
Kedua pimpinan penjagal dan perampok itu dengan sigap langsung memposisikan tubuhnya dengan memegang pedang dan golok mereka masing masing,Mereka mengalirkan Qi kedalam senjata mereka secara bersama sama dengan mengucapkan beberapa mantra di mulut mereka yang membuat keduanya melepaskan aura berwarna merah dan biru terang dengan tekanan yang kuat bagi kultuvator yang ranahnya di bawah mereka,tetapi untuk Zi Wan tekanan itu sama sekali tak berarti apa apa padanya dan hanya seperti angin lewat saja.
Muncul siluet banteng dan juga burung elang di tubuh mereka berdua yang memang merupakan jiwa beladiri milik mereka berdua.
"Hehe aku tak menyangka orang seperti kalian berdua memiliki jiwa beladiri yang lumayan lemah untuk kekuatan di dunia ini."Kata Zi Wan membuat mereka bingung tentang apa yang di ucapkan oleh Zi Wan,karena pasalnya jiwa beladiri yang mereka berdua miliki di dunia ini sudah termasuk golongan jiwa beladiri yang kuat tapi Zi Wan ini malah mengatakan pada mereka bahwa jiwa beladiri yang mereka miliki hanya jiwa beladiri lemah.
Mereka berdua tetap berdiam diri sambil menatap satu sama lain dan kemudian mengangguk sebagai tanda bahwa keduanya telah siap untuk menyerang.
"Tekhnik dewa elang penakluk surga."Ucap pimpinan penjagal melepaskan tekhnik andalanya.
"Tekhnik Banteng pengacau semesta."Ucap Pimpinan perampok.
"Hahaha,nama nama tekhnik kalian itu terlalu mengerikan tetapi sayangnya itu masih sangat lemah ."Ejek Zi Wan.
"Cih,aku akan tunjukan padamu serangan gabungan kita berdua."Ucap keduanya melesat bersama dengan kecepatan maksimal sambil menghunuskan pedangnya ke depan.
Zi Wan melihat keduanya hanya tersenyum Lalu ia mengkat tanganya dan menghentikan serangan dari keduanya hanya dengan jarinya saja.
"Lemah......"Ucap Zi Wan lalu ia menggerakan sedikit jarinya dan keduanya langsung terpental dengan keras hingga membuat mereka berdua menabrak pepohonan di sana.
"ahhhh...Sepertinya memang belum ada yang bisa menghadapiku di dunia ini."Desah Zi wan kecewa karena walaupun ia telah pindah kedunia lain dan menjadi sangat lemah seperti ini masih belum bisa mendapatkan lawan yang layak untuk ia hadapi dan membuatnya merasakan yang namanya sakit.
Setelah membuat keduanya terpental Zi Wan tak memberikan kesempatan lagi pada mereka dan ia langsung mengayunkan tangan dan kedua orang itu langsung meledak dengan keras yang membuat darah mereka tercecer di mana mana.
__ADS_1
Dengan muka datarnya Zi Wan membalikan badanya dengan raut wajah kecewa karena orang yang ia hadapi hanya sekumpulan orang lemah saja yang bahkan ia bisa membunuh mereka dengan hanya tiupanya saja.
Ia lalu masuk kembali ke dalam keretanya dan menyuruh mereka untuk berjalan kembali.
Banyak pasang mata yang terus melihatnya ketika ia hendak masuknke dalam kereta kudanya.
Mereka semua menyesal karena telah mengutuk dan memaki Zi Wan,dan juga mereka mulai hari ini mereka akan selalu percaya terhadapnya.
Yan Li yang berada di kereta kudanya ia memutuskan untuk pindah ke kereta kuda milik Zi Wan karena ia merasa kesepian di setiap perjalanan yang ia lalui.
Zi Wan di dalam merasakan ada orang yang mendekat ke arah kereta kudanya ia membuka gorden/pintu masuk dan ia melihat Yan Li yang sedang berjalan ke arahnya.
"Tuan bolehkah aku ikut di dalam keretamu."Tanya Yan Li dengan sopan.
Zi Wan di sana hanya bisa mengerutkan dahinya karena ia tak tahu kenapa Yan Li ingin ikut di keretanya tetapi karena ia juga merasa kesepian ia akhirnya menerima Yan Li untuk masuk ke dalam.
Diberi izin oleh Zi Wan,Yan Li masuk ke dalam kereta kuda milik Zi Wan dengan anggun.
Seketika di dalam kereta kuda suasana hening kembali terjadi sebelum yan li memecah keheningan dengan membicarakan sesuatu.
"Tuan Zi Wan bolehkah aku tahu dari mana asalmu sebenarnya."Tanya Yan Li pada Zi Wan.
"Em..apakah itu harus."Ucap Zi Wan.
__ADS_1
"Jika tuan tak ingin membicarakanya aku juga tak akan memaksa tuan,karena mungkin lambat laun aku bisa mengetahui identitas tuan yang sebenarnya."Kata Yan Li.
"Aku tak bisa mengatakan identitasku yang sebenarnya,tetapi aku bisa menberitahumu bahwa aku adalah orang yang tak dapat di jangkau oleh manusia dewa ataupun makhluk lainya."Ucap Zi Wan yang membuat Yan Li bingung dengan perkataanya.
"Tidak dapat di jangkau oleh manusia maupun dewa."Gumam Yan Li melihat ke arah Zi Wan seakan ia tak percaya apa yang di katakan Zi Wan padanya tetapi di hati kecilnya ia merasakan bahwa yang di katakan zi wan bukan hanya omong kosong belaka.
"Aku yakin kau tak akan paham dengan apa yang aku katakan padamu tapi mungkin di masa depan kau akan tahu."Ucap Zi Wan tersenyum misterius.
Mereka di sana hanya berbincang bincang biasa sekali kali bercanda gurau untuk mengisi kesenangan dalam perjalanan.
Tak terasa harus sudah menunjukan tanda tanda petang Zi Wan di dalam keretanya kembali terdiam melihat pemandangan melalui jendela dengan yan li yang tertidur disampingnya.
Tak selang beberapa lama malampun tiba dan mereka juga telah mencapai gerbang pusat kota hoyuan yang terlihat sangat ramai,walaupun mereka masih berada di luarnya saja tetapi keramaian kota sudah terlihat jelas serta kembang api dan lampion lampion yang meledak dan terbang di langit dapat menunjukan seberapa maju kota ini,Zi Wan di sana juga dapat merasakan banyaknya kultivator dengan basis kultivasi yang berada di alam jendral,raja alam,maupun kaisar alam yang sedang mondar mandir di kota itu yang dapat menunjukan kota ini merupakan kota terkuat di benua Holing,Juga ia merasakan bahwa energi spiritual di sini terlihat lebih padat dari beberapa kota yang didatangi Zi Wan.
Mereka semua masuk dengan lancar karena rombongan Yan Li merupakan keluarga bangsawan jadi mereka di berikan kebebasan untuk masuk dan keluar kota secara bebas.
Di dalam kota Hoyuan Zi Wan dapat melihat kemegahan kota Hoyuan yang terlihat memang lumayan bagus dari jendela kereta kudanya,Zi Wan ia membangunkan Yan Li yang sedang tertidur di sampingnya.
"Hei wanita tukang tidur cepat bangun kita sudah sampai."Ucap Zi Wan mengayun ngayunkan pundak Yan Li.
tetapi yan li sama sekali tak merespon gangguan Zi Wan,ia masih tetap tertidur pulas dan hanya bergerak sedikit seperti ia memang tak mau di bangunkan.
"Hehe karena kau tak mau bangun aku akan membuat mimpi buruk di dalam tidurmu."Ucap Zi Wan tersenyum jahat.
__ADS_1
..............
BERSAMBUNGG.....