Mantan Suami

Mantan Suami
# 90


__ADS_3

SIANG HARI DI RUMAH SAKIT K'S


Profesor Herman bersama dengan anak didik nya yaitu, Dokter Yolla. Baru saja selesai menjalan kan operasi kecil pasien nya.


Setelah kepergian Profesor Herman keluar dari ruang operasi, semua Dokter yang berada di ruang operasi masih sibuk dengan melanjutkan tugas nya masing-masing. Tak terkecuali dengan Yolla yang masih sibuk membantu Dokter lain yang belum selesai.


''Makasih ya, Dokter Yolla sudah mau bantuin tugas ku.'' Ucap Dokter Nita dengan sopan.


Yolla tersenyum mengangguk, ''Iyah, sama-sama Dokter Nita. '' Balas Yolla.


''Kalau gitu, Aku pamit keluar dulu, Dok'' Pamit Yolla, yang berlalu pergi keluar dari ruang operasi.


...****************...


Ehem


Profesor Herman berdehem, membuat Yolla sedikit terkejut.


''Eh, Prof Herman kok masih ada di sini.?'' Heran Yolla, dengan mata memperhatikan di sekitar nya. Siapa tau tadi, Prof Herman sehabis bertemu dengan siapa di ruangan ini, pikir Yolla.


''Aku sengaja menunggu mu, '' Sahut Prof Herman yang seperti nya sudah tau, apa yang dia pikirkan sekarang ini.?


''Menunggu ku, '' Ulang Yolla, sambil jari telunjuk nya ke arah nya sendiri.

__ADS_1


''Iya, beberapa waktu yang lalu, sebelum masuk ke dalam ruang operasi. Suami mu sempat menelfon aku, yang kata nya aku harus memperhatikan kondisi mu saat di ruang operasi. Dia bilang, saat ini kondisi mu kurang fit dan tadi pagi kamu mual-mual hanya mencium aroma parfum saja, apa kah seperti itu.?'' Tanya Profesor Herman, dengan melangkah keluar bersama Yolla di samping nya.


''Iya sih, mungkin maag aku lagi kambuh.'' Jawab Yolla.


''Apa rasa mual mu bertahan satu jam atau dua jam sudah selesai.? Atau sekarang ini masih merasa mual.'' Selidik Profesor Herman lebih lanjut.


''Iya sih, cuma tidak terlalu muntah sampai isi nya. Sehabis ini, biar nanti aku minum obat maag aku.''


''Apa kamu tau, perbedaan maag dengan morning sickness.?'' Lanjut Profesor Herman.


''Kurang paham Prof, belum mengalami nya.'' Jawab Yolla apa ada nya.


''Perbedaan mual hamil dan maag lainnya adalah, lamanya rasa mual tersebut. Rasa mual yang diakibatkan maag, biasanya tidak berlangsung lama, yaitu hanya akan bertahan selama dua jam. Sedangkan mual karena hamil yang dialami saat morning sickness bisa bertahan dalam waktu yang tergolong lama.'' Jelas nya.


''Aku perhatikan sejak tadi, muka kamu pucat, dan keliatan kamu menahan mual. ? Apa kamu masih merasakan mual saat ini.?'' Tanya Prof Herman lagi, yang diam-diam selama jam kerja dia selalu memperhatikan raut wajah istri dari ponakan nya itu. Karena itu sebuah perintah langsung dari anak bos nya yaitu Papa Bagio.


''Dan hari ini, aku sulit sekali berkonsentrasi menjalani tugas ku.'' Keluh Yolla.


''Aku saranin Dokter Yolla, lebih baik Dokter Yolla cek di Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi atau dikenal juga Obgyn. ''


''Maksud nya Prof, ?''


''Ku pikir Dokter Yolla sedang mengalami morning sickness. Mual karena hamil yang dialami saat morning sickness bisa bertahan dalam waktu yang tergolong lama seperti yang kamu alami saat ini.''

__ADS_1


Yolla tidak terlalu terkejut, sebab sejak tadi pagi pikiran nya juga mengarah ke morning sickness.


''Aku masuk duluan Dokter Yolla, '' Pamit Profesor Herman, yang kini sudah sampai di depan ruang pribadi nya.


''Silakan Prof, '' Jawab Yolla.


''Dokter Yolla, '' Panggil Profesor Herman lagi.


''Iya, ''


''Jangan lupa, bayangin wajah tampan Aku, biar baby nya mirip dengan ku.'' Canda Profesor, membuat Yolla tersenyum sambil menggeleng-geleng pelan kepala nya mendengar candaan dari Profesor nya itu.


Sepanjang lorong rumah sakit, Yolla berjalan cepat menuju loker nya,


Morning sickness


Dua kalimat itu, selalu berputar-putar di kepala nya saat ini.


Setiba di loker nya, Yolla segera mengambil test pack yang sempat tadi pagi dia membeli nya di apotek terdekat di Rumah Sakit ini.


Dengan penuh keyakinan, Yolla ingin mencoba nya sekarang juga. Dia sudah tak sabar lagi, yang harus menunggu sampai di rumah nanti nya.


Yolla bergegas masuk ke dalam kamar mandi, yang tidak terlalu jauh dari loker nya.

__ADS_1


Setelah selesai, alat test pack itu di buka lalu di celupkan sampai garis yang sudah di tandai di alat tersebut.


''Aku harus menunggu nya tiga menit lagi.'' Batin Yolla, dengan jantung berdebar-debar.


__ADS_2