
Richard dan ke dua adiknya sepanjang perjalanan bercerita terus setengah jam perjalanan kemudian baru sampai di depan mansion
ada teriakan yang kuat sekali sampai ke luar mansion padahal masih jauh banget dari dalam.
"Aaaaa huaaaaa sakittttt "
"lepas lepaskan "
"jangan sentuh aku, akan aku kasih tau nanti pada kakak kakak ku "
tapi pelaku seolah olah menulikan pendengarannya.
"sana sana cukuppppp "
"mama, papa, kakak ipar sakittttttt hiks hiks hiks huaaaaaa" teriakan dari dalam
mendengar jeritan kesakitan dari dalam ke tiga orang itu pun bergegas masuk melihat apa yang terjadi
"krekkkk"
"krekkkk"
suara tulang seperti bergeser
"aaaaaaaaa sakitttttt"
"hm sudah selesai "
yang ternyata suara itu adalah suara adiknya Lee yang sedang ditangani dokter
"apa yang terjadi " Richard marah
mendengar suara berat itu lantas Lee langsung berlari bersembunyi di belakang para kakaknya yang masih berdiri.
..."hiks hiksss kak mereka menyiksaku bahkan , suaraku sampai habis, mereka tidak memperdulikan aku " adunya menangis...
"jelaskan apa yang terjadi atau kubunuh " ancam Richard kepada dokter , tapi dokter itu tidak merasakan takut malah semakin berani karena memang dia lakukan benar dan tidak ada yang salah
"begini tuan Lee ini dikatakan baru ada pertikaian sehingga luka luka, tadi saya ingin pulang tapi dicegah tuan sama nona besar "
"kenapa " tanya Faisal
"ya karena itu tadi , permintaan tuan dan nona besar untuk check keadaan tuan Lee , kelihatan tadi turun dari kamar masih pincang, dan kesakitan"
"hehheheh iya tapi sekarang udah gak sakit, malah makin seger hihihihihihi"Lee nyengir memperlihatkan gigi rapi dan putihnya
" dan untungnya langsung di tangani, itu saja sudah agak terlambat, di bagian pinggang tulang bergeser sedikit, bagian pahanya juga ya sama lehernya bengkak dan tangan tuan muda sepertinya di pelintir oleh pelaku eh lupa jarinya sebelah kanan kiri, mungkin kalau tidak ditangani maka akan mengalami mati saraf yang menyebabkan kelumpuhan baik total maupun tidak "jelas dokter yang diangguki oleh semuanya
" hehhehe maaf ya dokter, harusnya aku berterima kasih juga sekarang badanku udah sehat malah lebih sehat dari yang biasanya dulu sebelum kejadian ini "memegang tangan kedua dokter yang menanganinya
" wah wah hebat Terima kasih "ucap Richard tulus
kedua dokter itu heran kok iso tuan Richard yang dingin sedingin kulkas 1000 pintu dulu berterima kasih padahal dulunya boro boro mengucapkan itu malahan pintu di tutup keras yang membikin dokter terkejut setengah mati
" woy malah bengong "Rey menepuk pundak dokter itu
__ADS_1
" ehhh enggak kok, tidak pantas tuan itukan kewajiban saya "
"hm, bagaimana keadaan ibu dan ayah ku "
"hey punya kita juga kali " ucap Faisal
"hm"
"tuan dan nona besar sudah sembuh total , yang perlu diperhatikan adalah makanannya harus perlu mengandung vitamin dan zat besi agar bisa terjaga kekuatan tulang, hm tak kalah penting juga tuan tuan dan nona besar harus berolahraga teratur " terang dokter panjang lebar
"baiklah, karena sudah 2 bulan ini sibuk mengurus orang tuaku jadi aku kasih libur 1 bulan full dan Rey berikan dia bonus "
"baik kak "
"tuan bonusnya tidak usah, gajiku juga udah besar sekali hanya libur panjang nya saja cukup, biar aku bisa berlibur sama anak anakku "
ucap dokter 1 yang memang sudah memiliki anak 4 orang.
"eh tuan Terima kasih, aku butuh dia duanya hehhe, soalnya aku baru jadi dokter jadi uangku masih dikit banget buat pengobatan adikku yang kelainan saraf, atau orang bilang stress, satu lagi adikku terpaksa mau putus sekolah padahal sudah semester akhir cari magang malah waktu itu gak di respon perusahaan,juga ibuku yang baru ini meninggal karena tumor, ayah ku juga udah gak ada , hhehehe jadi buatku sajalah bonus dokter yang menolak nya " menutupi kesedihannya.
Morista yang baru datang bersama Lentika mendengar perkataan dokter itu.
"sayang, kenapa kok malah bengong, awas nanti kesambet setan loh, itu dokternya udah nungguin" ucap Morista dari belakang
"eh sayang, kaget aku sini peluk dulu biar aku pikirin" manja
"okey "
"hmmmm Rey pindahkan adiknya ke rumah sakit yang memiliki psikiater paling terbaik, "
"tuan dia jurusan manajemen"
"ooh gitu, datang saja ke perusahaan ku langsung, aku gak mau orang hancur hanya gara gara masalah sepele "
"tapi tuan, hm tidak usah tuan sudah terlalu baik kepada saya itu aja sudah cukup"
"udah dokter Terima aja, awas nanti loh suamiku berubah, bonus mu nanti jadi hangus kan sayang " ucap Morista
"hmmm baik Terima kasih "
"jadi yang saya katakan tadi, bonus itu tetap kalian berdua terima gak ada komen " ucap Ibu Richard.
"Terima kasih banyak tuan,kalau begitu kami pamit induk diri, misalnya ada sesuatu maka tuan bisa hubungi saya langsung" hendak pergi.
"tunggu kami udah masak loh, juga ini harusnya jam makan siang , disini saja makan " ucap Morista
"iya bener masa udah capek malah gak dimakan, mubazir nanti " di lanju oleh Lentika lagi.
"tidak usah nona " tolaknya gak enak sama Richard
"wes ayo sini makan sebagai ucapan terimakasih kami nak, lain kali jika butuh sesuatu datang saja kesini " ucap ayah menggenggam tangan kedua dokter itu menuju ruang makan.
Di sinilah betapa tabjuknya kedua dokter itu melihat makanan yang tersusun rapi, rasanya enak sekali, bahkan mereka merasa antara heran, geli,atau itu melihat kelakuan orang terdingin bahkan menurut kedua dokter itu kejam dan sadis, dari singa berubah jadi kucing yang imut, makanan harus di sendok ke piring, harus di suapin bahkan selama makan terus memeluk istrinya
di sebelah sisi kenzo teman Richard heran dengan anak kecil yang di samping temannya bahkan duduk dipangkuan Richard dengan entengnya terkadang meminta di suapin.
__ADS_1
makan pun selesai
"Tuan apa boleh bertanya " ucap dokter hati hati
"apa "
"tuan yang saya tau tuan hanya 2 bersaudara mengapa semua memanggil kak "
"hehhe dok nih gw yang jelasin tuan Richard anak kandung sama Raisa, klo aku, faisal, Rey dan ini adik kandungku adalah saudara tiri tapi serasa seperti adik kandung " terang Lee
"begitu ya , okey, klo begitu kami pamit tuan " di jawab anggukan dari Richard
dokter itu langsung di antar bodyguard Richard ke rumah sakit karena ada pasien.
dimeja makan masih lengkap anggota keluarga yang ikut makan tadi.
"sayang ayo kekamar udah ngantuk sama kenzo juga " rayu Richard
"bro kenzo, siapa lagi yang bernama kenzo " tanya kenzo.
"aku kenzo kakak " jawab kenzo kecil.
mereka langsung menjelaskan siapa kenzo, dari pertemuan mereka sampai sekarang bisa berkumpul.
"gw gak Terima nama gw sama, aku ganti aja jadi Reno kan namaku Reno kenzo "
"baru benar bre, kamu aja yang pakai nama ke dua klo dia kan memang udah kenzo nama pertamanya " terang Faisal
"2in " ucap Rey
"iya, gw juga out ya "
"okey hati hati " ucap Rey.
kenzo sudah tertidur karena jadwal tidur siangnya sudah pas, dia di gendong dan di rebah kan di kasur khusus buatnya jika tidur di kamar Richard.
"tidur, dan mimpi indah ya boy " ucap Richard penuh perhatian
"sayang aku juga ngantuk , lelah masak tadi " keluh Morista
"hm ayolah "
mereka tertidur nyenyak sampai jam 5 sore, it bangun karena kenzo merengek ingin main bersama kakaknya mau tak mau harus bangun juga dan bermain bersama di tempat mainan baru jalan jalan sore di taman bagian belakang
bermain kejar kejaran sampai tidur di rerumputan.
"semoga nanti jika, aku punya bayi sampai besarnya suamiku tetap seperti ini amin " batin Morista.
udah dulu ya
salam toleransi
jangan lupa like, komen, vote, heheh sama hadiahnya dong sebagai vitamin
__ADS_1
ig. Rohani_silaban28_05