Mantan Suami

Mantan Suami
# 31


__ADS_3

''Pelan-pelan sayang, '' Mengusap lembut punggung istri nya.


Sedangkan Yolla meremang seketika, ada desiran aneh yang dirasakan oleh Yolla, ketika tangan Arka mengusap bagian punggung nya.


Perhatian Arka barusan membuat canggung di antara mereka berdua.


Sehingga, sepanjang perjalanan hanya ada keheningan di dalam mobil taksi tersebut.


Ehem, Arka berdehem beberapa waktu sebelum mengutarakan yang Yolla wajib mengetahui nya.


''Hmm, Bulan madu nya tidak apa-apa kan kalau di dalam Negeri.? Tidak harus ke luar Negeri, hanya untuk sekarang ini kok. Lain kali kita honeymoon pergi ke luar Negeri jika kamu mengingin kan hal itu, aku akan kabul kan.''


Hmm, Yolla hanya hmm ria sebagai jawaban. Membuat Arka mendengus kesal.


''Kamu marah, ''


''Untuk, ''


''Pergi bulan madu tanpa diskusi lebih dulu.''


''Tidak, bukan nya isi dari syarat waktu itu, kalau aku milik mu seutuh nya. Jadi, peri hal itu kamu berhak mendapatkan nya,'' Ucap Yolla yang sebenar nya belum yakin, dengan ke putusan yang dia ambil. Menyerahkan mahkota nya pada seorang Arka, tapi dia kan suaminya.?

__ADS_1


''Iya, kamu benar. '' Masa bodoh dengan tanggapan yang Yolla pikirkan. Yang hanya mengira menginginkan tubuhnya saja. Hanya ingin menjadi kan dia sebagai istri simpanan.


Pokok nya yang terpenting bagi ku sekarang ini, adalah. Cepat cepat memiliki buah hati diantara kita, untuk mengikat kamu menjadi istriku untuk selama-lamanya.


Beberapa saat kemudian, setelah menempuh perjalanan hampir lima jam. Mereka sudah tiba di sebuah hotel tempat menginap mereka berdua.


Hotel mewah yang masih terletak di ibu kota, yang berada di tepi pantai.


Dengan memesan kamar satu hari yang lalu, mereka mendapatkan kamar tipe bunga low yang langsung menghadap ke pantai. Karena Arka sudah mengatur nya, sabelum dia menjemput istri nya dari Rumah Sakit.


Setelah selesai melakukan check in, mereka diantar oleh seorang bell boy menuju kamarnya.


Jika pasangan lain akan berjalan dengan mesra, minimal gandengan tangan lah. Lain halnya dengan pasangan yang satu ini, mereka berjalan masing masing seolah tidak saling kenal.


Kemudian bell boy itu membuka kan pintu hotel tersebut. Dan segera memasukkan barang-barang milik tamu yang di antar sekarang ini. karena tadi Concierge sudah memberi nya sebuah kunci yang di pesan tamu satu ini.


''Ada yang bisa ku bantu lagi tuan, Nyonya.'' Tawar bell boy.


''Tidak terima kasih, '' Jawab Arka.


''Kalau begitu saya permisi dulu tuan, Nyonya.'' Pamit nya pada pasangan pengantin baru tersebut.

__ADS_1


Kenapa bell boy sampai bisa mengetahui sedetail tamu yang satu ini.? Karena Arka sosok pembisnis muda yang sukses di usia muda. Banyak pengagum pria mau pun wanita.


Arka berdehem kala melihat Yolla berdiri mematung seperti orang bingung.


''Nanti malam akan ada candle light dinner, dan untuk saat ini kamu bisa melakukan yang kamu sukai.''Ucap Arka berlalu duduk di sofa ruang tengah bunga low tersebut.


Yolla terkesiap, dia bingung harus melakukan apa, ? Ingin berjalan di pantai, kan malu jika dia pergi sendirian, Batin nya.


Jika di pikir kembali, itu lebih baik dari pada tinggal di kamar bersama Arka. Yang akan menghadirkan kecanggungan di antara mereka berdua., Lanjut Yolla lagi.


''Jangan pergi, kamu baru sehat Istirahat saja dulu di kamar. Barang yang ku bawa tadi bukan barang milik ku saja. Kalau tidak salah, koper yang berwarna merah tua itu milik kamu.'' Beri tahu Arka pada Yolla.


''Oh, ok. '' Ucap Yolla gugup, seraya menarik koper yang berwarna merah tua ke salah satu kamar yang dia kira itu kamar. Dengan detak jantung melebihi batasan normal, membuat Yolla ingin lari dan melompat dari tempat ini sekarang juga.


Setelah kepergian Yolla, Arka kini sibuk dengan benda mati persegi yang berteknologi canggih nya. Dia mencari artikel sukses malam pertama.


''Aku tidak boleh gagal malam ini, '' Batin Arka, ''Ini harga diri laki-laki yang menjadi taruhan nya.'' Pikir nya.


Arka menelan saliva nya saat membaca tips dan trik malam pertama di salah satu artikel yang dia buka. Tenggorokan Atra tiba-tiba kering karena pikiran nya mulai berkelana.


''Ck, jika aku terus membaca nya, bisa-bisa aku kalah sebelum berperang, hah. Ok, yang terpenting aku sudah mendapatkan garis besar nya. Aku sangat yakin bisa melakukan nya. '' Ucap Arka yakin, setelah itu dia beranjak dari sofa dan memilih untuk segera mandi.

__ADS_1


Lima hari Arka mengambil cuti libur kerja, dengan alasan ada pekerjaan di luar kota bersama salah satu teman kerja nya.


__ADS_2