
"Tuan,Bisakah tuan ikut dengan saya."Tanya Jendral Huang.
"Ikut denganmu,apa yang aku dapatkan jika aku ikut denganmu."Ucap Zi Wan melihat ke arah jendral Huang.
"Tuan aku di perintah kaisar Yan untuk membawamu ke istana kekaisaran."Ucap Jendral Huang penuh dengan Hormat supaya ia tak menyinggung monster di depanya.
"Kaisar Yan?apakah dia kuat."Tanya Zi Wan.
"Tuan,kaisar yan bisa di bilang adalah orang terkuat di benua Holing ini,karena hanya kaisar Yan saja yang telah mencapai ranah alam naga bintang empat di benua Holing."Jendral Huang menjelaskan tentang kekuatan Kaisar Yan.
"Oh..hanya berada di ranah alam naga bintang 4,itu masih jauh untuk di bilang kuat,bahkan kucing yang dulu aku bunuh bisa menghabisinya dengan mudah."Ucap Zi Wan dengan kesan meremehkan.
Jendral Huang mendengar itu ia menjadi marah karena Zi Wan ini telah berani meremehkan Kaisar yan di depanya,yang merupakan jendral Tingkat tinggi dan juga yang paling setia di kekaisaran Yan.
"Tuan...aku tidak tahu siapa tuan,tetapi karena tuan telah berani meremehkan Kaisar kami maka kami tidak akan segan untuk menghadapi tuan."Ucap jendral Huang melihat ke arah para tetua berbagai sekte yang juga dengan wajah marah mereka karena Zi Wan meremehkan kekuatan kaisar mereka.
"Hanya kalian saja,aku tidak tertarik untuk menghadapi kalian."Ucap Zi Wan melihat ke arah para tetua,prajurit dan juga jendral Huang yang mengepun Zi Wan dari berbagai sisi.
"Huhh sudah aku bilang bahwa kalian tak akan memenuhi syarat untuk bisa menangkapku."Ucap Zi Wan mengeluarkan aura kematian yang berwarna hitam pekat membuat wajah mereka ketakutan seperti mereka akan mengalami kematian.
"Apa yang terjadi padaku kenapa aku merasakan ketakuan seperti ini."Ucap tetua sekte macan putih.
Tidak hanya tetua sekte macan putih saja yang merasakanya tetapi semua orang yang hadir di sana semua bisa merasakanya.
"Sekarang apakah kalian akan membiarkanku pergi."Ucap Zi Wan yang terus melepaskan aura kematianya.
"Tu...tuan ini hanya salah paham,kami semua akan pergi dari sini."Jendral huang membungkuk ke arah Zi Wan.
"Hmmm,karena kalian belum melewati batas kalian aku bisa melepaskan kalian dan juga jika Kaisar kalian ingin menemuiku suruh mereka datang ke rumahku."Ucap Zi Wan kepada jendral Huang.
"Baik tuan,Tuan kalau boleh tahu di mana tempat tinggal tuan."Tanya Jendral Huang.
"Dekat dengan sekte pinus gembira."Ucap Zi Wan kembali menghilang dari tempatnya.
Jendral huang di sana hanya terdiam, para tetua mereka kembali ke sekte mereka masing masing untuk menyampaikan kejadian ini kepada patriach mereka agar mereka tak menyinggung sosok besar Zi Wan.
__ADS_1
Jendral huang pergi dengan rasa bersalah,karena hanya kali ini saja misi yang di berikan kepada Kaisar yan gagal untuk ia lalui.
Di istana kekaisaran.
"Jendral huang apakah kamu sudah membawa orangnya."tanya kaisar yan
"Yang mulia kaisar maafkan hamba karena hamba tak bisa menyelesaikan tugas."Ucap jendral huang penuh penyesalan.
"Jendral huang kau tak perlu merasa bersalah seperti itu,karena tidak mungkin setiap manusia untuk bisa melakukan sesuatu sesuai dengan keingininan mereka,terkadang manusia juga harus ada kegagalan di balik kesuksesan mereka karena dengan kegagalan kita bisa membenahi kegagalan kita dan mengganyikanya menjadi kesuksesan."Jelas Kaisar Yan melihat penyesalan di wajah Jendral huang.
Jendral huang yang tadinya sedih ia menjadi lebih semangat lagi mendengar penjelasan dari kaisar Yan.
"Terima kasih kaisar terlah memberikan hamba pencerahan."Jendral Huang membungkuk ke arah kaisar yan.
"Hm....berdirilah dan ceritakan kejadian yang terjadi."
Jendral huang ia berdiri lalu menceritakan semuanya pada kaisar yan tanpa menutupi sedikitpun rahasia padanya.
"Jadi begitu."Ucap Kaisar yan.
"Hmmm baiklah kalau begitu kita akan ke sana besok,dan aku akan mengucapkan terima kasih padanya karena telah menghapuskan geng bawah tanah yang beberapa tahun ini sangat menganggu kekaisaran yan dan juga suruh putri Yan Zu untuk ikut bersama kita."Ucap kaisar yan.
"Baik yang mulia."Jendral huang membungkuk ke arah kaisar yan lalu ia pergi dari aula istana pusat.
...........
di kediaman Zi Wan.
Zi Wan terlihat di sana berbaring di ranjangnya,ia mendesah pelan karena ia tak bisa menemukan kesenangan sejati untuk memuaskan hasrat tinjunya.
"Hahhhh sepertinya aku memang terlalu kuat di dunia ini."Ucap Zi Wan mendesah pelan.
"Mungkin lawan yang bisa aku lawan di dunia ini hanya penguasa darah anjing."Ucap Zi Wan,ia mengatahui itu karena ketika ia menyerap informasi di dunia ini ia tak sengaja menemukan bahwa hanya penguasa darah serigala yang berada di ranah alam naga bintang tuju yang mungkin jika alam primodial dunia ini berada di ranah yang lebih tinggi ia bisa menembus ke ranah itu.
"Tapi sayangnya aku tidak tahu di mana tempat tinggal anjing itu mungkin tempat tinggalnya tidak berada di dunia ini atau mungkin anjing itu memiliki alam sendiri."Duga Zi Wan yang tak berselang lama kemudian ia tertidur.
__ADS_1
................
Pagipun tiba Zi Wan ia sudah terbangun dari tidurnya,ia sekaramg sedang menyesap tehnya di balkon sambil memandangi ke arah Sekte pinus gembira yang terlihat masih kosong di pagi hari.
Tak selang beberapa lama dapat terlihat para wanita cantik sekte pinus gembira yang sedang melakukan pelatihan di tempat pelatihan mereka dengan di bimbing oleh guru mereka.
Zi Wan tetap menyesap tehnya dengan muka datar memeperhatikan proses pelatihan mereka.
"kekuatan para wanita ini lumayan juga."Ucap Zi Wan memuji mereka.
Tak di sangka ada salah satu murid yang melihat Zi Wan menyesap tehnya sambil memperhatikan mereka yang sedang melakukan latihan.
Murid itu melaporkan Zi Wan kepada guru latihan mereka yang menggunakan sebuah cadar untuk menutupi wajah cantiknya.
"Guru,,Dia memperhatikan pelatihan kita dari tadi,aku takut kalau orang itu adalah mata mata yang ingin mencelakai sekte kita."Ucap murid itu pada guru cantik di depanya.
"Xi'er kamu tidak usah khawatir seperti itu,dia bukan mata mata yang kamu maksud dia adalah orang pindahan yang kebetulan ia membeli rumah tetua."Jelas guru cantik itu.
"Tapi Guru,aku masih tidak percaya denganya,bisa saja ia membohongi tetua."Ucap Lu Xi yang masih curiga terhadap Zi Wan.
"Hahhhh kalau kamu tidak percaya bagaimana kalau kamu menemuinya sendiri."Ucap Jun yi yang merupakan guru cantik itu.
Lu Xi terdiam mendengar gurunya menyuruhnya untuk menemui Zi Wan,Ia tak berani untuk datang menemuinya takut jika dugaanya benar dan zi wan akan menodai kesucianya.
"Guru bisakah kamu temani aku untuk menemuinya."Tanya Lu xi.
"Tidak guru masih sibuk,banyak tugas yang belum guru selesaikan."Jun Yi menolak.
"Tapi..Guru,aku mohon kali ini saja temani aku untuk memastikan orang itu."Lu xi tetap memohon kepada Jun yi.
Jun Yi melihat muridnya memohon ke arahnya ia terdiam dan memutuskan untuk membantu muridnya.
..............
BERSAMBUNGG
__ADS_1