
Yolla tersenyum sekaligus mengangguk..''Aku udah memaafkan Mama, Mama tenang aja, jangan mencemaskan hal itu.'' Semua itu telah berlalu, mana mungkin dia selalu mengingat nya, ketika ada janin yang sedang bertumbuh di dalam perut nya.
Hubungan antar manusia itu memang rumit. Terkadang membawa kebahagiaan dan bisa saling membantu. Namun tak jarang juga jalinan itu membuat kamu merasakan kesedihan. Adanya salah paham, permasalahan, sikap ego, amarah, membuat hubunganmu dengan orang lain bisa renggang.
Jika kamu tak ingin hubungan semakin buruk. Baik dia atau kamu harus ada yang minta maaf. Kata 'maaf' memang mudah untuk diucapkan, tapi sulit dilakukan. Tak semudah membalikkan telapak tangan.
Acap kali terselip rasa gengsi yang membuat kata itu tidak bisa sampai. Begitu pula dengan kata 'memaafkan'. Kata memaafkan juga bukan perkara gampang lho. Apalagi mengingat perbuatannya yang telah melukai hatimu.
Namun kembali lagi pada kepentingan diri sendiri. Apa fungsinya menyimpan amarah kepada orang lain. Jika sifat itu bakal membuatmu lebih menderita. Rasa benci, amarah, dan dendam hanya akan melukai diri sendiri. Sebab itu, pergunakan ketulusan hatimu untuk memaafkan dia.
Bantulah hatimu untuk memaafkan, meski dia belum meminta maaf sekalipun. Sebab memaafkan orang lain akan terasa berat apabila tidak berasal dari hati.
''Terima kasih, aku akan mengembalikan perusahaan milik kedua orang tua mu.'' Beritahu Mama Dania. Dengan menggenggam lembut tangan Yolla
Yolla hanya tersenyum sebagai jawaban nya, berita yang sejak dari dulu di tunggu-tunggu kini menjadi kenyataan.
Apa saat ini dia harus berbahagia,? Atas kembali nya perusahaan milik keluarga nya.
Yang sudah sangat lama, dia menginginkan perusahaan milik kedua orang tua nya di masa itu. Dan di masa sekarang, dia tidak terlalu memikirkan hal itu lagi.
Atau dia harus bersedih, mengingat kembali perjanjian pernikahan nya, bersama dengan mantan suami nya. Yang saat itu, hanya gara-gara uang tunjangan milik nya di cabut oleh Mama Dania dan berujung pernikahan.
Yolla sibuk memikirkan nasib pernikahan nya saat ini. ?
Dahulu dia terpaksa menikah karena biaya koas kedokteran nya yang berjumlah tidak sedikit.
Dan sekarang perusahaan nya itu sudah kembali kepada nya. Apa mungkin pernikahan nya ini tetap berlanjut atau berhenti di tengah jalan.? Bingung Yolla.
__ADS_1
Waktu itu aku melakukan nya karena kekurangan uang, sedangkan sekarang ini perusahaan milik orang tua nya sudah kembali kepada nya. Dan tidak secara langsung keuangan perhari nya bisa terjamin, dengan mengelola perusahaan milik keluarga nya dengan benar.
''Lalu bagaimana dengan nasib janin di dalam perut ku ? Apa suami ku Arka akan memisahkan aku dengan anak ku sendiri.'' Pikir Yolla, sampai ngelamun sendiri.
Tunggu
''Sadar Yolla, sadar, Kenapa kamu yang harus takut,? Bukan nya Mas Arka sudah bilang cinta ke kamu, pernah bilang takut kehilangan kamu juga. Mengapa kamu yang takut kehilangan dia.?Please Yolla, jangan mengkhawatirkan hal itu lagi, oke.'' Batin Yolla.
''Sayang, kenapa ngelamun.? Apa ucapan Mama ada yang menyakiti kamu lagi.?'' Cemas Mama Dania, mengusap lembut tangan Yolla yang masih dia genggam di tangan nya.
Yolla terperanjat kaget, ''Eh, mm maksud Mama, ?'' Bingung Yolla.
''Apa ucapan Mama ada yang menyakiti kamu lagi.?'' Ulang Nyonya Dania lagi.
''Ucapan yang mana ?'' Pikir Yolla bingung.
Arka membalas nya dengan menaikan bahu nya ke atas, tanda dia tak tau. Membuat Yolla berdecak di dalam hati nya.
''Ti tidak ada kok Ma, mm bagaimana kalau Yolla bantuan mengemasi barang-barang milik Mama.?'' Tawar Yolla, mengalihkan topik yang dia kurang paham.
''Sudah di kemasi oleh suami Mama dan juga putra Mama, sayang.'' Jawab Mama Dania tak enak.
''Oooh, gitu ya.'' Jawab Yolla sedikit kikuk.
''Ya udah, kita pulang ke rumah sekarang juga. '' Sahut Arka cepat, yang sejak tadi hanya menyimak istrinya dengan Mama nya yang sedang mengobrol.
''Baiklah Arka, kita pulang sekarang.!'' Balas Mama Dania menyetujui ajakan dari putra nya itu.
__ADS_1
''Kalian bertiga keluar duluan, biar aku yang membawa barang-barang milik istri ku.'' Perintah Papa Bagio.
...****************...
Nyonya Dania keluar dari mobil di bantu oleh Yolla, Yolla yang sejak tadi selalu berada di sisi Mama Dania, atas permintaan langsung dari Mama Mertua nya itu.
''Hati-hati Ma, ''
''Maaf sayang, sudah bikin kamu repot.''
''Gak juga Ma, hanya membantu mendorong kursi roda milik Mama, tidak lebih.''
''Pelayan, '' Panggil Arka, setiba diruang keluarga.
''Iya, Tuan.'' Jawab wanita yang berusia sekitar empat puluhan tahun.
''Bawa, barang-barang milik Mama ke kamar nya.!''
''Baik Tuan.''
''Jangan lupa, di pisahkan pakaian yang kotor. Di dalam tas itu, masih ada beberapa pakaian yang masih bersih, dan juga belum sempat di keluarkan apa lagi di pakai.'' Jelas Arka.
''Baik Tuan, biar nanti saya yang mencari baju kotor nya di dalam tas milik Nyonya Dania.''
Hmm
''Sekarang, pergi lah. '' Usir Arka. Dengan gerakan tangan mengusir.
__ADS_1