanya, yaudah lah kan " berjalan menuju kasur


"sayang masak lagi dong kan makin gendut berarti sehat dong " memeluk istrinya


gak kok sayang, yok lah tidur ngantuk


Richard memeluk Morista erat, sedangkan yang di peluk menyembunyikan wajahnya di dada suaminya yang mempunyai harum yang sangat ia sukai.


pasutri itu tertidur lelap hanya 5 jam, karena Morista membangunkan suaminya dengan paksa


"sayang, temani aku ke toilet " memukul pelan suaminya


"hm sayang masih ngantuk " menutup matanya erat


"hiks hiks " Morista menangis dia juga tidak tau kenapa secengeng ini.


"jangan nangis awas cantiknya hilang loh " Morista segera diam.


"cup cup cup iya iya sayang kenapa " mencium istrinya sesekali menghapus air matanya.


"mau ke toilet "


"trus kenapa ya pergilah sendiri dekat kok "


"ih mau di gendong " ucapnya manja


"hah " Richard tercengang melihat kelakuan istrinya yang seperti anak kecil saja


untung masih kuat menggendong istrinya, tapi sebenarnya istrinya memang tidak terlalu berat tapi kelihatan kurus

__ADS_1


"berat ya "


"gak kok sayang, kamu kurus sekali banyakin makan ya, masa makin kurus sih padahal disini makan terjamin loh sayang, besok besok makan vitamin saja biar nambah " ucap Richard


"ih jelek nanti klo gemuk " Morista mode ngambek.


"shutttt tidak , selamanya hanya kamu " mengelus rambut istrinya.


setelah selesai bak


Richard menggendong istri dengan hati hati agar tidak jatuh nantinya


sampai ke kasur


"sayang tidur lagi " menepuk kasur di sebelahnya.


"iya tapi peluk, elus juga pinggang ku, agak sakit " keluhnya tapi tidak tau penyebabnya.


"sayang nanti periksa ya, nih sebelah mana " Richard meletakkan telapak tangannya di pinggang istrinya.


"ngerepotin ya, tidak lagi sakit, tidur saja " merasa berlebihan.


"tidak sayang,sudah kewajiban ku tidurlah " Richard merasa senang melihat kelakuan istrinya yang manja tidak wonderwoman lagi, dan tidak keberatan karena itulah yang diharapkannya , istrinya bermanja manja dengannya tanpa harus di minta.


pagi telah tiba


suara burung berkicau di pepohonan yang ada di mansion nya, cahaya matahari sudah masuk melalui celah celah gorden


Morista merasa badannya tidak ada enak bergerak dengan malas bersamaan dengan Richard yang bangun dengan semangat seperti akan ada sesuatu.


"sayang ayo bangun " menepuk pelan pipi istrinya.


"hm iya " beranjak dari kasur dengan malas


"kenapa sayang kok lesu seperti itu, demam ya "merasa heran.


" gak kok,"baru beberapa langkah


"bruk " Morista pingsan


Richard sangat panik, segera menggendong istrinya ke luar kamar segera memposisikan di kursi mobil


"nak kenapa " tanya ibu


"mah istriku pingsan,duluan ya mah nyusul saja , Rey, Faisal ayo setir mobil cepat " tergopoh gopoh


"baik kak " mobil melaju kencang


"sayang bangun, bangun " menepuk pelan pipi istrinya tetapi tetap tidak ada respon.


Faisal menghubungi pihak rumah sakit untuk menyediakan ruangan VIP buat kakak iparnya.


jreng jreng jreng


apa yang terjadi, ya udah dulu ya 😊


...semangat buat yang puasa, salam toleransi beragama...

__ADS_1


jangan lupa like, komen, vote, heheh sama hadiahnya dong sebagai vitamin


ig. Rohani_silaban28_05


__ADS_2