
"dasar tidak tau malu "ucap Richard menahan kekesalannya.
"cih nona siapakah anda mengaku sebagai istri saya "
"apa saya harus mengingat kan Anda bahwa tidak ada hubungan saya dengan nona , ouh mungkin kita putar saja tentang video nona yang selingkuh dari saya, satu lagi nona hubungan kita dulu hanya untuk menghindari masa laluku dan perjodohan tetapi tidak bisa dielakkan jadi nona jangan mengatakan anda seolah olah berharga didepan saya "ejek Richard
"tidak kenapa baby lakukan itu padahal aku sangat setia dan mencintaimu dengan tulus, jawab apa ini balasan mu padahal tante sangat setuju dengan hubungan kita, kenapa memilih dia, bahkan kecantikan ku tidak ada tandingan dengannya, cih masih memilih ****** juga "Siska masih kekeh malah mengejek Morista
"apa mata Anda buta nyonya lihat lah pakaian Anda yang lebih pantas di bilang ****** dan perempuan murahan yang matanya hanya ingin harta " Morista ingin menyerang Siska meskipun sudah dalam keadaan lemah
untung Richard tidak melepaskannya dan tetap memeluknya
"mungkin ibu anda memang tidak pernah mengajari anda tentang tata krama dasar lemah "
plakk
Siska ingin menampar Morista tiba tiba tapi dihalangi oleh sekretaris Rey
"buang tangan kotor mu ingat anda harus menghormati nona muda jika tidak nanti anda menyesal "sekretaris Rey berucap dingin
"hiks hiks lepas kan aku , siapa dia aku ingin membunuhnya dengan tangan ku sendiri , ibuku tidak ada kaitannya dengan ini hiks hiks "
Morista merasa sesak saat Siska menghina orang tuanya dia kali
"shuttt tenang jika kucing imut ku melawan nya sekarang maka kamu bisa dianggap lemah jngan membuat ku khawatir"bisik Richard
"emmmm"
"bagus jangan melawan lagi , suami mu akan membalasnya duduk yang tenang yah " Richard melepas pelukan dan mendudukkan istrinya di sofa yang di ambil oleh salah satu karyawan dan menciumnya sebelum berdiri
cup cup cuppp
Morista menahan malu
"mulai hari ini saya tidak mau melihat wajah anda ini sebagai hadiah bagimu setelah menghina istri saya "
Richard mengeluarkan sebuah flashdisk kemudian memutarnya
"baby apa ini video, baby mau melamar ku, aku menerimanya "ucap Siska mengucapkannya manja
semua karyawan terkejut melihat isinya
karena terdengar suara menjijikkan dan terlihat adengan yang tak pantas
"cih nona dasar murahan"
"rasakan "
"kasihan anda lebih dari ****** yang bertebaran "
begitulah gucingan para karyawan
"tuan itu bukan saya, saya tidak pernah melakukan itu "
tiba tiba di monitor Richard bingung karena tidak mengetahui dan tidak mempunyai video tersebut terlihat bukti kejahatan Siska yang berusaha membunuh keluarga Richard
amarah Richard sampai di ubun ubun mengeluarkan pistol , karyawan merasa syok
"dasar ****** selamat anda akan menemui neraka "sinis nya
"suamiku jangan langsung membunuhnya aku tidak mau punya suami pembunuh dan ditangkap polisi sama saja ingin membunuhku"Morista memperingatkan suaminya
"hahaha ha itu cocok buat keluarga Dawkins untung aku membuat kecelakaan itu biar semua mati, harusnya waktu itu aku membunuh mu haha haha haha"Siska tertawa psikopat
Richard melakukan sesuatu
lalu
tut tutt tutt
"iya halo pih "ucap Siska
" dasar anak haram, kenapa kamu masih kekeh mendekati Richard gara gara kamu kami kehilangan harta
ternyata anak dan ibu sama saja hanya membuat kepala pusing kamu dimana sekarang"bentuknya
__ADS_1
"di kantor Richard"ucapnya sinis
"berikan telepon ini, saya ingin bicara dengan tuan Richard"
sekretaris Rey merampas lalu memberikan HP kepada Richard
"tuan tolong jangan menarik saham dari perusahaan saya, saya masih harus menanggung biaya kuliah dan perawatan anak saya satu satunya"ucap ayah Siska yang sudah sedikit tua renta
"anak anda satu satunya, lalu Siska ini siapa anda "ucap Richard agak bingung
"dia hanyalah anak dari ibu sambung anak saya tuan mau menghukum dia ambillah dia sama seperti ibunya dasar pelacur gak tau diri sudah mau di urus tapi tidak tau Terima kasih ibunya pun sudah pergi dengan sugar dady karena harta saya semakin menipis untuk mengobati putra semata wayang saya tuan, tolong tuan kasih saya kesempatan "
Richard meminta pendapat dari istrinya
"em kita tidak ada masalah dengannya, jadi jangan samakan dengan dia "tunjuk Morista kepada Siska yang sinis
"baiklah , jangan senang dulu jika bukn karena istri saya , saya tidak akan berikan kesempatan ini "ucapnya sinis
"Terima kasih tuan semoga cepat dapat momongan, terimakasih orang baik saya tutup dulu tuan "
"hmmm"
tuttt tuttt
krukkkk kyukkk perut Morista berbunyi
lalu memegang tangan Richard
"heyyy wanita menjijikkanjangan pegang tangan dia , cih wanita murahan teriak teriak murahan "
"diam nona itu hanya cocok denganmu seorang pelakor, ibunya saja memelihara sugar dady dunia ini tidak ada yang mudah, yang mudah itu hanya ada di konoha hahahah "ejek sekretaris Rey
"diammm Rey bawa dia taruh di ruang 3 ,lakukan yang pantas buat pelacur itu "
"baik tuan "menarik paksa Siska keluar
"marilah kau, xixixixi hih tangan aku jadi terkontaminasi gara gara pelakor ini Tuhan bisakah engkau menghilangkan orang yang ga tidak mau malu , saya ingin bebas tidak memberantas pelakor "batinnya
ruang penyiksaan no 3 adalah ruangan yang di rancang untuk memuaskan apa yang para anggota mafia impikan sampai orang tersebut tidak melihat indahnya dunia.
"hmm iya tapi ini jangan berdiri liat kucing imut ku sudah seperti gembel hahahah "Richard tertawa puas
"huh liat dimana wajah songong nya padahal tiada hati seperti kulkas 10 pintu saja, beruntung sekali tuan bisa bertemu dengan nona ini semoga tuan Richard tidak kejam dan dingin lagi "batin para karyawan.
"hehehe Iyah juga, beli bajuku sekalian deh "ucap Morista membalut jas di tubuhnya
"pesanan makanan siang untuk semua karyawan tanpa terkecuali "ucap Richard kepada salah satu karyawan
"baik tuan "
"terimakasih tuan, dan nona "karyawan serentak menundukkan kepala
"hm"
Richard menggendong Morista ke ruangan nya dengan senyum senyum sesekali menciumnya, para karyawan melihatnya geleng geleng kepala karena kebucinan bos mereka.
"bikin malu saja , lihat mereka "
Morista mengalungkan tangannya dileher suaminya, dengan menyembunyikan wajahnya di dada suaminya.
sampai di ruangan Richard
"ini saja dulu pakai "
baju kemeja besar dan celana pendek yang menampilkan paha mulus istrinya jika dipakai
"sayang ini terlalu pendek gak nyaman "tidak sadar apa yang diucapkan nya setelah memakai
"hm iya sayang, tadi kamu bilang sayang cocok aku suka "godanya
"apa aku kan cuman bilang suamiku ini terlalu pendek gak ada bilang sayang tadi kilah morista
"tidak mau mengaku karena malu
"gak mau ngaku gak usah makan, padahal tadi aku suka kamu sebut sayang "pura pura merajuk
__ADS_1
"hahaha ternyata mafia bisa juga merajuk "ejek nya
"kan manusia, nih makan "menyodorkan makanan satu porsi besar.
"whh ini pasti enak yuk makan "Morista langsung berdoa saking laparnya.
Richard memperhatikan wajah istrinya tanpa make up yang masih berdoa
"Tuhan semoga dia bisa menghapus masa laluku, dia sangat cantik dan taat kepadamu jangan jauhkan aku darinya "batinnya
"yuk makan tapi kenapa sendok dan piring cuma satu"Morista kebingungan
"kita satu piring saja, suapin saja sayang memang ini sengaja kan porsinya gede "ucap Richard
"hah sangat kamu tidak jijik dengan sendoknya nanti kan itu bekas ku "ucap Morista
"gak papa kan istri sendiri apa yang kamu maka akan aku makan "godanya
Mereka tidak menyadari bahwa ada seseorang yang menguntit dan melaporkan semua kepada bos mafia sedetail mungkin
"lihat saja mungkin aku masih memberimu kesempatan jika nanti kamu sia-siakan jangan salahkan aku mengambilnya sampai kamu tau arti kehilangan lagi "ucap pria itu dengan senyum devil's sambil memeluk rindu dengan Morista yang ada di foto.
kembali ke Richard.
"tapi sayang kamu berdoa dulu "pintanya
Richard pun berdoa
Morista menyuapi Richard dengan penuh perhatian, Richard pun merasakan adanya ketulusan yang dia rasakan
makanan habis ludes
"sayang mana kamar aku ingin menghubungi sahabat ku biar sayang tidak Keganggu"ucapnya
"cewek apa cowok "
"cewek dan cowok tapi itu kuanggap mereka seperti abang ku gak lebih "
tidak mau salah paham
"baiklah disitu saja "menunjukkan kearah salah satu ruangan.
Morista yang tidak sabar langsung berdiri lalu mencium suaminya dan berlari kekamar
"duh malunya kenapa ni bibir main serobot saja, heheh tapi gak papa juga kan suamiku juga "kemudian menelpon sahabatnya.
Richard masih mematung memegang bibirnya
tuh bibir jadi candu ku, Richard anggap saja vitamin siang hari semangat"
dan bernyanyi "susu saya susu bendera
ciuman istri saya adalah vitamin ku eh jadi ngawur waluypun benar,jago juga saya ciptain lagu "Richard senyum senyum sendiri memuji dirinya.
sekian dulu
selamat tahun baru buat kita semua
salam sehat
salam damai
bagi semua readers
t
h
a
n
k
s
__ADS_1
hola