Mantan Suami

Mantan Suami
# 87


__ADS_3

Efek dari sebuah cinta memang begitu besar. Dinginnya sifat seseorang dapat luluh hanya dengan perasaan dan pernyataan cinta.


Kesedihan yang berlarut pun dapat diredakan dengan sebuah cinta.


Dicintai memang lebih baik daripada mencintai, tetapi lebih indah lagi jika saling mencintai.


''Apa semalam aku sudah keterlaluan. ?'' Pikir Yolla, sambil mengabsen seluruh wajah suami nya itu dalam diam.


Yolla terbangun, saat gerakan tubuh nya terbatasi. Dalam sekejap, kedua mata Yolla terbuka dengan sempurna karena terkejut. Ketika tubuh nya di dalam pelukan seseorang tiba-tiba.


Aroma khas suami nya yang menguar di indra penciuman nya cukup kental. Membuat dia terbangun dan juga tersadar, kalau posisi tubuh nya sekarang ini di dalam pelukan suami nya sendiri.


Sudut bibir Yolla terangkat ke atas, Aroma khas suami nya yang sudah bikin dia candu. Yolla kembali menghirup aroma khas suami nya itu dalam-dalam.


Tak terbesit di dalam pikiran Yolla, kalau semalam suami nya akan pulang ke rumah ini. Mengingat dia pulang ke rumah sudah terlalu malam. Di tambah setelah apa yang terjadi di antara kita berdua saat berada di Cafe.?


''Dulu, aku sangat mudah mengambil keputusan bercerai dengan kamu, Mas. Lalu, ada apa dengan sekarang ini, ? Di saat, aku ingin berhenti mencintaimu. Namun, ada sesuatu yang menarik ku untuk kembali dan jatuh lebih dalam lagi.'' Batin Yolla.


Percaya atau bisa di sebut iman adalah sebuah rasa di dalam diri manusia yang yakin terhadap sesuatu, misalkan kita yakin terhadap perkataan seseorang.

__ADS_1


Kepercayaan terhadap seseorang timbul dari berbagai hal misalnya. Dari lamanya seseorang berteman dengan kita, atau seringnya dia berkata dan berbuat jujur pada kita. Sehingga kita itu mengenalnya dari luar dan dari dalam diri seseorang tersebut. Namun kepercayaan timbul dari berbagai hal lainnya, kisah seseorang berbeda-beda sehingga timbulnya kepercayaan pun akan berbeda-beda.


Ada pepatah mengatakan bahwa "karena nila setitik rusak susu sebelanga" Maksudnya jika dikaitkan dengan kepercayaan, misalkan perbuatan seseorang terhadap kita selalu baik. Sampai akhirnya kita itu percaya dan yakin terhadap Ia, namun entah mengapa Ia berbuat kesalahan.


Satu kesalahan terhadap kita, secara langsung kepercayaan itu hilang atau sedikit hilang, harus butuh waktu untuk mengembalikan kepercayaan tersebut.


''Dan itu tidak untuk ku Mas, aku yakin dengan kamu sepenuh nya. Aku juga bingung dengan sikap ku akhir-akhir ini yang mudah sekali terpancing. Meskipun itu hal yang wajar, bagi seorang istri yang cemburu dengan seorang sahabat kamu. Apa lagi model nya kayak Maya gitu. ?'' Batin Yolla geram.


Dengan perlahan Yolla menyingkirkan tangan kekar suami nya yang melilit di perut.


Butuh perjuangan ektra, pada akhir nya Yolla terlepas dari rengkuhan suami nya tanpa membangunkan si empu nya.


Huh, ''Lepas juga,'' Gumam Yolla.


''Pagi Bi, '' Sapa Yolla, ketika melihat sang pelayan yang sudah sibuk memasak.


''Sudah matang ya, Bi.'' Tanya Yolla memastikan lagi, pasal nya dia sudah melihat hidangan di meja makan sudah tersusun rapi.


''Pagi juga Nyonya,'' Balas sang pelayan. ''Nyonya mau ngapain pergi ke dapur.? Nanti Tuan Arka melihat Nyonya ke dapur bisa marah loh sama Nyonya.'' Beritahu sang pelayan, sambil membawa susu hangat sekaligus secangkir kopi panas ke maja makan.

__ADS_1


''Badahal pagi ini aku ingin sarapan dengan buatan aku sendiri lo Bi, sebelum aku pergi ke Rumah Sakit.'' Ucap Yolla sedikit kecewa.


''Memang Nyonya mau sarapan pagi dengan apa.? Apa masakan di meja makan tidak ada yang Nyonya sukai.?'' Menaruh segelas susu dan secangkir kopi.


''Kalau tidak ada, biar aku buatkan kan yang baru, memang Nyonya mau sarapan pagi dengan apa. ?'' Ulang sang pelayan.


''Bukan gitu Bi, aku cuma kepingin saja, sarapan pagi dengan buatan aku sendiri. Ah sudahlah Bi, aku mau ke atas mandi dulu. '' Ucap Yolla, melangkah pergi menjauh dari dapur.


Ceklek


Yolla masuk ke dalam kamar dengan wajah sedikit kecewa.


''Ah sudah lah Yolla, besok kan masih bisa bikin sarapan pagi.'' Lirih Yolla, semangati diri-sendiri. Dengan satu tangan nya bergerak menutup pintu kamar nya.


Grep


Eh, Yolla terperanjat kaget, Yang tiba-tiba di peluk dari arah belakang.


''Ku kira kamu sudah pergi ke Rumah Sakit, sayang.'' Bisik Arka.

__ADS_1


''Ku kira kamu pergi duluan, hanya ingin menghindar dari aku.'' Lanjut Arka.


''Maaf, maaf soal kemarin, yang sudah membuat kamu sakit hati karena aku, karena sikap aku yang tidak peka dengan perasaan kamu.'' Ucap Arka dengan suara serak menahan tangis.


__ADS_2