
malam hari
Morista bangun karena merasa lapar
lalu melihat suaminya yang tidur di sampingnya.
"aku merasakan aman dan nyaman di sampingku, tapi kenapa kau tidak dapat menerimaku dulu aku pernah berharap dapat menikahi seseorang yang mencintaiku dengan tulus entah sekarang aku merasa dipermainkan takdir tapi aku bisa hanya berharap jika dia tidak mencintaiku setidaknya dapat menerimaku hiks hiks hiks"gumamnya tapi masih bisa di dengar oleh suaminya dan pura pura bangun ketika melihat istri yang tidak dia anggap menangis ada rasa sakit yang menusuk di hatinya entah apa yang membuatnya yang pasti langsung menepisnya.
"heh ada apa kenapa kamu menangis"tanya Richard
"ngak.... ngak.. gak papa "Morista gugup karena Richard mengelus punggungnya.
"shhhhh ****"Morista kesakitan karena tangan Richard tidak sengaja mengenai tangan yang masih sakit.
"eh maaf aku tidak sengaja, Mmm ya kamu mau kemana tadi "Ucap nya
"eh iya aku mau ke.... kekamar mandi dan aku juga lapar"Morista merasa malu
tiba tiba Richard menggendong Morista ala Bridelstyle ke kamar mandi dengan botol infus sengaja di gigit di mulutnya.
"eh eh turunin aku "
"shut "Richard meletakkan Morista di smping closet
"nanti panggil saja aku ada di depan " Richard mengucapkannya sambil berjalan ke luar
5 menit pun berlalu tapi Morista tidak memanggilnya.
"**** dia ngapain ini sudah lama sekali toh hanya bab tapi entahlah "ucapnya khawatir
sementara di dalam kamar mandi
Morista mengetuk ngetuk dagunya"apa kupanggil saja atau ahk aku jadi malu"Morista yang sudah gugup malah terpleset di dalam kamar mandi.
"ahk **** his hiks huaaaa "tangannya kembali berdarah
"kamu kenapa buka pintunya Richard khawatir dan mendobrak pintu
faisal yang mendengar dobrakan pintu segera bangun dan melihat apa yang terjadi
"dasar kamu bodoh, tinggal panggil saja aku kenapa harus report begini"Richard segera menggendong istrinya , Morista hanya menunduk malu dan tetap menangis sesegukan.
"heh kenapa dia ,kenapa tangannya kembali berdarah "faisal khawatir dan merasa ngilu melihatnya
"hiks hiks hiks perih huaaaa "Morista mengibaskan tangannya karena perih
"cepat panggil dokter cepat "perintah Richard
"minta ponselmu dokter masih merawat supir di markas yang sangat jauh dari sini dan itu masih sangat lama "ucap Faisal
karena tidak sabar lagi Richard langsung menghubungi dokter Gresia.
tut tutttt
"halo tuan "jawab Gresia di seberang sana.
"cepat datang kesini 10 menit harus sampai"
tut tut Richard langsung mematikan ponsel nya segera membantu Morista meniup lukanya.
"his kebiasaan deh nih gw masih lapar lagi, ahk yaudah lah aku disana saja makan "Gresia bergegas dan ngebut bawa mobil
di perjalan banyak yang menggerutu , menyumpahi karena di salip oleh mobil Dr Gresia.
10 menit lewat 2 detik menit kemudian
"tok tok tok
"tuan saya sudah sampai"dr Gresia membuka pintu dan masuk"
"hm kamu telat 2 detik dan gaji kamu saya potong "ancam Richard.
__ADS_1
"tuan maaf "Dr Gresia menunduk
"cepat periksa dia "tunjuk Richard langsung kepada Morista yang masih sesegukan.
"iya tuan, tuan dan tuan faisal minggir dulu "Ucap Dr Gresia.
"hah emang kenapa dia kan..... "belum siap Richard dan Faisal berbicara
"tuan yang terhormat bagaimana saya memeriksa sedangkan tuan menghalangi atau kalian saja yang memeriksa "ucap Gresia kesal
segera Richard dan Faisal beranjak dari kasur, Dr Gresia pun segera memeriksa.
15 menit kemudian
"ini sudah siap tuan, sebaiknya selama 2 hari kedepan tuan harus benar benar menjaga agar lukanya cepat kering, terutama harus menghindari air " jelas Dr Gresia Richard dan Faisal hanya menganggukkan kepalanya.
hening
kruuuuuuyukkkk kruuuuuuyukkkk perut Morista dan Dr Gresia berbunyi mereka pun menunduk malu.
"puphhhhttttt"Faisal tertawa.
"heh kenapa ketawa cepat suruh pelayanan membawakan makanan kesini"perintah Richard.
mereka pun menunggu kedatangan makanan
tok tok
"tuan ini makanannya"kata pembantu
"hm letakkan disini"ucap Richard
pembantu pun segera meletakkan masakan disamping Morista.
"kami permisi tuan "pamit ke 3 pelayanan bersamaan
"hm"
"hm tuan apakah saya bisa makan disini "tanya Dr Gresia hati hati
"tidak boleh kamu pulang saja "ucap Faisal tegas
"kenapa aku juga lapar, ini juga hanya demi nona muda, tuan gajiku juga jangan dipotong masih ada ibuku yang harus ku tanggung"kata Dr Gresia sedih hampir mengeluarkan air mata
"eh maaf Dr Gresia kamu bisa makan di sini dan bro kalianlah Dr Gresia jangan potong gajinya jika kamu potong nantinya biar kan aja dia bekerja padaku kan ku bawa dia "canda Faisal
"oke dan terimakasih "ucap Richard kemudian menyodorkan makanan kepada Dr Gresia
"gaji kamu tenang saja aku tidak memotongnya"sambungnya.
"makasihh banyak tuan "Ucap Dr Gresia senang
"eh samaku gak berterima kasih ya okey lah dasar "Ucap Faisal kesal.
"he hehe he maaf makasih ya tuan "ucapnya tulus sambil tersenyum
deg deg
"uh jantung ini "gumamnya
Faisal menjadi salting
"mari makan "ajak Richard.
Morista ingin mengambil makanan
"ishhhh awal "ringisnya
pletak
Richard menyentil kening Morista
__ADS_1
"klo masih sakit bilang saja nah ini makan "Richard menyuapi Morista dengan telaten
wajah Morista jangan ditanya lagi sudah seperti tomat yang matang
"hmmm jadi pengen nikah ni gw biar ada yang suapin"canda Faisal
"yaudah nikah aja gih pergi cepat nanti aku beri hadiah rumah jika kamu menikah "goda Richard
"serius bro, Dr Gresia maukah kamu jadi ibu dari anak anakku , memang aku tidak bisa berkata romantis tapi aku memang tulus"kata Faisal serius
"uhhuk uhhuk "Morista dan Dr Gresia batuk karena sedang makan buah mendengarkan ucapan Faisal segera Richard dan Faisal memberi minuman karena wajah mereka berdua sudah memerah
"iya gw serius"
"hm gak aku gak mau, jika nantinya ini hanya perkataan kamu hanya mempermainkan aku "lirih Dr Gresia
"gw serius memang dari sejak pertama kali aku bertemu kamu tapi aku masih ragu"ucapnya serius
"hiks hiks Terima kasih aku akan mencoba menerima kamu"
seketika Faisal memeluknya dan menghapus air mata Dr Gresia
"thanks thanks"katanya
"hm "Richard berdehem
"huh ganggu yang romantis saja
seketika semua tertawa kecuali Richard yang hanya memerhatikan Morista yang tertawa, Richard tersenyum tipis hanya Faisal yang menyadari senyuman sahabat nya.
mereka masih lanjut bercanda
"hm yaudah istrahat gih aku mau pulang dulu jangan lupa salep yang aku berikan di oles "ucap Dr Gresia
"baiklah "
"eh aku ikut kamu sekalian minta restu sama mertua "goda Faisal
"eh besok aja kan masih bisa "elaknya
"iya lah "
"permisi tuan "pamit Dr Gresia
Faisal pun mengantarkan sampai ke depan pintu rumah.
di kamar
"hm istrahat lah kamu pasti lelah"ucap Richard
"baiklah Terima kasih "dengan senyuman
deg deg
"ternyata benar dia memang sangat cantik kenapa aku baru nyadar sekarang"gumam Richard
Morista membaringkan tubuhnya hati hati sementara Richard masih berkerja menyelesaikan masalah kantor yang sedang dia hadapi
30 menit berlalu
Morista sudah tidur, Richard sudah selesai kemudian membaringkan tubuhnya disamping istrinya. dan memeluknya hati hati
"maaf maaf kan aku aku hanya masih belum bisa melupakan masa laluku aku mohon bantu aku "mereka pun terlelap sampai pagi hari menyambut.
Hola
sekian dan Terima kasih jangan lupa like, komen, juga votenya karena itu aku writers sangat butuh dari readers dengan itu aku akan semakin rajin upload dan tentunya semangat.
Shalom Tuhan Yesus memberkati
salam toleransi beragama
__ADS_1