Mantan Suami

Mantan Suami
# 63


__ADS_3

Mobil yang berasal dari inggris bermerek Bentley kini tepat berhenti di depan pos rumah nya.


''Pak, ''


''Iya, Nona. ''


''Suami ku pulang ke sini, ?'' Tanya Yolla sedikit takut, takut kena marah dari suami nya akibat perdebatan di telefon tadi.


''Sudah dua puluh menit yang lalu Nona.''


''Oooh, '' Yolla mengangguk lemah.


''Mampus,'' Batin Yolla melajukan kembali mobil nya ke dalam garansi.


Dari kejauhan Yolla sudah melihat mobil suami nya yang terparkir apik di garansi.


Jantung Yolla semakin berdebar-debar, seakan ingin keluar dari tempat nya.


Dengan sedikit ragu, dia terpaksa turun dari mobil nya dan berlalu masuk ke dalam rumah nya dengan langkah kaki memelan.


Tanpa di sadari Yolla, Arka suami nya memperhatikan dia dari jendela atas kamar nya. Dengan senyuman tipis, dia mulai keluar dan turun dari kamar mereka untuk menghampiri istri nya yang sejak tadi belum masuk ke dalam kamar mereka. ''Nyali kamu ciut,'' Batin Arka, mencari istri nya di setiap ruangan.

__ADS_1


Ruangan yang terakhir, jatuh pada dapur rumah nya. Dan ternyata benar, Yolla istri nya berada di depan kulkas sedang meneguk sebotol air dingin.


''Sangat haus ya, ?'' Tanya Arka memeluk istri nya dari belakang.


''Astaga, '' Seru Yolla, dia terperanjat kaget, karena tiba-tiba Arka memeluk nya dari belakang.


''Mas, senang ya bikin aku sport jantung.'' Keluh Yolla kesal.


''Kan bagus, biar jantung nya sehat. '' Jawab Arka sambil mengendusi leher Yolla.


''Bukan nya sehat, yang ada nanti aku mati dengan serangan jantung.'' Jawab Yolla Ketus, dan melanjutkan minum nya karena masih terasa haus. Mengabaikan Suami nya yang masih sibuk dengan kegiatan nya mengendusi leher jenjang nya, meskipun dengan menahan geli.


''Kamu harum banget sih, ?'' Tanya Arka, kemudian dia mengirup aroma rambut Yolla yang masih wangi di Indra penciuman nya.


''Terakhir kali, kapan kamu melakukan tugas mu, ?'' Tanya Arka yang masih sibuk dengan kegiatan nya.


Yolla yang ingin menutup pintu kulkas, kini dia menghentikan pergerakan nya. Kemudian dia menoleh ke arah Suami nya. ''Hmm, pantesan dari tadi mepet-mepet terus, ada udang di balik bakwan. '' Ucap Yolla gemas, melihat tingkah suami nya itu yang terlihat anak kecil minta jajan.


''Apa dia tidak marah, soal tadi siang ya, ?'' Pikir Yolla kesenangan..


''Yah, nama nya juga sudah beberapa hari tidak melakukan hubungan suami istri, wajar lah kalau aku kangen minta hal itu.''

__ADS_1


''Ini masih siang Mas, nanti malam aja.''


''Aku tidak peduli, mau siang mau malam yang terpenting aku sedang ingin melakukan hal itu.'' Ucap Arka dengan menggendong Yolla menuju kamar mereka di lantai atas.


''Eh, Mas, '' Pekik Yolla terkejut, kemudian senyuman manis tercetak di bibir Yolla.


...****************...


Setelah masuk ke dalam kamar, Arka menutup pintu nya dengan kaki.


Brak, pintu tertutup begitu keras.


''Sekarang ini kamu harus siap rapelan, ya. '' Ucap Arka.


''Kok gitu, ?'' Bingung Yolla.


''Ya, iyalah, kan di hitung dari terakhir kita melakukan hal itu. Dan seingat aku yang terakhir kali itu ada di ruangan kerja aku di Rumah Sakit.''


''Coba kamu hitung sendiri, sampai sekarang ini, empat, lima atau enam hari kita tak melakukan hal itu.''


''Enak aja, nanti aku tidak bisa jalan, Mas.'' Protes Yolla tak terima, ''Lagian itu, tidak sepenuhnya nya salah aku. Kamu aja yang tidak pernah pulang ke sini.'' Lanjut Yolla lagi.

__ADS_1


''Gak bisa jalan, '' Ulang Arka. ''Tenang aja, ada yang sudah siap untuk menggendong kamu sayang.'' Dengan pelan Arka menurunkan Yolla istri nya ke tempat tidur. Setelah itu dia kembali berdiri dan melepaskan kaos yang dia kenakan.


__ADS_2