
Supaya tidak terlalu menarik perhatian Zi Wan merobek ruang,Ia muncul di sebuah gang sepi yang jaraknya cukup dengan tempat Tournamen,Setelah itu mereka berjalan ke arah tempat di adakanya tourenamen.
Karena kemarin mereka sudah mendaftar,mereka masuk dengan cukup mudah,apalagi mereka memiliki token Vip mereka sama sekali tidak perlu mengantri.
"Lihat,apakah kau tahu mereka dari sekte mana."Tanya seorang pengunjung melihat kelompok Zi Wan.
"Entahlah,Tapi mungkin mereka dari sekte kecil,Lihat saja bahkan mereka sama sekali tidak mengenakan seragam,Juga pakaian mereka terlihat biasa,jadi dari mana kalau bukan dari sekte kecil."Ucap teman si pengunjung menilai kelompok Zi Wan.
Mendengar itu Zi Wan hanya terdiam selama mereka tidak mencari masalah dengannya,Zi Wan akan membiarkanya.
Tapi olokan mereka hanya sesaat sebelum melihat kecantikan Bak Bidadari yang berada di samping Zi Wan,ya wanita itu tak lain adalah Yan Li,Dengan kecantikanya yang sekarang jelas tidak ada pria yang tak akan tertarik padanya,tentu kecuali Zi Wan dan pamanya.
"Siapa wanita itu,Bagaimana ada kecantikan seperti itu di dunia ini."Ucap seorang pengunjung menatap kecantikan Yan Li.
Tak hanya pengunjung saja yang menatapnya dengan penuh ketertarikan padanya tapi semua orang di sana yang berstatus tinggi memandanginya dengan tatapan ingin memilikinya.
"Seharusnya aku tadi memakaikan cadar padanya."Ucap Zi Wan menggelengkan kepalanya.
"Nona,maukah anda setelah tournamen ini selesai,Nona menemani tuan muda ini makan di restoran suci."Seorang tuan muda dari sekte Pedang Kembar yang bernama Lian Yu.
Yan Li di sisi lain mengerutkan keningnya,Ia menoleh ke arah Zi Wan yang terlihat acuh tak acuh.
"Maaf,aku tidak bisa karena setelah tournamen ini aku akan berlatih dengan guruku."Yan Li menolak ajakan dari Lian yu.
"Guru!,Bisakah saya beetemu dengan guru anda,biarkan saya yang meminta ijin padanya."Ucap Lian yu.
Yan Li menunjuk ke arah Zi Wan yang berada di sebelahnya.
"Apakah ini guru anda."Tanya Lian yu terkejut melihat seorang pemuda tampan di samping Yan Li.
"Ini memang guruku,memangnya kenapa."
"Hanya pemuda ingusan sepertinya,bahkan hanya dengan tinjuku saja aku pastikan dia akan langsung mati."Pikirnya dalam Hati.
"Salam Guru,Saya Lian yu tuan muda dari sekte pedang kembar,Saya meminta izin kepada Guru agar mengijinkan saya untuk mengajak nona ini setelah tournamen hari ini selesai,(Cih Jika bukan karena nona ini mana mungkin aku mau membungkuk ke padanya)."Ucap Lian Yu.
"Aku tidak mengijinkanya,apakah kau mendengar setelah tournamen hari ini selesai ia akan berlatih denganku."
"Kau,aku menghormatimu karena Nona ini,tetapi kau malah berani menolaku,kau benar benar tidak tahu seberapa rendahnya dirimu,Kau berlututlah kepadaku dan patahkan tanganmu,maka aku akan mengampunimu."Teriaknya marah.
"Siapa mereka?beraninya mereka menantang sekte pedang kembar,apakah mereka sudah tidak menyayangi nyawa mereka sendiri."Ucap salah seorang pengunjung.
"Entahlah mungkin mereka sudah bosan untuk hidup."
__ADS_1
"Huh,Sayang sekali padahal pria itu sangat tampan,tapi harus berakhir mengenaskan."
Mereka semua berkata meremehkan Zi Wan.
Zi Wan di sana sama sekali tidak menganggap Perkataan Lian Yu,menurutnya Lian Yu ini hanya seekor semut jadi ia sama sekali tak memandangnya dengan serius.
"Apakah kau mendengar perkataanku."Teriak Lian Tu yang merasa geram karena dirinya sama sekali tidak di perhatikan oleh Zi Wan.
"Baiklah,karena kau berani mengabaikanku,jangan salahkan aku jika darahmu akan membasahi tempat tournen ini."Lian Yu melepaskan kekuatanya yang berada di alam raja tingkat pertama.
"Hei,paman beranianya kau berbicara seperti itu pada guruku."Kata gadis cantik yang berada di belakang Zi Wan yang sedang membawa pedangnya.
Mendengar dirinya di sebut paman,Ia menjadi sangat marah ia menyerang Shi Kecil dengan pedang yang mengarah padanya.
"Paman,Kau sangat kambat."Ucap Shi kecil menghindari serangan Shi kecil.
setelah menghindari seranganya,Shi kecil mengayunkan pedangnya dari bawah ke atas mengenai pedang milik Lian Yu,Sehingga pedang milik Lian Yu terbang ke atas lepas dari genggamanya.Tak sampai dari situ saja Shi kecil maju ke depan membalikan pedangnya lalu memukul Lian Yu dengan gagang pedanganya membuatnya terhuyung kebelakang memuntahkan seteguk darah dari mulutnya.
"Hah,kemampuan lemah seperti paman berani sekali menantang guru,Untung aku yang menghajar paman jika itu guru yang menghajar paman,Bukan hanya paman yang akan mati tapi seluruh sekte paman akan rata dengan tanah."ucapnya seperti orang tua yang menasehati anaknya karena berbuat kesalahan.
"Kau hanya bocah kecil,berani sekali kau memukulku,Kalian semua serang mereka dan bawa nona itu padaku."Ucap Lian Yu kepada para pengawalnya.
"Baik Tuan Muda."Sekitar 20 orang dengan ranah rata rata di ranah jendral menyerang mereka.
Melihat itu mereka semua kagum dengan kelompok Zi Wan,Mereka yang tadinya meremehkan kelompoknya sekarang berganti dengan nada pujian kepada mereka.
Dunia memang seperti ini,orang kuat lebih di hormati dari pada orang lemah.
Para tuan muda yang ingin mendekati Yan Li mereka semua ragu,Dengan kekuatan yang di tunjukan Bao Lu saja mereka yakin jika mereka tidak bisa menghadapinya.
Setelah masalah itu selesai Zi Wan berjalan ke tempat duduk di lantai dua aula Tournamen bersama murid muridnya,
"Tetua Yu,kau membawa siapa untuk mewakili sekte gagak putihmu."Tanya tetua Du.
"Aku membawa Hu Fang."Ucapnya.
"Hahaha,Aku tak menyangka kau langsung membawa jenius nomor satu di sekte mu itu."Ucapnya dengan ekspresi mengejek.
"Apakah kau sedang mengejeku,Jika Hu Fang di bandingkan dengan Qu lian,Hu Fang hanya mainanya saja."Ucapnya mendesah pelan.
"Hahaha,tetua Yu jika kau sudah tahu itu kenapa kau masih mau mendaftarkan sampah itu."ucapnya dengan tertawa.
Zi Wan di sana memperhatikan perkataan dari orang orang di sana dengan ekspresi datar.
__ADS_1
"Li'er."
"Ya,ada apa guru."
"Apakah kamu mau."Ucap Zi wan dengan penuh kemisteriusan.
"Ada apa dengan guru,apakah dia ingin menjadikanku sebagai kekasihnya atau bahkan ia akan melamarku."pikirnya dengan pipi memerah.
"Aku mau Guru jadi kapan ki.."Sebelum menyelesaikan perkataanya Zi Wan memberikan sebuah cadar kepadanya.
"Kalau begitu pakailah ini."Ucap Zi Wan yang sama sekali tidak mengetahui isi hati dari Yan Li.
"Ini,Untuk apa Guru."Tanyanya.
"Bukankah sudah jelas,tentu saja untuk menutupi wajahmu."
"Apakah ada yang salah dengan wajahku Guru sehingga aku harus menggunakan Cadar."Tanya Yan Li sedikit bingung.
"Huh,Apakah kau tidak melihat tatapan mereka padamu."Tunjuk Zi Wan kepada para pria yang menatap Yan Li.
"Hihihi,apakah guru cemburu dengan itu."Yan Li tertawa kecil menggoda Zi Wan.
mendengar perkataan Yan Li,Zi Wan memukul kepalanya.
"Aa au guru kenapa guru memukulku."Ucapnya memegang kepalanya yang benjol.
"Coba kau pikirkan lagi kesalahanmu."Zi Wan berkata dengan datar.
"Ba..baik guru,aku minta maaf."Ucapnya dengan memperlihatkan wajah imutnya,membuat Zi Wan tidak bisa berkata kata.
"Baiklah,sekarang aku akan memaafkanmu jika kamu tidak mematuhi perintah gurumu lagi aku akan menghukumu."
"Baik Guru,lain kali aku akan mematuhi perintah guru,bahkan jika guru memintaku untuk menikahi guru."Ucapnya tanpa rasa bersalah.
"Hei,apakah kamu memang ingin sekali di hukum."Zi Wan sedikit frustasi dengan satu muridnya itu.
"Guru,aku hanya bercanda."Ucapnya sembari memakai cadar berwarba putih yang menutupi wajahnya sehingga hanya terlihat matanya saja.
......
MAAF YA KAK KEMARIN AUTHOR LAGI GAK ENAK BADAN JADINYA NGGAK UP.
BERSAMBUNGG..
__ADS_1