Mantan Suami

Mantan Suami
# 65


__ADS_3

Arka masih berusaha menghentikan pergerakan tangan istri nya yang sudah menjalar ke mana-mana.


Dia juga berusaha mati-matian menahan hasrat untuk tidak menerkam istri nya. Dengan di sengaja, istri nya itu menggoda diri nya melalui sentuhan dari tangan nya.


Dengan memejamkan ke dua mata nya untuk meredakan hasrat yang kian berkobar, Arka menghela nafas berat nya berulang kali. ''Jangan melewati batas sayang, '' Lirih nya memegang erat tangan istri nya menjalar turun ke bawah.


''Aku hanya ingin menyentuh nya, Mas Arka. '' Berusaha melepaskan genggaman erat tangan suaminya.


''Sial, '' Umpat Arka, kamu belum tau aja, sayang. Sejak tadi di bawah sana sudah bangun minta di puasin, pikir nya.


Eeergkh erang Arka tertahan. Dengan nakal, jemari Yolla istri nya mengusap dengan lembut milik nya hingga kini mengeras.


Yolla yang melihat suaminya memejamkan kedua mata sambil menikmati usapan lembut dari tangan nya.


Dengan perlahan Yolla meraih handuk kimono yang tidak terlalu jauh dari nya, yang masih bisa di raih tanpa dia berdiri.


''Percepat sedikit sayang, ?'' Pinta Arka.


''Ok, segini ya, apa sudah cukup.?'' Tanya Yolla yang sudah siap berdiri keluar.


Eeuaaaagh ''Terus, sayang. ''


''Seperti nya tangan ku sudah capek, Mas lanjutin nya pakai sabun aja, ya.'' Ucap Yolla berlari kecil keluar dari kamar mandi.


Brak, puntu tertutup.


''Sayang, '' Panggil Arka kesal.


''Iya, '' Jawab Yolla masih berdiri di depan pintu, tanpa merasa bersalah.


''Kenapa kamu mau berbagi dengan sabun. ? Apa kamu tidak cinta ya, sama aku hingga kamu membagi-bagikan dengan yang lain. '' Ucap Arka dramatisir.

__ADS_1


Yolla menggeleng pelan kepala nya, ''Jangan berlebihan dong, sayang. Aku cinta kok sama kamu, pake banget lagi.'' Bujuk Yolla.


''Kalau cinta, ayo kita lanjut.!'' Ajak Arka tersenyum lebar.


''Pakai sabun aja dulu, aku mau pesan sama Bibi untuk makan malam buat kita berdua.'' Beritahu Yolla, berlalu melangkah mencari baju ganti milik nya dengan sang suami.


Hah, ''Sabar, pakai sabun dulu. ''


...****************...


''Apa Arka tidak kesini lagi, ?''


''Mungkin tidak,''


''Kenapa, ?''


''Aku kurang tau, ''


Tuan Arka menyewa Dokter gangguan jiwa khusus mengobati Maya, dan bisa juga di sebut Psikiater.


Tugas psikiater yaitu bertanggung jawab dengan gangguan mental dengan memberikan diagnosis dan pengobatan.


Maya bungkam, menutup rapat bibir nya dengan sorot mata kesedihan. Dia tahu, kalau dia sudah memiliki putri yang begitu cantik. Setiap seminggu sekali Papa kandung nya membawa putri nya untuk menjenguk nya.


MASA LALU


''Ini uang nya, ambil lah. '' Usir Liam ke pada tiga pria tua yang ingin menikmati tubuh Maya bersamaan.


Melangkah pasti, Liam mendekat ke arah Maya yang terlihat cukup mengenaskan.


''Aku bisa menolong mu dari tiga pria yang akan menggilir mu bersamaan. Namun aku tidak bisa menolong mu untuk tetap suci, karena Nyonya Dania menginginkan kamu cepat hamil.'' Jelas Liam, dengan gesit tangan nya membuka tali yang mengikat tubuh Maya.

__ADS_1


Setelah terlepas, Liam membawa Maya ke salah satu kamar yang tidak terpakai. ''Bersihkan dulu tubuh mu, aku tidak mungkin menyentuh mu dalam keadaan seperti ini. ''


''Aku tidak mau, please bantu aku kabur dari sini.'' Mohon Maya pada bodyguard Nyonya Dania.


''Percuma, aku tetap gak bisa. Kamu tidak bisa kabur dari tempat ini karena di luar tempat ini, banyak bodyguard Nyonya Dania yang menjaga nya. ''


''Tapi, aku, aku juga gak mau, melakukan hal itu dengan kamu. '' Protes Maya terisak.


''Kamu tidak mau dengan ku, Apa kamu mau dengan tiga pria tadi. ?''


''Jika itu yang kamu mau, aku akan keluar dari sini. Aku juga tak bisa menjamin, anak siapa yang akan bertumbuh di rahim mu nanti nya.? ''


DEG


''Siapa nama mu, ?'' Tanya Maya ragu, Apa ini keputusan terbaik untuk ku. ?


''Panggil aja, Liam, ''


Maya Mengangguk mengerti,


''Waktu kamu tidak banyak, tak lama lagi Nyonya Dania akan mengecek kondisi mu. ''


''Tapi, aku aku masih takut. ''


Huuuf, ''Bersihkan tubuh mu, aku akan melakukan nya dengan lembut.''


Tidak membutuhkan waktu yang banyak, kini Maya sudah selesai membersihkan tubuh nya. Dan siap melakukan hubungan suami istri.


''Jika kamu tidak menginginkan seorang anak itu dari ku. Biarkan dia tumbuh dan ikut dengan ku, biarkan dia menjadi tanggung jawab ku sendiri nanti nya'' Ucap Liam menyakinkan.


Terjadi lah hubungan suami istri antara Liam dengan Maya. ''Kamu harus menangis lebih dari ini, saat Nyonya Dania kesini.'' Saran Liam ke pada Maya.

__ADS_1


SELESAI.


__ADS_2