Mantan Suami

Mantan Suami
# 76


__ADS_3

Cinta… Aku cinta padamu, hati ini sungguh mencintaimu.


Aku takkan pernah bisa melepaskan dirimu, bila ada yang menghancur kan cintaku.


Akan selalu ku jaga cinta ku padamu.


Karena kaulah cinta sejatiku.


Akan ku teriakkan namamu di alam terbuka, membuktikan cintaku padamu.


Agar kamu percaya, aku sungguh mencintaimu dalam setiap napas ku, dari hati yang terlubuk ku.


Dalam setiap lafas doaku, selalu ku sertai namamu.


Agar cintaku selalu terjaga hanya untukmu, Tuhan yang mentakdirkan cintaku padamu.


Dalam ikatan infinit, yang tak kan pernah terpisahkan selamanya di hatiku.


Hanya kaulah pujaanku, yang pertama dan yang terakhir.


Tiada yang sanggup menggantikan sosok kamu di dalam hidupku.


Hanya dirimu cintaku, sampai simpulan usiaku menutup mata.


...****************...


Yolla bergerak pelan keluar dari mobil profesor Herman. ''Aku akan pulang sendiri Prof, makasih atas tawaran nya tadi.'' Ucap Yolla begitu sopan.


Dan berlalu pergi menjauh, dengan melewati suami nya yang sedang menatap nya tanpa berkedip.

__ADS_1


''Please, '' Lirih nya.


''Beri aku waktu, Mas. Untuk memikirkan ini semua, dan kita masih bisa bertemu di rumah tidak di tempat umum seperti ini.'' Balas Yolla ikut berbisik, dengan pandangan lurus ke depan.


''Ok, kita pulang bersama.'' Putus Arka.


Mungkin Yolla benar, di tempat seperti ini tidak cocok untuk membicarakan hal pribadi yang termasuk private.


''Aku sudah memesan taksi,''


Arka mengangguk, ''Maaf sudah_____''


''Aku pulang duluan, '' Potong Yolla, seraya berpamitan dengan suami nya itu. Dan segera menjauh dari tempat parkiran tersebut.


''Antarkan aku ke alamat ini Pak.''


Menempuh tiga puluh menit, mobil taksi yang di tumpangi oleh Yolla. Kini sudah berhenti di sebuah makam, tempat kedua orang tua nya di makam kan.


Dengan perlahan Yolla mengambil bunga, yang dia beli sebelum masuk ke dalam area makam.


''Jangan lama neng, sebentar lagi akan adzan magrib.''


''Iya Pak, aku hanya mendoakan nya saja. Tidak akan menangis lama di makam kedua orang tua ku.'' Jawab Yolla.


''Itu sangat bagus neng, meskipun mereka tidak bisa bersama dengan neng. Bapak yakin setiap langkah kaki mu, ada doa mereka yang selalu menyertai mu.'' Hibur supir taksi tersebut.


Yolla mengangguk, ''Terima kasih sudah menghibur ku Pak, ''


Yolla segera menaburkan bunga serta doa untuk kedua orang tuanya. Mengingat hari ini sudah mulai petang, Yolla memutuskan cepat kembali ke supir taksi yang telah menunggu nya sejak tadi.

__ADS_1


Sebelum masuk ke dalam mobil taksi, Yolla menatap kembali ke makam kedua orang tua nya ith. Untuk terakhir kali nya sebelum dia benar-benar pergi dari makam tersebut. Dengan kedua mata nya yang mulai terpejam, kepingan masa lalu nya mulai hadir di benak nya.


''Papa, Mama, tolong jangan pergi," ujarnya


''Jangan tinggalkan aku di sini sendirian. ''


''Aku akan merindukanmu jika kamu pergi. ''


"Aku mungkin membutuhkanmu, tidak bisakah kamu tinggal?"


"Putri Kecil, tolong jangan menangis," kata ayahnya.


''Kamu akan baik-baik saja,'' Sambil mengusap mata ku.


''Kamu memiliki kenangan kita di hatimu.'' Lanjut nya.


''Kita bersama meskipun kita terpisah.''


Kedua mata Yolla terbuka lebar, setelah pundak nya di tepuk dua kali oleh supir taksi tersebut.


''Ikhlas memang sulit, namun, berusaha itu lebih baik.''


''Masuk lah, adzan mulai berkumandang.''


Yolla mengangguk, dan segera masuk ke dalam mobil taksi tersebut. dan di susul cepat dengan supir taksi dan melajukan mobil nya untuk pergi dari makam tersebut.


...****************...


Selalu lama lulus nya, ada apa dengan Mantan Suami.?😭

__ADS_1


__ADS_2