
"Yeee..kita sekarang punya rumah."Gadis keci itu bersorak senang.
"Bolehkah paman ini mengetahui nama kalian."Tanya Zi Wan.
"Boleh paman,namaku As shi paman bisa memanggilku shishi atau juga bisa Shi kecil."Gadis kecil Shi memperkenalkan namanya.
"Paman Namaku Bao Lu."Ucap Pria kecil yang berada di samping As shi.
Mereka semua memperkenalkan nama mereka kepada Zi Wan.
"Baiklah,Nama paman adalah Zi Wan kalian bisa memanggil paman dengan paman Wan."Zi Wan memperkenalkan dirinya kepada mereka.
"Paman Wan bisakah paman melatihku,aku ingin menjadi kuat seperti paman."Ucap Lou Bu seorang pria kecil berbadan agak gemuk.
"Iya paman aku juga mau paman melatihku,agar aku bisa menjadu kuat dan melawan para penjahat."
"Baiklah paman pasti akan mengajari kalian,tetapi itu tidak hari ini,karena paman masih ada urusan dan kalian sekarang bisa bermain dengan paman itu dulu."Zi Wan menunjuk ke arah Sin Lang yang berdiri tak jauh dari dirinya.
Para anak kecil menoleh ke arah Sin Lang,Sin Lang tersenyum melihat anak kecil yang menolehbke arahnya,tetapi senyumanya iyu malah membuat takut mereka.
"Tidak,aku tidak mau dengan paman itu,Wajah paman itu terlalu menakutkan."As Shi cemberut tetapi terlihat menggemaskan saat melihat senyum menakutkan Sin Lang.
Zi Wan di sana menepuk Jidatnya,Ia mendesah pelan.
"Sin lang sebaiknya lain kali kau tak usah tersenyum,aku bahkan merasa ngeri melihat senyuman paksaanmu itu."
Sin Lang di sana terdiam lalu kembali dengan wajah datarnya."Begitu lebih baik."Ucap Zi Wan karena menurutnya ekspresi datar Sin Lang lebih enak di pandang dari pada senyumanya.
"Begini saja,nanti ketika paman pulang,paman akan memasakan sesuatua yang lezat buat kalian semua,tetapi kalian harus ikut paman itu dulu,nanti jika urusan paman sudah selesai paman akan menemani kalian bermain."Ucap Zi Wan.
Mereka memikirkan sebentar layaknya seorang dewasa yang sedang bernegosiasi.
"aku setuju,tetapi aku ingin nanti ketika paman pulang,paman bawakan kami oleh oleh."Ucap As Shi.
"Baik,paman nanti akan bawakan kalian oleh oleh yang banyak."Ucap Zi Wan berjanji kepada mereka.
__ADS_1
"Oke,kalau begitu paman pergi dulu,Sampai jumpa nanti."Zi Wan melambaikan tanganya lalunia merobek ruang dan menghilang dari sana.
Sin Lang disis lain ia bingung dengan apa yang harus ia lakukan kepada anak anak ini,pasalnya ia tak tau cara merawat dan menjaga anak anak,tetapi demi tak mengecewakan tuanya,Sin Lang berusaha menghibur anak anak meskipun akhirnya ia berakhir di permainkan oleh anak anak itu.
"paman,Maju serang."Ucap Lou Bu menunggangi Sin Lang layaknya ia menunggangi kuda.
Sin Lang hanya bisa menuruti perintah dari Lou Bu demi untuk menyenangkanya.
Di kota kematian.
Zi Wan muncul di tempat ia membantai para penjahat yang menculik anak anak tadi.
Karena tak ada yang bisa Zi Wan lakukan ia memutuskan untuk berkeliling kota kematian,Sama sekali tidak ada halangan yang mengganggu perjalananya.
Beberapa saat kemudian dari kejauhan Zi Wan bisa merasakan tatapan dari seseorang yang sedang mengawasinya,Zi Wan merasakan itu ia tersenyum danntetao berjalan tanpa menoleh ke arah mereka.
"Apakah pemuda itu yang membunuh si putih dan si hitam."Ucap seorang bertopeng bertanya kepada rekanya.
"Hmm...memang benar itu dia."Jawab temanya.
"Apakah lebih baik kita langsung menyerangnya saja."Ucap orang bertopeng.
Akibat kematian dari si putih dan si hitam penguasa darah serigala memerintah para darah serigala untuk membunuh pelaku,tetapi walaupun mereka menyetujuinya,mereka masih belum berani untuk bertindak,karena bagaimanapun si putih dan si hitam adalah tokoh kuat tapi keduanya di habisi dengan sangat mudah.
Para darah serigala saat ini sedang menyusun rencana dengan mengamati pergerakan Zi Wan lalu pada saat waktu yang pas para darah serigala akan menyergap dan membunuh Zi Wan.
"Kita laporkan lokasi ini kepada ketua terlebih dahulu,dan ketika ketua menyetujuinya kita dan pasukan lain akan menyergapnya."Ucap teman orang bertopeng.
Mereka berdua melesat ke arah timur,ke arah markas mereka.
"Oh,apakah mereka ingin memanggil bala bantuan untuk menangkapku."Zi Wan tersenyum tipis lalu melanjutkan perjalananya.
.........
Malampun tiba,terlihat Di sebuah restoran Zi Wan sedang menyantap makananya,Di restoran itu juga ramai pengunjung,dari yang melakukan perjudian,bermain wanita atau saling berkelahi.
__ADS_1
Zi Wan merasa tempat ini tidak layak untuk di sebut restoran,Bahkan pelayanan di sini tidak terlalu baik,Tak selang beberapa lama sebuah rombongan orang datang dengan membawa senjata mereka masing masing,Orang yang sejak tadi berpesta pora di saja langsung menghentikan kegiatan mereka.
mereka menoleh dan membungkuk hormat kepada ketua kelompok itu,Ya ketua kelompok itu tak lain dan tak bukan adalah Lucifer orang yang zi wan cari.
Zi wan mengangkat alisnya ketika melihat semua orang bersikap hormat kepada orang itu.
Di sana hanya Zi wan saja yang tidak membungkuk ke arah ketua kelompok itu.
"Hei,siapa kau?beraninya kau tidak membungkuk kepada Bos lucifer."Ucap salah satu anggota kelompok.
"Oh,jadi dia Lucifer,aku tak menyangka akan bertemu secepat ini,lebih lagi aku tak perlu mencarinya dan dia sudah datang kemari."Gumam Zi Wan lirih.
"Apakah dia kuat."Zi wan angkat bicara.
"Beraninya kau meremehkanku,aku akan memberitahumu,bahkan kaisar yan sendiri ia tak berani denganku tetapi kau yang hanya rakyat jelata saja berani mengatakan bahwa diriku diriku lemah."Ucap Lucifer marah karena di anggap remeh oleh Zi Wan.
"Hahaha,kau bahkan tak berani muncul di depan kaisar itu,tetapi kau mengatakan kaisar yan tak berani denganmu,Sungguh perkataan yang lucu."Ucap Zi Wa membuat kemarahan lucifer memuncak.
"Serang dia jangan biarkan dia lolos."Ucap Lucifer.
seketika semua orang di sana mengepung Zi wan dari segala sisi,di tengah Zi Wan masih menyelesaikan makananya yang belum habis.
Ia bangkit dari duduknya,dengan tangan kosong Zi Wan berlari ke arah mereka memukul mereka satu persatu.
Bommm..
Bommm...
Pukulan demi pukulan terdengar menggema di dalam,semua orang yang di pukul oleh Zi Wan semuanya langsung mati dengan perutnya yang berlubang ataupun menabrak tembok dengan sangat keras membuat tulang mereka hancur.
Lucifer di sisi lain ia merasa sangat marah para pengikutnya di bantai oleh seorang pemuda,Ia dengan pedangnya melesat ke arah Zi Wan yang sedang memukul para pengikutnya.
Zi Wan berbalik ketika merasakan Lucifer yang menyerang ke arahnya,Ia menangkap pedang Lucifer dan memukul perutnya hingga lucifer terpental.
...........
__ADS_1
BERSAMBUNGG....
.