
"Benar benar kejam." kata pengunjung di sana saat melihat aksi dari Kelompok Zi Wan.
"Iblis....!! ini benar benar wanita iblis." ucap pengunjung retoran.
Sementara orang lain shok kelompok Zi Wan malah menikmati pembantaian sepihak itu, mereka berpikir bahwa ini adalah pertunjukan yang bagus bahkan pertunjukan seperti ini adalah penambah nafsu makan mereka.
"Haha kakak memang hebat." Puji Shi kecil dan lainya dengan bangga.
Sementara itu di laut lepas, terlihat sebuah kapal besar yang sedang membajak kapal lainya, orang orang di sana sedang mengambil harta yang berada di kapal itu termasuk beberapa wanita yang lumayan cantik yang sedang mereka mainkan hingga keadaan mereka terlihat mengenaskan. Mata para wanita itu terlihat terbuka nafas mereka masih ada tetapi seakan akan mereka sudah mati, keadaan mereka ini di karenakan kejahatan yang dilakukan bajak laut itu pada mereka.
Sedangkan di kapal bajak laut itu, terdapat seorang pria yang bisa di bilang lumayan tampan yang sedang memainkan 5 wanita di bawahnya, ia tiba tiba menggebrak ranjangnya saat melihat salah satu tanda kehidupan di dalam batu giok musnah, apalagi itu merupakan batu giok milik adiknya.
"Siapa yang berani melakukan ini, aku akan membunuhnya hingga menjadi abu." Teriaknya marah dengan mengeluarkan aura menindas di alam Kaisar tingkat 6 ,membuat kamar itu bergetar hebat.
Kelima wanita yang berada di ranjangnya menjadi sangat ketakutan. Orang itu tak lain adalah Yang Bu kakak dari Yang Bei orang yang Yan Li dan arthena bunuh.
Ia lalu berdiri dan langsung menghampiri Giok itu untuk melihat rekaman di dalamnya, Pada saat ia melihat rekaman di batu Giok itu ia menjadi sangat terkejut sekaligus terpesona dengan dua kecantikan yang membunuh Yang Bei dengan sekejab, ia meneteskan liurnya seperti seorang binatang yang lapar.
"Cantik, kedua iblis wanita itu sangat cantik, jika mereka berdua bisa menjadi istriku, era bajak lautku pasti akan berkembanh pesat." Ucapnya dengan nada semangat.
Setelah melihat itu Yang Bu sebagai kapten bajak laut, ia menyuruh nahkodanya untuk memutar arah kapal kembali kekota Luo Bing.
__ADS_1
Tanpa ragu nahkoda kapal itu langsung menyetujuinya, dan langsung memutar kapal bajak lautnya itu.
........
Sementara itu di restoran Zi Wan terlihat sedang menyantap makananya bersama murid muridnya, selesai menyantap makanan itu Zi Wan membayar sebanyak 25 keping emas setelah itu ia pergi dengan tenang tanpa adanya gangguan sama sekali, setelah mengetahu kemampuan kelompok Zi Wan para pengunjung di sana tidak berani berbicara sama sekali, takut mereka menyinggung Kelompok Zi Wan.
Mereka berjalan menyusuri keramaian kota Luo Bing, Siang hari di kota Luo Bing ini memang terlihat sangat ramai, banyak terlihat pedagang-pedagang yang sedang melakukan transaksi kepada para pembeli dan juga banyak juga yang berbicara tentang beberapa hal tentang bisnis dan perkembangan benua Holing Ini.
Para wanita melihat keramaian itu, jiwa berbelanjanya tiba-tiba saja melonjak, mereka menyusuri semua pedagang di sana, dan tanpa ragu langsung membeli semua yang mereka inginkan, sedangkan untuk para pria hanya melihat saja sekali kali menggelengkan kepalanya, tapi yang lebih lucu lagi adalah shi kecil, ia menawar barang yang mahal dengan harga yang sangat murah hingga terjadi perdebatan antara Shi kecil dan pedagang itu. Pada akhirnya perdebatan mereka berdua di menangkan oleh Shi kecil dengan alasan yang begitu banyak, entah siapa yang mengajarinya seperti itu tetapi itu juga lumayan menguntungkan untuknya.
Setelah berbelanja kebutuhan mereka Zi Wan mencari penginapan terdekat di sana. Beberapa saat mencari akhirnya mereka menemukan penginapan yang cukub besar dengan lantai Tiga, penginapan ini bernama penginapan Guan Luan, mereka semua lalu memasuki penginapan itu. karena rombongan yang besar mereka kembali menjadi pisat perhatian di sana, tapi kali ini mereka mengeluarkan aura yang menekan di sana sehingga orang yang hendak mengganggunya tidak berani untuk datang.
Selesai memesan kamar kepada resepsionis penginapan, mereka lalu memasuki kamar mereka masing-masing.
Di dalam kamar penginapanya Zi Wan langsung memejamkan matanya untuk berkultivasi.
Tak terasa hari berganti sore, Zi Wan mulai membuka matanya kembali. Kabar tentang kematian Yang Bei hari itu sudah terdengar di seluruh penjuru kota Luo Bing, siapa yang tidak tahu dengan Yang Bei seorang penindas yang selalu mengandalkan nama kakaknya saja yang merupakan bajak laut dengan kekuatan ranah alam kaisar tingkat 5, sebenarnya yang menakutkan bukan kakaknya tetapi kekuatan yang berada di balik kakak yang bei itu, sehingga bahkan orang orang di alam naga tidak berani mengusiknya, bahkan mereka rela untuk di ancam olehnya daripada melawanya.
Zi Wan berada di balkon lantai kedua, ia memandangi keramaian kota dengan secanggkir teh panas.
Ia termenung di sana, dan seketika ia mengingat ibu tirinya yang berada di alam suci, ia sebenarnya merasa bersalah padanya karena ia pergi tanpa berpamitan denganya.
__ADS_1
"Ibu.. maafkan aku..." Gumamnya yang merasa sedih, sebenarnya ia juga tidak ingin melakukan ini tetapi bagaimana lagi agar ia bisa mengetahui tentang siapa dirinya dan juga siapa orang tuanya, ia harus melakukan ini.
........
Sekumpulan bajak laut tiba di pelabuhan kapal kota Luobing, kedatangan mereka di sambut hangat oleh orang orang disana, bagaimanapun walaupun Yang Bu ini adalah bajak laut dan suka melakukan hal semena mena ia juga memiliki hati yang baik, karena terkadang ia juga membagikan jarahanya kepada para rakyat miskin.
Yang Bei dan para bawahanya langsung pergi menuju kota tanpa menghiraukan siapapun di sana, di wajahnya sudah di penuhi dengan kemarahan yang mendalam, ia bahkan langsung membunuh orang yang sekiranya menghalangi jalanya.
Ia pergi kerestoran tempat adiknya di bunuh, aura alam kaisar tingkat ke 6 langsung memenuhi restoran itu membuat orang yang berada di sana merasa tercekik.
"Cepat katakan dimana orang yang telah membunuh adiku." Teriaknya marah.
Semua orang terdiam tidak berani menjawab.
"Apakah kalian ingin aku menghancurkan tempat ini terlebih dahulu supaya kalian ingin mengatakanya." Teriaknya dengan aura membunub yang sangat pekat.
"Tu...tuan... Bu... mereka sudah pergi dan dari kabarnya mereka berada di penginapan Guan Luan." Kata pemilik restoran iti dengan nada yang terbata bata.
"Penginapan Guan Luan, Baiklah aku akan kesana, jika kau berani membohongiku aku akan membantai seluruh keluargamu dan menyetubuhi istri dan putrimu itu." Yang Bu menyeringai kejam menepuk pundak pemilik restoran itu yang terlihat bergetar karena ketakutan.
Setelah itu Yang bu pergi bersama 200 bawahanya yang semuanya berada di tingkat alam raja.
__ADS_1
........
BERSAMBUNGGG....