Manusia Terkuat Di Seluruh Semesta

Manusia Terkuat Di Seluruh Semesta
CHAPTER 24 : GENG BAWAH TANAH


__ADS_3

Setelah melihat papan pengumuman kekaisaran,Zi Wan kembali berjalan menyusuri kota itu hingga berjarak lumayan jauh dari rumahnya.


Ia berhenti di sebuah tempat sepi di sebuah gang yang gelap tanpa cahaya sedikitpun,Di sana ia terlihat sedang mengetuk ngetuk jalan di sana karena ia bisa merasakan ada sebuah jalan rahasia di sana.


setelah mengetuk ngetuk jalan di gang, Zi Wan memukul jalan itu dengan pelan tetapi dapat membuat jalan yang ia pukul berlubang dan memperlihatkan sebuah lorong gelap yang mengatah ke dalam bawah tanah.


Melihat lorong di depanya Zi Wan langsung melompat kedalamnya memerosot ke dalam lorong gelap hingga berakhir disebuah jalan sempit dengan lampu kecil yang menyala di sekitarnya.


Ia menelusuri jalan sempit yang mengarah ke selatan dari tempat ia berdiri.


Setelah berjalan beberapa saat Zi Wan bisa mendengar suara gaduh dari depan yang terdengar sangat ramai,Zi Wan Bisa merasakan suata gaduh itu adalah suara sorakan dari pendukung para petarung dan Zi Wan bisa tahu bahwa itu pasti markas geng bawah tanah yang terkenal sangat sadis dan juga kejam,ia mengetahui kalau itu geng bawah tanah karena ketika yan li berada di keretanya ia pernah menceritakan beberapa geng jahat dan salah satunya ini adalah geng bawah tanah.


Zi Wan berjalan menghampiri keramaian itu tanpa di sadari oleh siapapun karena semua orang di sana sibuk mendukung jagoan jagoan mereka masing masing.


"Ternyata ini markas dari geng bawah tanah."Kata Zi Wan melihat keramaian di sekitarnya.


Di arena Tanding Zi Wan bisa melihat Dua petarung di ranah Raja yang sedang bertarung,bertukar beberapa tekhnik andalan mereka masing masing yang terlihat seri karena memang kekuatan mereka yang berada di tingkatan yang sama.


"Sepertinya si muka hitam yang akan memenangkan pertandingan ini."Gumam Zi Wan menikai pertarungan keduanya ya g terlihat seri tapi ia bisa melihat celah di antara mereka berdua.


Benar saja apa yang di katakan oleh Zi Wan tak berselang lama dari itu si muka hitam terlihat bertahan dan berhasil memukul mundur si tangan panjang.


"Bagaimana bisa jun jao kalah dari Cui yu,Arghhkk mana aku tadi memasang taruhan yang sangat besar,jika tahu seperti ini aku tak akan memasang taruhan."Sesal seseorang yang mendukung jun jao juga orang orang yang mendukung jun jao semuanya tampak menyesal.


"Arghkkk uangku hangus begitu saja,dasar Jun jao sialan."Kata Seseorang mengutuk Jun jao karena telah gagal mendapatkan taruhan.


Sebagian orang yang mendukung cui yu mereka tertawa bahagia melihat lawan taruhan mereka dengan wajah buruk mereka.


"Jun jao aku kira kau sangat kuat,tetapi ternyata hanya orang yang lemah yang mengaku ngaku sangat kuat."Ejek Cui yao melihat ke arah Jun jao yang terbarong lemah di tanah akibat pukulan yang di berikan cui yao padanya.

__ADS_1


"Hahaha Jun Jao telah kalah,sekarang siapa yang berani melawanku."Tawa Cui yu yang menggema diarena pertandingan bawah tanah.


Di sisi lain pemimpin bawah tanah melihat kesombongan dari Cui yao ia menjadi geram denganya.


"Kau yao lao pergilah dan habisi bocah sombong itu."Suruh pemimpin baaah tanah yang bernama Zi Qin.


"Baik pemimpin."Jawab Yao lao membungkuk dengan hormat lalu keluar dari ruang yang di gunakan Zi Qin.


Zi Wan yang merasakan gerakan dari ruang di atas yang memiliki ranah kaisar tingkat sembilan yang sedikit lagi akan menembus alam naga ia menoleh ke arah ruang itu lalu tersenyum ke arahnya.


"Hehe ternyata dia pemimpin dari Geng bawah tanah."Senyum membunuh.


Zi Qin yang merasakan sebuah tatapan yang mengerikan mengarah padanya ia tiba tiba,tubuhnya menjadi merinding.


"Kenapa tiba tiba tubuhku menjadi merinding."Gumam Zi Qin bertanya tanya.


"Cih kau semut beraninya berteriak sombong seperti itu."Kata Yao lao pada Jun Jao.


"Siapa kau?beraninya kau berkata seperti itu di depanku."Jun jao menunjuk ke arah Yao lao dengan tangan yang menunjukan arti menantanganya.


"Hei apakah kau tahu jika ada yang menunjuku orang itu akan mati."Ucap Yao lao.


"Hehe kalau begitu cobalah mari kita buktikan siapa yang akan mati di sini."Jun jao melesat ke arah Yao Lao dengan mengelalkan tanganya meninju ke arah wajah Yao Lao.


Yao Lao yang berada di ranah kaisar tingkat pertama ia hanya terdiam di tempatnya dengan mengangkat tanganya ke depan menahan tinju dengan mudah.


Dan bamm...


Tinju dari Jun jao di tahanya dengan sangat mudah tanpa menggunakan Qi dan hanya menggunakan tubuhnya saja.

__ADS_1


"Ternyata di dunia ini ada juga seseorang yang melatih tubuhnya hingga seperti itu,Tidak buruk."Kata zi Wan menilai.


Yao lao di sana menggenggam tangan Jun jao yang masih mengepal,Yao lao mengeluarkan sedikit Qinya dan membuat suara retakan tangan yang menandakan tangan milik Jun Jao remuk seketika.


krakkk....Ahhhhhh.......


teriak Jun jao yang sedang kesakitan.


"Haha mari aku buktikan siapa yang akan mati di sini."Ucap Yao Lao tersenyum ke arah Jun jao yang merasakan kesakitan di tanganya.


Yao lao di sana terus menyiksa Jun jao dengan mematahkan satu persatu tulangnya,membuat Jun jao merintih kesakitan karena semua tulangnya yang telah di patakan satu persatu.


"Bunuh aku,cepat bunuh aku."Kata Jun Jao yang merasa tidak kuat dengan rasa sakit yang ditimbulkan oleh patah tualngnya.


"Oh,baiklah aku akan merburuti pernintaanmu ini."ucap Yao Lao lalu memkulnya di bagian kepalanya dengan seluruh kekuatanya sehingga kepala jun jao meledak setika di sana."


"Cih terlalu lemah."Kata yao lao menilai musuh musuhnya.


"Apakah masih ada yang berani melawanku sekarang."Teriak Yao lao menggema di ruang itu.


"Aku akan melawanmu."Ucap Zi Wan yang membuat mereka tak percaya kalau pemuda itu adalah orang yang sangat kuat.


"Hehe tenyata ada yang cari mati lagi kalau begitu sekarang aku pasang taruhanku pada Yao Lao karena aku tak yakin jika yao lao bisa mengalahkannya.


"Baikalah kalau begitu aku akan pasang taruhanku pada anak itu."Ucap temanya menyetujuinya.


Zi Wan di sana berjalan santai ke tempat tournamen,sedangkan untuk yao lao ia melayang dengan anggun dan melihat satu sama lain.


"Hehe kalau begitu aku akan akan ku selesaikan dengan cepat."Ucap Yao lao mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanannya dan menebas ke arah Zi wan yang sedang berdiri tanpa bergerak sama sekali.

__ADS_1


........


BERSAMBUNG.....


__ADS_2