Manusia Terkuat Di Seluruh Semesta

Manusia Terkuat Di Seluruh Semesta
CHAPTER 84 : HUANG LI VS HUAN LUAN


__ADS_3

Malam Itu Zi Wan dan lainya berkumpul di Rumah makan yang berada pada penginapan, mereka berbincang bincang dengan pengunjung penginapan disana, Zi Wan di sana hanya duduk dan meminum arak miliknya sedangkan untuk Xian Di dan Huang Li hanya diam mengikuti rencana Zi Wan.


Tengah malam...


Semua pengunjung di sana telah tertidur bersamaan dengan murid Zi Wan yang lainya, Zi Wan dan kedua muridnya yang menyadari hal ini mereka berjaga jaga di atas atap Penginapan mengamati kalau ada pergerakan dari ahli musik yang berada di balik ini.


Tak selang berapa lama mereka menunggu seketika sebuah alunan seruling terdengar merdu membuat semua orang yang mendengarnya seketika bangun dari tidurnya, mereka berjalan mengikuti alunan musik ini tidak sekitar 100 orang lebih berjalan keluar dari kota menuju hutan.


Tapi untuk para murid Zi Wan yang lainya mereka tidak terbangun karena kekuatan jiwa mereka kuat jadi ketika mereka mendengar alunan nada itu mereka malah tertidur lebih lelap, karena mereka menganggap suara seruling itu sebagai lagu pengantar tidur.


Zi Wan, Xian Di, dan Huang Li saling menatap satu sama lain kemudian mereka mengangguk.


"Di'er, Huang'er ayo kita ikuti mereka." Ujar Zi Wan lalu melesat dan muncul di di antara kerumunan orang orang itu, mereka bertiga menyamar menjadi orang orang yang terkena sihir sugesti Huan Lian.


Setelah beberapa saat berjalan mereka tiba di sebuah tanah yang lapang terletak di tengah tengah hutan.


"Kekekeke.... Tuan Wang pasti akan memberiku hadiah setelah ini." Ucap Huan Luan melihat kumpulan orang orang yang terkena sihirnya.


"Suamiku tercinta setelah ini aku beri tugas padamu untuk membunuh mereka semua, tapi kau harus berhati hati agar darah busuk mereka tidak mengenai pakaianku, Jika mengenainya kau tahu sendiri kan akibatnya." Kata Huan Luan dengan suara menggoda kepada penguasa darah serigala yang terus menatap Huan Luan sepanjang waktu.


"Istriku tenang saja, aku pasti akan melakukan apapun yang kamu perintahkan." Ucap penguasa darah serigala yang seketika berubah menjadi mode manusia serigala.


"Auuu..... Kalian mati....!!!." Teriak Penguasa darah serigala yang hendak menyerang para penduduk.


Penguasa darah serigala melesat dengan sangat cepat sambil mengayunkan tanganya ke salah satu warga, Tapi saat cakar miliknya hendak mengenai salah satu warga Zi Wan melempar sebuah batu kerikil ke arah tangan penguasa darah serigala sehingga mrmbuat tanganya hancur.


Tetapi karena kemampuan regenerasinya yang cepat, tangan miliknya kembali tumbuh.


"Siapa yang berani menyerangku keluarlah, atau aku akan membunuhmu dengan kejam." Ancam Penguasa darah serigala yang terlihat jengkel.


"Hahaha....., kita bertemu lagi sungguh dunia yang sempit." Ucap Zi Wan yang keluar dari kerumunan bersamaan dengan kedua muridnya.


"Kau.... beraninya kau kemari, aku akan membunuhmu." Ucap penguasa darah serigala dengan nada marah.


"Suamiku Tunggu..." Kata Huan Luan.


Mendengar itu Penguasa darah serigala langsung menciut tidak berani lagi berbicara keras.


"Hahaha.... ternyata penguasa darah serigala adalah orang yang takut istri." Ejek Zi Wan pada Penguasa darah serigala.

__ADS_1


"Tuan ini.. maaf mengganggumu apakah ada yang ingin bicarakan dengan saya." Tanya Huan Luan yang mendekat pada Zi Wan.


"Hei..hei... kau menyingkirlah dari guruku.. jika tidak aku akan menghabisimu." Ucap Huang Li yang geram melihat Huan Luan.


"Hai.. gadis kecil kamu sangat galak, bisakah kamu lebih lembut lagi pada saat bicara padaku." Kata Huan Luan tersenyum sinis pada Huang Li.


"Cih..." Ucap Huang Li mengeluarkan sebuah kecapi dari cincin penyimpananya lalu ia memainkanya.


"Lagu kehancuran...." Ucap Huang Li yang memulai memainkan kecapinya.


Ding... Ding...Dong.. dong...ding..


Suara kecapi terus bergema membuat sebuah sebuah badai dan petir ysng mulai menyerang Huan Luan.


Huan Luan melihat itu ia tersenyum tipis.


"Tidak buruk.. jika kau mengikutiku aku pasti akan mengajarimu kemampuan musik yang lebih baik lagi." Ucap Huan Luan.


"Mengikutimu..... jangan harap."


Huang Li memetik sitar pada kecapi lebih kencang sehingga membuat alam di sekitarnya bergejolak dan seluruh kekuatan alam di sekitarnya menyerang Huan Luan.


Tak mau kalah Huan Luan mengambil kecapi dari dalam cincin penyimpananya.


Kedua lagu itu terlihat berbenturan, membuat benda benda di sekitanya hancur, Untung saja Zi Wan dan Xian di sudah menjauhkan para warga dari tempat pertempuran keduanya jika tidak mungkin mereka sudah tiada karena efek pertempuran keduanya.


"Cukup kuat... tapi ini masih belum cukup jika untuk mengalahkanku." Huan Luan menambah kekuatanya membuat Huang Li tiba tiba terjebak di tempat yang sangat Sunyi dan sepi tanpa apapun.


"Tempat apa ini." Gumam Huang Li.


"Ilusi masa lalu." Gumam Huan Luan membuat ilusi masa lalu untuk melengkapi lagu kesepianya.


Huang Li yang terjebak di dalam tekhnik milik Huan Luan seketika menangis dan mengalami sesak di hatinya, Tubuhnya bergetar ketakutan.


Perasaan masa lalunya terulang kembali membuat Huang Li putus asa, takut, marah secara bersamaan.


Walaupun masih keci Huang Li sudah memiliki masa lalu yang menyedihkan karena kejadian kedua orang tuanya yang selalu menyiksanya hingga pada akhirnya ia dijual oleh orang tuanya.


Zi Wan yang berada tak jauh dari pertarungan Huang Li, ia bisa merasakan apa yang terjadi pada muridnya itu.

__ADS_1


"Huang'er berdirilah kau tidak perlu merasa putus asa, karena kau sekarang sudah memiliki keluarga." Ucap Zi Wan yang mencoba membuat Huang Li Bangkit dari rasa keputus asaanya.


"Benar apa yang di katakan oleh guru, aku sekarang sudah memiliki keluarga yang sangat memperhatikanku, aku tidak boleh putus asa dan menyerah karena masa lalu, aku Huang Li akan bangkit dan mengalahkan ini semua." Ucap Huang Li dengan tekadnya yanh membara sehingga kekuatan Huan Luan mulai menghilang.


Bommmm....


Aura kuat dari dalam tubuh Huang Li terbangun, Kekuatan yang sudah melampaui ranah dunia ini terbangun begitu saja sehingga menekan apapun yang berada di sekitarnya.


Gambar bayangan seorang wanita yang sedang membawa kecapi dan kuas terlihat di belakang Huang Li.


Melihat itu Zi Wan tertawa bahagia.


"Hahahaha... Akhirnya jiwa beladiri dewi Harmoni terbangun." Ucap Zi Wan bersemagat.


"Guru bayangan apa yang berada di belakang adik Huang'er itu." Tanya Xian Di.


"Itu adalah jiwa beladiri dewi harmoni, Jiwa beladiri harmoni adalah jiwa beladiri dari orang yang memiliki bakat tertinggi dari kesenian seperti halnya Huang'er yang memiliki bakat dalam seni musik serta seni lukis." Jelas Zi Wan pada Xian Di.


"Jadi begitu..." Xian Di memanggut manggutkan kepalanya.


"Guru apakah aku juga memiliki jiwa beladiri." Tanya Xian Di yang penasaran.


"Ya.. kamu juga memiliki jiwa beladiri cuma jiwa beladiri milikmu belum terbangun." Jelas Zi Wan.


"Guru.. bagaimana cara mrmbangunkan jiwa beladiri." Tanya Xian Di.


"Entahlah jiwa beladiri bisa terbangun dengan cara berbeda beda, bisa saja jiwa beladiri terbangun pada saat bertarung seperti halnya Huang'er." Ucap Zi Wan.


"Em.. jika jiwa beladiri guru terbangun karena apa...??" Tanya Xian Di.


"Jiwa beladiri guru terbangun karena..." Ucapnya berhenti.


"Karena apa gurum" Tanya Xiam di yang penasaran.


"Hehe jiwa beladiri guru terbangun pada saat guru mengintip wanita di pemandian air hangat bersama teman guru." Ucap Zi Wan .


Mendengar itu Xian Di terdiam.


"Mungkin Jiwa beladiri guru adalah jiwa beladiri dewa nafsu, karena terbangunya pada saat melihat wanita mandi." Pikir Xiam Di.

__ADS_1


...........


BERSAMBUNGG....


__ADS_2