Mantan Suami

Mantan Suami
# 51


__ADS_3

''Cih, sok-sok an menolak buat rujuk kembali, baru masuk UGD satu jam sudah datang ke sini. Jangan bilang, Tuan memasang mata-mata dua puluh empat jam mengawasi Yolla.'' Sindir Liam melangkah ke arah sofa, dengan menahan sakit di sekitar mulut.


Arka menoleh ke arah bodyguard dengan sorot mata permusuhan. ''Aku tidak tau apa yang kamu maksud, ?''


Liam terkekeh kecil, ''Pura-pura tidak tau, basi Tuan. Bahkan aku juga tau, saat Nyonya Dania menyusul Nona Yolla di Hotel waktu itu, Tuan berada di sana, dan lebih tepat nya bersembunyi di dalam kamar mandi.


Skak Arka bungkam seketika, memang kenyataan nya seperti itu. Pergerakan kala itu sudah di ketahui oleh salah satu bodyguard Mama nya itu. Dan sial nya bodyguard itu, ya laki-laki di depan nya sekarang ini.


''Berniat ingin melihat kondisi kamar waktu itu, justru dia berujung ketahuan.'' Pikir Arka kesal.


Kemudian Arka menyipitkan kelopak mata nya, dengan menatap intens bodyguard Mama nya itu beberapa waktu.'' Aku tau, semua ini tidak gratis, pasti ada maksud tertentu yang kamu inginkan dari ku.''


Liam terkekeh kembali, dan ternyata Tuan Arka itu mudah sekali bisa menebak.


''Tidak banyak, hanya satu yang ku pinta. ''


''Apaa, ?''


''Cek dulu kesehatan Nyonya Dania, karena yang ku tau, Nyonya Dania memiliki trauma pada penghianatan.''


''Apa yang kamu maksud, ? Jangan bilang Mama aku kau angga_______''


''Iya memang benar apa yang kau pikirkan,? Dia memilik ketakutan di masa lalu nya, entah itu apa aku kurang tau. Yang ku tahu, dia pernah mendatangi Psikiater empat tahun yang lalu pasca kalian berdua berpisah.'' Jelas Liam dengan menatap mereka bergantian.


Arka tertawa hambar, ''Apa tujuan mu berbicara seperti ini. ?''


Liam menundukkan kepala nya ke bawah, bersamaan menghela nafas berat nya. Ada rasa sesak di dalam dada saat mengingat kejadian empat tahun yang lalu. ''Ada seseorang yang menjadi korban, atas ke egoisan kalian berdua.''

__ADS_1


Arka menatap lelaki di depan nya dengan tatapan menuntut. Sedangkan Yolla masih mencerna semua yang keluar dari mulut bodyguard itu.


''Membuat dia bertindak negatif ke pada orang yang tidak dia sukai. Apa lagi orang itu berhubungan dengan kamu tuan Arka.? Nyonya Dania akan berubah menjadi kejam ke pada orang itu. Dan itu tidak akan berlaku ke pada satu wanita, yaitu Yollanda Amber.'' Jelas Liam, dengan mengepalkan kedua tangan nya menahan amarah nya yang siap meledak.


...****************...


MASA LALU.


''Apa yang kalian lakukan, hah. ?'' Marah seseorang wanita yang sudah di ikat tengah-tengah ruangan dengan duduk di satu kursi.


Sedang kan di depan sana sudah ada tiga pria yang sudah bertelanjang Dada.


''Lepas kan aku, lepaskan. '' Mohon Maya dengan deraian air mata. Pikiran nya kini mulai memburuk kala ke tiga pria itu membuka baju nya tadi.


''Ternyata sangat cantik, pantesan Tuan Arka berselingkuh dengan nya. Ketimbang bermain dengan istri sah nya.'' Ucap pria berperut buncit.


''Ah, rasa nya sudah tak sabar ingin cepat mencicipi legit milik nya.'' Lanjut dengan pria berjenggot.


Dan di sambut gelak tawa ke tiga pria itu sekaligus. Membicarakan gaya yang akan di pratekan dengan satu wanita di depan nya itu.


Tak selang lama, Nyonya Dania berjalan masuk menghampiri Maya yang sudah mengenaskan penampilan nya.


''Nyonya, aku mohon Nyonya lepasin aku, ampuni aku.! Aku dengan putra mu tidak memiliki hubungan apa pun, Nyonya. Kejadian kemarin itu hanya sebuah sandiwara Arka, putra Nyonya sendiri. Hanya untuk membebaskan menantu Nyonya.'' Jelas Maya, yang berusaha mungkin membujuk Nyonya Dania. Dia gak mau hidup nya hancur gara-gara kemarin dia menolong Arka berekting sedang berselingkuh.


''Memang nya aku mudah percaya, hah. '' Menjambak rambut Maya ke arah belakang, dan membuat Maya mendongak kepala nya ke atas sambil meringis ke sakitan. ''Kamu salah mencari lawan main, Maya Astiti. ''


Maya menggeleng kuat, dengan air mata terus mengalir. ''Ampuni aku Nyonya, semua yang terjadi semua itu bohong Nyonya.'' Lagi dan lagi usaha nya itu sia-sia saja.

__ADS_1


Plak


Plak


Aaauw, '' Sakit, '' Lirih nya.


''Berani nya, kamu tak sopan dengan ku hah. '' Marah Nyonya Dania.


Membuang rambut Maya dengan kasar. ''Bukan nya kamu sering banget ya bermain. Aku kasih tiga sekaligus biar kamu puas. '' Balik arah menatap tiga pria untuk maju. ''Puasin dia, biar tidak mencari putra ku lagi.'' Ucap nya berlalu hilang di balik pintu.


Setelah pintu tertutup rapat, kini pintu itu terbuka kembali dengan sedikit kasar.


Brak


''Stop, jangan sentuh dia. Sebagai ganti nya aku sudah siapin tiga wanita tak kalah cantik nya juga, dengan satu syarat. Kalian bertiga harus tutup mulut dan ini uang untuk kalian.'' Sogok seorang laki-laki yang bernama Liam.


''Bagaimana dengan hasil nya,?Nyonya Dania ingin dia cepat hamil. Agar dia tidak bisa bermain serong dengan putra nya lagi.'' Ucap salah satu dari tiga pria itu.


''Biar aku yang urus soal itu. '' Jawab Liam menyakinkan.


''Ok, bilang saja ingin menikmati tubuh dia sendiri.'' Ucap pria berperut buncit.


''Ayo, kita segera pergi dari sini, sudah ada ganti nya dan di tambah ada duit nya, ha ha ha.''


MASA LALU SELESAI.


...****************...

__ADS_1


Jangan lupa Follow Momy Siu kak😘


__ADS_2