
Ruo Ling langsung melepaskan auranya yang terlihat berada di alam jendral tingkat ke 5,Ia mengkonsolidasikan Qi kedalam pedangnya,sehingga pedang yang ia miliki di lapisi oleh Qi Berwarna Biru.
Ia melesat ke depan ke arah Shi kecil,Shi kecil tetap santai di tempatmya ia menahan pedang dari Ruo ling dengan cukup mudah,ketika benturan keduanya terjadi shi kecil hanya memutar pedangnya membuat pedang dari Ruo ling lepas dari tanganya,Ketika pedang Ruo Ling terlepas Shi kecil meninju perut Ruo Ling dengan tangan Kosong.
Ruo Ling terhuyung kebelakang,semua orang di sana tidak percaya melihat kejadian itu.
"Ini!,Bocah Itu sangat kuat,bahkan tanpa menggunakan Qinya saja ia mampu menghadapi Ruo Ling dengan sangat mudah,aku tidak bisa membayangkan jika ia menggunakan Qi miliknya."Ucap salah satu tetua mengamati Shi kecil yang hanya tersenyum di arenanya.
"Kakak,kau sangat lemah."Ucapnya polos.
"Kau Bocah berani sekali mengejeku."Ucap Ruo Ling yang di penuhi kemarahan yang menyelimuti dirinya.
Ia mengambil pedang miliknya yang tergeletak di sampingnya,lalu ia menyentuh dari pangkal pedang sampai ke ujung pedang sambil mengatakan beberapa mantra,Sebuah siluet pedang besar terbentuk di belakangnya,Para penonton menatap takjub dengan tekhnik yang dimiliki Ruo Ling tetapi mereka juga khawatir dengan Shi kecil yang masih terdiam di depan Ruo ling.
"Kakak tekhnik mu ini benar benar lemah,aku bahkan bisa mengehentikanya hanya dengan dua jari."Ucap shi kecil sambil mengangkat kedua jari di bibirnya lalu ia menjulurkan lidahnya kedepan mengejek Ruo Ling.
"Kau,terimalah ini."Ruo Ling mengayunkan pedangnya ke arah Shi kecil denng di ikuti siluet pedang di belakangnya yang mengikuti gerakan pedangnya.
"Kakak benar benar keras kepala."Shi kecil mencapit siluet pedang dari Ruo ling,ia menghentikan seranganya dengan sangat mudah.
di kursi penonton seketikan menjadi hening saat Melihat Shi kecil menghentikan serangan dari ruo ling dengan sangat mudah,mulut mereka membentuk huruf O dengan tatapan terkejut.
Shi kecil menggerakan kedua jarinya dengan gerakan menggunting,sehingga membuat siluet pedang itu pecah menjadi beberapa bagian,Ruo Ling di sisi lain langsung tak sadarkan diri di tempat,bagaimanapun tekhnik yang barusan ia keluarkan sudah mengkonsumsi banyak sekali kekuatan miliknya.
"Pemenang dari pertandingan pertama adalah As Shi dari sekte langit abadi."Ucap wasit mengumumkan hasil dari pertandingan antara Shi kecil dengan Ruo Ling.
Semua penonton bertepuk tangan ke arah Shi kecil,sementara Shi kecil menatap ke arah Zi Wan,Zi wan di lantai kedua membalas tatapan Shi kecil dengan senyuman ke arahnya.
Sedangkan untuk Ruo Ling ia di bawa oleh sektenya untuk memulihkan lukanya.
__ADS_1
Shi kecil melompat dari arena pertandingan lalu mendarat di lantai kedua,lalu ia duduk di kursi di samping Zi Wan.
"Guru,bagaimana penampilanku tadi."Kata Shi kecil ke pada Zi Wan.
"Bagus,tetapi lebih bagus lagi jika kamu mempertahankanya lebih lama lagi."Ucap Zi Wan.
"Baik,di pertandingan berikutnya pasti akan aku buat lebih lama lagi."
Zi Wan mengangguk lalu ia menatap ke arena lagi,pertandingan berikutnya adalah xie Fang dari sekte cahaya bintag melawan Gao Ju sekte Langit putih.
Ketika pertandingan dimulai,keduanya langsung melesat arah satu sama lain,Gao Ju mengayunkan pedangnya ka arah xie Fang,tetapi Xie Fang menghentikan pedangnya dengan menggunakan kipasnya,Kipas dan pedang itu saling bertabrakan satu sama lain,sekitar 20 menit bertanding mereka sudah mengeluarkan ratusan tekhnik mereka.
Keduanya terlihat berimbang hingga sulit untuk menentukan siapa yang menang,Mereka berdua memutuskan untuk mengeluatkan tekhnik terkuat mereka untuk menentukan siapa yang lebih kuat di antara mereka.
Gao Ju membuat tekhnik pedang silang sementara Xie fang mengeluarkan tekhnik angin Tornado.
Keduanya melepaskan kekuatan mereka,Angin tornado dan pedang silang terlihat saling berbenturan.
Dan pertandingan kedua di menangkan oleh Xie Fang.
Kondisi Xie fang juga tidak lebih baik dari Gao Ju,tubuhnya lemas karena ia terlalu banyak menggunakan kekuatanya,beberapa saat kemudian ia di bopong oleh murid dari sekte langit Putih.
"Guru,aku lapar apakah guru membawa makanan untuku."Ucap shi kecil memegang perut kecilnya.
Zi Wan menggelengkan kepalanya,ia lalu mengeluarkan beberapa makanan yang telah ia siapkan di cincin penyimpananya lalu memberikanya kepada Shi kecil.
"Shi'er apakah ini sudah cukup."Zi Wan memberikan sebuah piring berisi penuh dengan daging panggang.
"Sudah cukup Guru.
__ADS_1
Air liur keluar dari bibir Shi kecil,Bau daging panggang Zi Wan menyebar ke semua tempat membuat orang orang di sana tiba tiba merasa lapar,mereka semua menatap ke arah Zi Wan melihat seorang gadis kecil yang sedang menyantap daging panggang sepiring penuh.
Glek...
mereka meneguk air liur mereka sendiri tapi hanya sesaat sebelum mereka mengalihkan pandangan mereka ke arah arena pertandingan kembali karena pertandingan ketiga ini adalah Bai Long dari paviliun naga emas melawan Hua Jia dari sekte petir biru.
Hua Jia sama sekali tak gentar saat di hadapkan dengan Bai Long,meskipun ia tidak yakin untuk menang tetapi setidaknya ia tidak akan menyerah sebelum melihat hasil akhir,Baginya kalah hanya hal biasa karena setiap orang pernah mengalami kekalahan,dan dengan kekalahan kita bisa membenahi apa kesalahan kita dengan begitu kekalahan tidak akan membuatnya menyerah tetapi malah akan membuatnya menjadi lebih kuat lagi.
Hua Jia memulai kuda kudanya,karena ia handal dalam tinju ia tidak menggunakan pedang melainkan sarung tangan berlapis besi sedangkan Bai Long membawa tombak seperti biasa.
Hua Jia menyerang lebih dulu ke, arah Bai Long,ia melesatkan tinjunya ke arah perut Bai Long sedangkan Bai long menahan tinjunya dengan Tombak miliknya.
Tombak dan tinju itu berbenturan menciptakan sebuah gelombang angin di sekitarnya,Hua Jia melompat kebelakang untuk Bai Long ia tetap berada di tempatnya tanpa bergerak.
Sekarang Bai Long yang giliran menyerang,Ia melompat ke atas mengayunkan tombaknya secara vertikal,tetapi Hua Jia berhasil menghindarinya.
Mengetahui Hua jia berhasil menghindari seranganyania menancapkan tombaknya ke arena tournamen lalu memutar tubunya ke samping dengan gaya menendang ke arah Hua Jia,Hua jia tidak bisa menghindari serangan dari Bai long membuatnya terpental ke samping tetapi tidak sampao keluar garis arena tournamen.
Bai Long sama sekali tidak memberikan kesempatan sama sekali kepada Hua jia ia kembali melesat mengayunkan gagang tombak ke bagian perut Bai Long.
"Kena kau."Gumam Hua Jia.
Ternyata yang berdiri di sana bukan hua jia asli,tetapi hanya bayanganya saja sementara Hua jia asli menggunakan sebuah ilusi untuk menutupi tubuh aslinya,tujuan hua jia sesungguhnya adalah untuk memancing bai long ke garis arena pertandingan dan pada saat bai Long sudah berada di dekat garis arena ia akan keluar dari ilusinya,lalu memukulnya untuk mengeluarkan Bai Long dari arena pertandingan supaya ia bisa memenangkan pertandingan.
............
.....
.
__ADS_1
BERSAMBUNGG....