Mafia Kejam Suamiku

Mafia Kejam Suamiku
mafia 33


__ADS_3

Richard juga bangga kepada istrinya yang sudah merubah kepribadiaannya yang keras, dan berterima kasih kepada Tuhan dihadirkan seorang istri yang baik.


pesta sampai jam 12 malam baru selesai lalu kembali kekamar masing masing.


Richard dan Morista seperti kasmaran mulai dari makan sampai tidur


"sayang ini kado dariku maaf, cuman segini " memberikan sebuah gelang, cincin dan kalung yang berbentuk love setengah


"sayang gak apa apa, hadiah berharga adalah kehadiranmu ".


" apa ini kenapa semuanya membentuk love setengah kenapa gak utuh "


"eh itu, gini " menyatukan semua hadiah dengan yang dipakai Morista


"wow amazing muach muach "


"sayang bisakah aku melakukan hal ku " dengan hati hati menanyakannya.


"hm tapi bolehkah hari sabtu sayang ikut wisudaku"


"gak aku masih ada kerjaan, kenapa harus hari sabtu sih kan bisa hari lain "


"sayang aku udah nunda wisudaku loh sayang harusnya bulan yang lalu tapi kan disitu, sayang marah marah samaku jadi aku takut dan aku juga ingin menjelaskan hubungan kita biar mereka gak curiga " menjelaskan sambil menunduk


"hm okeylah "


dan segera melakukan yang dilakukan suami istri


esoknya di ruang keluarga


"nak Rich apa kamu udah bikin kenzo kedalam kartu keluarga kita, sama nak Lee ,Faisal, dan Rey "


"pah udah bikin kenzo udah pokoknya beres pah "


"yeyye yeye yeye belalti kenzo gak takut lagi di ucil kan, ye kak lichat makacih ya kak, kenzo cayang celamanya hehhe kenzo mau jadi kakak pengen adik dali kakak biak ada teman belmain "


"sini, tenang boy do'ain aja biar istriku hamil " memeluknya


"Faisal belikan mainan untuk adik baruku,perlengkapan sekolah biar hari senin masuk sekolah aku udah daftarin di high scope indonesia"


"yeee cekolah,cita cita ku mau jadi doktel bial kak yang cakit dan belum bangun itu nanti bangun lagi "


Richard bangga masih kecil tapi sudah memiliki keinginan yang besar bahkan sangat mulia dalam hatinya aku akan menyekolahkanmu sampai dokter dan mendirikan rumah sakit yang paling terbaik untukmu.


"okey otiwi ayok dek "


"hole makacih ,dada mah pah kak,kenzo pelgi dulu muach, muach, muach"


"mah, pah Richard kekamar dulu "


"iya nak"


sementara Rey dan Lentika


"hm sayang mau peluk "


"ih ege jijik gw dengernya " bergidik ngeri


"wahai setan keluarlah dari suamiku biarkan setan dalam dirinya keluar jauh " memercikkan air


"sayang aku ingin dimanja juga, apa kamu gak kasian 1 minggu ini aku sakit kepala mengelola perusahaan"


"ih hahah kasian sih kasian tapi tinggal peluk saja ngapain di imut imutin kan jijik gw udah seperti anjing melarat upssss salah "


"yaudah aku pergi ke club aja pengen nenangin diri "


"okey pergilah tapi langkahi dulu mayat ku "

__ADS_1


"eh gak kok, biarkan begini sebentar saja " meletakkan kepala di pangkuan sangat istri .


Lentika memijit kepala suaminya sampai ketiduran.


kembali lagi dengan Richard


"hm dimana kenzo " tanya Morista


"dia pergi dengan Faisal untuk beli mainan sama perlengkapan sekolah "


"ooh gitu ya, hm bisakah aku bertemu adik ipar "


"siapa "


"hmmm Raisa sayang "


"okey tunggu sebentar"


5 menit kemudian


"ayo "


"iya sayang "


Raisa dirawat di ruang bawah tanah untuk jaga jaga agar nantinya bila ada musuh masuk tidak langsung menyentuh adiknya yang iya sangat cintai.


setelah sampai di tempat itu


Morista langsung memeluk karena udah 2 hari ini dia dengar kesehatan dan adik iparnya menurun.


"adik ipar bangunlah, nanti kami ada kejutan loh, hehhe kamu punya adik baru dia itu tampan mirip dengan orang Korea,, emang keturunan orang Korea sihh "


"adikmu itu namanya kenzo masa kamu gak ikutan lihat wajahnya imut loh mirip dengan park ji bin aktor imut dari drakor BLIND uh pokoknya imut, padahal kan filmnya favoritmu "


(nih author perlihatkan fotonya tapi versi besarnya ya)



"dok cepat periksa adikku kenapa dia "


dokter pun panik dan setelah memeriksa tersenyum kepada tuannya


"kenapa tersenyum apa yang terjadi " dengan suara menggelegar, Morista ketakutan dan menangis.


"tuan, nona merespon perkataan dari nona muda dan kesehatan nona semakin membaik mungkin 1 bulan ke depan nona akan sadar, jika terus di ajak berbicara maka tubuh nona akan merespon, sebenarnya nona hanya tidak bisa membuka mata atau menggerakkan badannya tapi kemungkinan pendengaran nona mungkin masih bisa mendengar"


"benarkah, wah dek cepetan bangun, kakak janji akan bawa adik ketemu siapa itu tadi yang Korea Korea itu klo benar bangun dalam 1 bulan ini akan aku bawa deh, hiks hiks kakak rindu senyummu,kenakalanmu ,bahkan suara cempreng mu hiks hiks " memegang erat tangan adiknya


"mas udah kita do'ain aja dan mas ini udah waktunya makan malam nanti mamah sama papa nungguin kita "


"hm iya, dek kami pergi dulu ya, muach kaka sayang kamu"


*catatan


Kenzo masih umur 6 tahun tapi langsung dibikain ke sekolah Dasar karena IQ yang diatas rata rata.


meja makan


mereka makan sambil sesekali melemparkan candaan dan pertanyaan yang membuat saling berbagi info tentang semua yang terjadi .


"kak emmmm" Lee ragu


"apa Lee bilang saja kan kita keluarga, gak apa apa jika kamu pendam takutnya malah jadi berabe " ucap Morista


"kak Rich bagaimana kalau aku kuliah sambil kerja di perusahaan kakak "


"kenapa Lee mau kerja di perusahaan ku , kuliah saja yang benar tidak usah pikirkan biaya "

__ADS_1


"kak kan adikku udah mau sekolah takutnya ngerepotin, biaya kuliah ku saja pasti mahal sekali "


"cih itu bukan cuma adikmu, heh adikku juga " sarkas Faisal


"iya sih kak tapiii"


"Lee adikku kita kenzo udah ku daftarkan ke sekolah high scope Indonesia, soal biaya itu urusan ku , hanya satu syarat belajar benar jika nanti 1 pun matakuliah mu gak lulus ingat uang jajan mu gak akan kukasih " ucap Richard


"tenang kan masih ada kak unlimited gw yang akan ngasih " canda Faisal


"makasih kak " dengan tulus


"hoammmm "


"kak kenzo ngantuk pengen tidul di peluk kak Richald,bisa kan kak"


"jangan dek, Sama kakak saja "


"huaaa hiks hiks huaaaaa " menangis kuat


"udah udah sini kakak peluk "


segera kenzo melompat dari kursinya ke pelukan Richard, memeluknya erat baru 3 menit udah terlelap yang terdengar hanya dengkuran halus.


"woi kak, mmmm kak ipar kapan Richard junior jadi, nih kak Richard udah seperti kepala keluarga yang sangat sayang anaknya " mendengar itu Morista menunduk malu dengan wajah sudah memerah.


"pukk*


" plakkk"di pukul dan ditoyor siapa lagi pelakunya kalau bukan Richard.


"Faisal diam nanti dia bangun, kasihan " ucap Richard


"kak maaf ya kenzo repotin kakak , sini kak biar aku antar kekamar " baru saja ingin di ambil, kenzo langsung menangis kencang


"aduh udah udah biar samaku saja, gak apa apakan "


"iya kak "


Richard langsung menggendong kenzo di depan tepatnya didadanya sambil mengelus elus serta mencium pucuk kepalanya , diikuti oleh istrinya yang menatap kagum dan senyum senyum karena udah seperti ayah dan anak.


dibawah seperti biasa Lee ikut membantu para maid membereskan meja dan juga Faisal yang sesekali mereka saling usil dan tertawa bersama, orangtuanya hanya senyum dan geleng geleng kepala melihat anak mereka yang seperti anak kecil saja.


hari demi hari berlalu Richard juga mengganti kamar Lee menjadi dekat kamarnya karena kerap Kenzo menangis dan ingin dimanja oleh para kakanya.


Richard merasa senang dan tidak direpotkan sehingga tidak sabar ingin memiliki anak dari hasil pernikahan mereka walaupun tidak pernah mengatakan cinta tapi dari perlakuannya sudah dapat dinilai.


Yeyyyy



nih para readers author kasih kesempatan menjadi kirim foto yang lucu, nanti author pilih yang cocok perbab biar gak bosen bacanya.


Lee "iyain aja klo ibu negara ngomong


gw " hehhe tau aja


raisa "kak kapan gw bangun


gw " kapan kapan aja ya


raisa "ih kaka


gw " udah sabar dulu ye.


Raisa "okey,


Jangan lupa follow ig author rohani_silaban28_05

__ADS_1


__ADS_2