
Karena Zi Wan membuat portal teleportasi mereka sampai lebih cepat,Mereka berdua muncul di pekarangan Rumah,Sebelum masuk rumah Zi Wan mengarahkan Tuo ke kamar kosong.
Tuo mengikuti arahan dari Zi Wan lalu berjalan ke kamar yang berada di dekat gudang,Sedangkan Zi Wan menaiki tangga menuju ke atas.
Karena lelah bertarung seharian ia ingin merebahkan tubuhnya di ranjang kesayanganya,tetapi pada saat ia membuka kamarnya,terlihat 10 gadis kecil yang tidur dengan pulas.
Zi Wan melihat itu menggelengkan kepalanya sambil mendesah pelan.
"haaahh,malam ini sepertinya aku harus tidur di balkon."Zi Wan berbalik menutup pintu pelan pelan agar tidak membangunkan mereka lalu berjalan menuju balkon kamarnya.
Ia duduk di kursi,memandangi pemandangan malam yang penuh dengan bintang bintang lalu memejamkan matanya.
.......
Sinar matahari menyinari seluruh benua HoLing,menerpa rumah,pepohonan dan segala makhluk hidup ataupun benda mati tanpa pandang bulu,Termasuk Zi Wan yang sedang tertidur di balkonya,Ia mulai membuka matanya,ia mengerjapkan matanya karena sinar matahari yang menyinari wajahnya membuat silau di matanya.
di sampingnya juga terlihat gadis gadis kecil yang memandanginya,Zi Wan menoleh ke arah mereka,mencubit pipi imut mereka satu persatu.
"Aish..ada apa gadis gadis kecil memandangi paman seperti itu."Tanya Zi Wan mengusap kepala Shi Shi kecil.
"Paman,kami lapar bisakah paman buatkan makanan untuk kami."Shi Shi berucap dengan wajah penuh harap yang terlihat sangat imut sehingga orang yang melihat wajahnya tidak akan bisa menolaknya.
"Emm...baiklah,tapi setelah paman mandi."Zi Wan menyetujuinya dengan di sambut muka girang mereka.
"Oh ya,di mana kakak laki laki kalian."Tanya Zi Wan.
"Kakak laki laki mereka tidur bersama paman Lang."Chu Yu menjawab.
Zi Wan bisa membayangkan bagaimana nasib Sin Lang kemarin,yang mungkin tersiksa karena ulah mereka semua.
"Baiklah kalian tunggu paman wan mandi dulu,setelah itu paman akan membuatkan makanan spesial untuk kalian."Ucap Zi Wan berdiri dari duduknya berjalan ke arah kamar mandinya.
Setelah mandi dan mengganti baju,Zi Wan menghampiri gadis gadis kecil yang sedang bermain di balkon dengan gembira.
__ADS_1
"Paman ayo kita bermain."Ajak Rue fu melihat Zi Wan yang sudah Mandi.
"Em..bukankah kalian tadi menyuruh paman untuk memasak."Ucap Zi Wan tersenyum ke arah mereka.
"Eh..iya paman ayo kita memasak."Fan Shi berteriak kegirangan.
Begitupun dengan yang lainya.
"Em bagaimana kalau kalian menunggu di meja makan saja,biar paman yang memasak."
"Apakah paman takut jika kami mengacaukan dapur ketika kita membantu paman."Tanya Shi kecil cemberut.
"Bukan itu maksud paman,bukankah tadi paman berjanji ingin membuatkan makanan spesial untuk kalian,dan jika kalian melihatnya bukankah itu tidak akan menjadi spesial lagi."Ucap Zi Ean meyakinkan mereka.
Mereka semua berpikir layaknya orang dewasa mencerna ucapan yang di katakan Zi Wan.
"Paman benar,jika kami melihat masakan paman,maka itu tidak akan spesial lagi."Pikir para gadis kecil dengan jari jempol dan telunjuk membentuk huruf V di dagu mereka.
"Baiklah paman,kami akan menunggu di dapur."Ucap Shi kecil.
Di sana juga terlihat Sin lang dan bawahanya yang di repotkan pria kecil,Jendral Tuo yang tak tahu situasi ini hanya terdiam di kusinya dengan muka datar,ia sama sekali tidak tertarik dengan anak kecil ini.
Zi Wan turun bersama gadis gadis kecil.
Melihat sosok Zi Wan bersama para adik kecil mereka,Para pria kecil menghampiri mereka.
"Paman,Ajari kami berlatih agar kami bisa kuat seperti paman."Ucap Bao lu.
Zi Wan tersenyum ke arah mereka melihat semangat tinggi para pria kecil yang ingin berlatih.
"Tidak,paman akan memasak untuk kami dulu,baru berlatih,apakah kakak laki laki semua tidak kasihan terhadap perut kecil kami,jika perut kami mengecil kami akan menjadi kurus dan jika kami kurus kami akan sakit."Ucap Shi Shi membayangkan dirinya kurus.
Para pria kecil hanya terdiam tidak berani menjawab takut adik perempuan mereka ini menghajar mereka.
__ADS_1
"Kalian jangan bertengkar,paman pasti akan mengajari kalian berlatih tapi nanti setelah paman memasak,karena selain berlatih makan juga kebutuhan yang sangat penting,jika kalian berlatih tanpa makan dulu,kalian akan mudah lelah karena tidak ada asupan energi yang membantu kekuatan tubuh."Ucap Zi Wan.
"Kakak,dengarkan kata paman,makan lebih penting dari pada berlatih."Shi kecil tersenyum senang karena Zi Wan membelanya.
Zi Wan menggelengkan kepalanya karena Shi kecil sepertinya salah menangkap apa yang ia bicarakan,karena walaupun makan adalah kepentingan,seiring bertambahnya kekuatan seorang kultivator makan itu tidak akan menjadi masalah lagi,apalagi saat sebelum kekuatan Zi Wan di segel ia bahkan tidak akan mati walaupun tidak makan selamanya karena ketika manusia sudah mencapai keadaan sejati dan tubuhnya sudah menjadi abadi maka hanya tidur saja sudah bisa membuat kenyang.
Zi Wan menuju ke dapur sementara para gadis dan pria kecil menunggu di meja makan.
Hanya sekitar 10 menit saja Zi wan sudah menyelesaikan masakanya,setelah itu ia membawa makanannya dengan melayangkanya di udara,lalu ia meletakanya di meja makan.
"Silahkan di makan."Ucap Zi Wan lalu ia duduk di kursi kosong.
Dengan Lahap mereka menghabiskan masakan buatan Zi Wan.
"Masakan buatan paman benar benar sangat enak,bahkan seratus kali lebih enak dari masakan buatan paman Lang."puji Shi Kecil terhadapa masakan Zi Wan.
"Hahaha,tentu saja masakan paman wan adalah yang terbaik di dunia ini."Zi Wan tertawa bangga.
"Paman,apakah sekarang paman bisa mengajari kami berlatih."Ucap Lou Bu bertanya kepada Zi Wan.
"Baiklah paman akan mengajari kalian,tetapi pelatihan ini akan sangat keras dan berat,apakah kalian yakin ingin melakukanya."Ucap Zi Wan memberikan pertimbangan kepada mereka.
"Kami yakin paman."Ucap semua gadis dan pria kecil meja makan itu.
"Baiklah,Mari ikuti paman terlebih dahulu."Zi Wan membawa mereka ke pekarangan kediamanya.
Di pekarangan Ia membenturkan tinjunya di tanah,seketika tanah yang ia pukul menjadi sebuah cekungan yang lumayan besar,cukup untuk mereka semua masuk ke sana.
Melihat itu mereka berdecak kagum dengan apa yang Zi Wan lakukan,mereka menjadi lebih bersemangat dan ingin segera menjadi kuat seperti Zi Wan.
Zi Wan,mengeluarkan elemen air dari tanganya dan mengisi cekungan itu hingga penuh dengan air,Air yang Zi Wan keluarkan bukan air sembarangan air itu adalah air suci yang akan berguna untuk menggilangkan segala kotoran di tubuh manusia,sehingga akan membuat potensi kultivasinya meningkat selain itu juga dapat melihat bakat alami dari setiap orang yang berendam di sana atau juga dapat melihat tubuh langka.
.........
__ADS_1
BERSAMBUNGG......