Mafia Kejam Suamiku

Mafia Kejam Suamiku
Mafia 19


__ADS_3

Morista memesan makanan


tiba tiba


"dor" ucap seseorang mengejutkan Morista.


"anjing congek melompat di atas mu "ucap Morista latah


ha haha haha tuh muka gak usah sampe kek gitu kali"ejek orang tersebut.


"lagian lo itu kenapa kejutan gw lo kan udah tau gw mudah terkejut hus sana kau dasar Baron comber"ucap Morista kesal .


ya orang itu adalah Baron yang di ceritain di episode pernikahan


"iya maaf, trus mana suami lo kok gak nongol nongol, bahaya loh bini orang sendirian nanti disangka gw pebinor"ucapnya sambil mencari ke seluruh restoran.


"Hm suamiku lagi ke toilet " kata Morista.


Baron terkejut melihat tangan Morista yang ada bekas cambukan


"eh nih kenapa tangan kok seperti kena cambukan ". Tanya Baron penuh selidik sambil memegang tangan Morista.


"eh enggak kok ini hanya jatuh dari tangga "kilah nya.


"buk buk buk "


Richard tiba tiba datang


"tuan, tuan berhenti nanti dia bisa mati "


Morista berusaha melerai suaminya.


"lo siapa ngapain disini ,cih masi belain orang ini daripada suami lo sendiri" tanyanya setelah membabi buta Baron


"heh lo itu, gw hanya bertanya tuh tangan bini lo sepertinya kena cambukan klo lo gak bisa merawat lo serahin kepada gw "kata Baron angkuh sambil melap darah dari sudut bibirnya.


seketika emosi Richard sampai di ubun ubun mendengar ucapan Baron.


"bukk ... buk... buk "Richard memukul Baron begitupun sebaliknya


"hiks hiks jangan begini pesse berhenti"ucap Morista memohon tapi tidak di hiraukan sedikit pun


Morista memutar otaknya karena tidak mau keduanya terus baku hantam memeluk Richard.


"greb"morista memeluk suaminya


Richard yang di peluk langsung berhenti


"please, dia hanya Sahabat ku hiks hiks "Morista Sesegukan


Richard yang sadar langsung memeluk kembali istrinya.


"hm sudah jangan menangis lagi"Richard membelai pipi istrinya yang basah.


"sini duduk dulu aku akan jelasin dia siapa "kata Morista menunjuk ke arah meja yang ada kursi panjang khusus pasangan.


Di meja


"hm jelasin sekarang"ucap Richard tapi masih tidak mau melepaskan pelukannya


"hiks hiks dia hanya sahabatku, aku mengenalnya sewaktu merias wajahku sebelum pernikahan dan tadi dia memegang tanganku hanya bertanya kenapa terluka, itupun langsung kulepas, hiks hiks dan ini tadi ku bilang hanya jatuh dari tangga"jelas Morista panjang lebar


"sudah jangan nangis lagi maaf "ucapnya sungguh sungguh.


"cih dasar suami posesif"ejek Baron


"hm "dingin


"diam kau klian kenalan lah sekarang"cover Morista.

__ADS_1


"hah okey sebagai sahabat istri lo kenalin Nam gw Baron dan ya satu lagi jika lo nyakitin dia gw yang akan duluan bawa dia ,bekas yang di tangannya itu aku sendiri tau yang menyebabkannya tapi entahlah dia gak mau jujur cuman nutupin keslahan lo"ucapnya nyindir sambil menunjuk dirinya sendiri


deg deg deg


"huh kenapa gw takut kehilangan dia, dan ini perkataan sahabatnya seperti sungguh-sungguh" batinnya


"woy lo kenapa"ucap Baron membuyarkan lamunan Richard.


"eh iya nama ku Richard Nixon Dawkins"ucapnya angkuh


"hm dari nama lo sepertinya kenal, eeee oh iya apa kamu CEO dari perusahaan Federick Dawkins"ucapnya ragu ragu


"hm "menundukkan kepala


"ckk ck ck keberuntungan ni kenal dengan CEO dari perusahaan yang besar seperti anda walaupun sudah pernah bertemu "ucap Baron.


Richard bingung mendengar tidak mungkin dia lupa karena sudah pasti minimal CEO dari sebuah perusahaan yang cukup besar baru bisa bertemu langsung dengan dia


"tuan saya itu CEO perusahaan COMPANY "ucapnya melihat kebingungan di wajah Richard.


"cih jangan berbohong wajah kamu itu tidak mirip sama sekali dengan CEO perusahaan tersebut atau jangan jangan lo gay yang datang ke perusahaan ku "ucapnya


"hm benar itu gw"ucapnya sedikit malu.


"puphtttttt"Richard menahan tawa


"terus lo kok langsung berbeda "tanyanya selidik.


"ini semua berkat bini lo "Baron menceritakan dari sejak kapan dia berubah


" berarti benar istriku ini banyak melakukan kebaikan tapi kenapa aku tutup mata melihat nya"batin Richard setelah mendengar ucapan Baron


"hm sorry untuk yang tadi tapi tolong jaga dia aku tau dia terkena cambukan dari kamu jika kamu tidak dapat menerimanya serahin ke aw setidaknya aku akan memperlakukannya bagai adikku sendiri"ucapnya sedih melihat keadaan Morista di dekapan Richard.


"permisi tuan "ucap pelayan membuyarkan percakapan mereka.


"ini tuan, tuan tuan dan nona mau pesan apa "tanyanya hati hati


"saya pesan ini saja, hmmm sup iga bakar, Lemon tea, dan juga pilih salah satu makanan paling mahal"ucap Baron.


"kalau tuan pesan apa "ucap pelayan


"tidak ada saya akan pulang langsung istri saya sudah tidur"ucapnya melihat Morista yang tidur di dekapan nya


"iya tuan, saya permisi"ucap pelayan.


"tuan itu bini lo udah tidur mungkin sudah capek mending bawa pulang kasian "ucap Baron


"iya gw duluan untuk kejadian tadi maaf dan saya yang bayar pesanan kamu, satu lagi panggil saja saya Richard"ucapnya tegas


"oke baiklah tuan eh Richard"ucap Baron.


Richard menggendong Morista ke mobil dan membawa pulang langsung tapi ke mansion 3 tempat para mafia beristirahat


dari dalam restoran Baron yang melihat.


"dia ngucapin maaf, dan saya manggil dia Richard langsung kemana Richard yang kejam apa Morista yang membuat dia berubah, tapi untung juga dia berubah kan uangku gak jadi lari untung pesan yang mahal umm nyam nyam nyam "Baron senyum senyum sendiri menikmati makanan yang tersedia.


di perjalanan


"jangan sentuh aku, pergi, pergi "Morista berteriak dalam tidurnya


"kucing ku bangun "Richard menggoyang tubuh istrinya


Morista langsung bangun


"maaf tuan , maaf"Morista merutuki dirinya sendiri.


"sini saja "Richard memeluk Morista yang masih bergetar

__ADS_1


"maaf untuk tadi yang di restoran"ucap Morista gugup kemudian menyembunyikan wajahnya di dada suaminya.


"hm tadi kamu kenapa, kenapa kamu histeris begitu"tanyanya.


"hm entah lah tuan dari sejak aku memutuskan aku tinggal di sini sering bermimpi tentang seseorang yang mau diperkosa dan ya untung ada 2 orang menyelamatkan nya "jelasnya panjang lebar.


"seperti kejadian angelica tapi tadi dia bilang bukan dia "gumamnya


"sini tidur lagi aku akan memelukmu"ucapnya menenangkan istrinya


"Terima kasih" Morista lansung tertidur begitu juga Richard


Richard memutuskan sopir dari mobil sekretaris Rey yang memang tadi sekretarisnya membawa Lentika ke restoran untuk menyetir mobil pulang membawa mereka.


30 menit kemudian


"hm bangun kita sudah sampai "ucap Richard


Morista membuka matanya perlahan


kyakkkkk


"tolong jangan bawa aku ke sini, jangan tinggalin aku "ucapnya histeris memeluk suaminya.


"hey ini mansion ku dan aku kesini hanya ada urusan sebentar"ucap Richard bingung dengan sikap istrinya


mereka berdua pun turun , Morista masih takut terus memeluk suaminya sampai ke sebuah ruangan yang besar yang ada seorang pria yang masih muda sungguh memperihatinkan.


"tuan bersama siapa"


"tuan belum pernah mau memeluk seorang wanita"


"ini bukan tuan yang ku kenal "


begitu lah bisikan para anggota mafia di sana.


"kamu duduk dulu tunggu aku sebentar"Richard mengantar istrinya ke sofa.


Richard berjalan ke arah orang tersebut


"siapa yang menyuruh mu"ucapnya dingin


orang tersebut tidak mau berbicara.


Richard langsung emosi menyayat tangan orang tersebut Morista yang melihatnya tidak tega menghampiri


"tu... tuan kenapa kamu lakuin ini nanti dia meninggal tuan masuk penjara, trus mati, juga masuk Neraka"ucap Morista polos kemudian mengambil pisau , para mafia langsung takut selama ini tidak ada seorang pun yang berani melakukan itu juga penghianat tidak akan bisa leas seorang pun.


"sini biar aku yang tanya "ucap Morista hati hati


"hm "Richard membiarkan istrinya menginterogasi dan duduk di sebuah kursi yang dekat untuk melihat nya


"siapa namamu"Ucapnya lembut


"no... na nona nama saya Lee seojun "ucapnya takut


"wow nama yang keren kamu juga tampan kamu keturunan Korea ya "tanyanya , Richard langsung cemburu tapi dia tahan.


yang ditanya hanya menganggukkan kepala


"kenapa kamu di sini , trus kenapa kamu gak langsung jujur saja nanti aku memohon kepada singa lapar itu melepaskanmu " bisiknya


lee yang keseriusan Morista langsung jujur"nona saya itu hanya diancam ,ibu ku di tahan hiks hiks aku hanya punya ibu yang sudah tua mau gak mau aku menurutinya hiks hiks yang menyuruhku untuk menculik adiknya tuan Richard adalah ketua mafia ke 4 "ucapnya sedih


"tuh tuan dia sudah jujur lepaskan lah dia selamatkan ibunya kasian "Morista memohon


sekian Terima kasih


so stay di karyaku sekian dan Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2