
Setelah semuanya selesai mereka semua pulang ke tempat mereka masing masing,Tersirat di wajah mereka tentang kesedihan kehilangan anak mereka,tetapi mereka menyembunyikanya,karena mereka takut jika Zi Wan marah karena mereka masih belum merelakan putra mereka.
Zi Wan melihat itu ia menyadarinya,Dan ia sebenarnya juga kasihan dengan mereka,tetapi Ia tak bisa melakukan apa apa,walaupun ia bisa membangkitkan mereka,tetapi ia harus membuka segel kekuakuatanya,dan itu sama sekali tidak Mungkin jika ia membuka segelnya di dunia ini,karena satu segel saja mengandung kekuatan yang sangat besar sehingga jika ia melepaskan segelnya,petir Suci akan datang dan menyambar Zi Wan,Zi Wan tidak Khawatir dengan Dirinya tetapi ia khawatir tentang dunia ini karena jika petir Suci menyambar dunia ini sudah dipastikan dunia ini akan hancur lebur.
Di tempat itu hanya tinggal kaisar yan, Zi Wan dan juga prajurit kaisar Yan,Sebelum Zi Wan meninggalkan tempat itu.
"Tuan tunggu,bagaimana kalau tuan wan mampir di istana kekaisaran."Tawar kaisar Yan.
"Terima kasih,tetapi ada hal yang perlu aku lakukan,aku tidak bisa menerima tawaranmu,mungkin lain kali aku akan kesana."Zi Wan pergi ia ingin mencari
"Kalau begitu aku pergi."Zi Wan menghilang dari tempatnya muncul di sebuah atap rumah.
Ia memejamkan matanya menyerap informasi tentang keberadaan kota mati,karena nama kota ini menurutnya sangat menarik,selain tujuan Zi Wan untuk mengambil misi umum,yaitu menangkap Lucifer,ia juga ingin mencari sedikit kesenangan di sana.
Setelah menemukan Lokasinya,zi Wan merobek ruang,lalu masuk ke dalamnya,tak selang beberapa saat Zi Wan muncul di depan Gerbang yang bertuliskan Kota mati,dari luarnya Saja Zi Wan bisa merasakan aura membunuh yang begitu besar,Di Kota mati ini tidak ada penjaga gerbang,karena kota ini adalah kota bebas,kota tanpa aturan dan tanpa penguasa Kota yang memimpin.
Sebenarnya dulu pernah ada penguasa Kota di kota ini,tetapi karena penguasa kota itu yang selalu bertindak semena mena,ia di bunuh oleh patriak sekte Awan Hijau,karena penguasa kota ini dulu berani memperkosa dan menyiksa putri patriak awan hijau sehingga membuatnya menyinggung patriak sekte awan hijau,patriak awan hijau yang tak terima dengan itu ia mendatangi kota ini dan mencabut nyawa penguasa kota.
"Menarik,aura membunuh ini lumayan pekat,mungkin di sini banyak orang hebat yang bersembunyi di sini."Ucap Zi Wan lalu ia melangkahkan kakinya ke dalam kota itu.
Dapat di lihat saat pertama Zi Wan memasuki Kota itu,ia dapat mendengar seperti teriakan seorang wanita yang sedang meminta tolong,ataupun teriakan penyiksaan lainya,Jalan Di sana begitu sepi,bahkan lebih sepi dari hutan.
Ya karena Memang jarang sekali orang yang masuk kekota kematian ini,mereka takut dengan orang orang di sini yang begitu kejam.
Tetapi walaupun sepi,kota ini memiliki daya tarik tersendiri,salah satunya adalah hiburan Malamnya yang menyediakan wanita wanita cantik di sini,sehingga ketika malam tiba banyak orang orang yang berkedudukan tinggi pergi ke sini untuk melampiaskan hasrat mereka.
Zi Wan sama sekali tidak berminat untuk berada di sini,ia bahkan merasa ingin membantai semua orang yang ada di sini,Walaupun sekejam kejamnya dia,Zi Wan masih memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi Dan ia paling tidak suka jika ada orang yang bertindak semena mena seperti ini.
"Dari pada aku mencari lucifer itu,akan lebih menyenangkan jika aku membantai semua orang yang berada di sini."Ucap Zi Wan dengan seringai kejamnya.
__ADS_1
Karena hari yang masih siang,Zi Wan hanya berkeliling di kota neraka ini,dan benar seisi kota ini memang sangat sepi,karena mereka pada siang hari seperti ini mereka akan tidur dan malam hari mereka aka melakukan aktivitas mereka.
Pada saat Zi Wan berjalan,Ia bisa melihat sebuah restoran yang buka,karena tak ada yang bisa ia lakukan di sini,Zi Wan memutuskan untuk masuk ke sana,sambil mencari informasi.
Pada saat ia masuk,ia di suguhkan dengan penandangan yang tak lazim di sini,Karena biasanya dekorasi dekorasi sebuah restoran adalah ornamen ornamen ataupun lukisan terkenal,tetapi di restoran ini berbeda yang tertempel di dinding tidak layak sama sekali jika di sebut dengan hiasan,karena yang mereka tempelkan di dinding adalam manusia yang di paku di dinding.
Melihat itu,Zi Wan langsung membakar semua mayat yang di paku di dinding,sampai menjadi abu.
Di sana terdapat pelayan wanita,yang melihta Zi Wan membakar mayat di dinding.
"Tuan kenapa kau membakar mayat di dinding itu."
"Mayat itu menganggu pemandangan jadi aku membakarnya."Zi Wan berkata datar dengan aura kematian yang menyelimuti dirinya,membuat pelayan di depan Zi Wan ketakutan.
Pelayan itu tak berani metanap Zi Wan ia menunduk menghadap lantai dengan wajah takut.
Berbeda dengan restoran di kota kota lainya,jika di kota biasa restoran dengan ruang terbaik akan berada di lantai atas,di kota kematian ini terbalik,ruang terbaik mereka berada di bawah tanah,semakin dalam ruang bawah tanah semakin baik pelayanannya.
"Tidak."Ucap Zi Wan singkat.
"Baiklah,apakah tuan ingin memesan makanan."Tanya pelayan.
"Hmm,tolong perlihatkan menu menunya."Ucap zi awan.
Pelayan itu memeberikan daftar menu makanan pada Zi Wan.
Zi Wan memilih sup daging sapi dan juga Ramen.
"Tuan tunggu sebentar,saya akan mengantarkan makananya kepada tuan."Ucap pelayan itu pergi.
__ADS_1
"Hmmm..."
Pelayan itu pergi mengambil makanan yang Zi Wan Pesan.
.....
Sambil menunggu pesananya datang Zi Wan hanya terduduk Diam sambil menggerakan kelima jarinya di Meja makan.
Di pintu masuk restoran terlihat sekitar 10 orang berjubah hitam,memasuki restoran ini.
Zi Wan mengangkat alisnya melihat kesepuluh orang yang berjalan ke restoran ini.
10 orang itu adalah seorang wanita,mereka adalah pemilik restoran ini.
"Siapa yang telah membakar mayat mayat itu."Ucap salah satu wanita di sana.
"Apakah ada masalah untuk itu,Mayat mayat itu mengganggu Pemandangan,jadi aku membakarnya."Zi Wan menoleh ke arah kesepuluh wanita itu.
"Kau,Apakah kau tahu bagaimana susah payahnya kami saat menangkap mayat mayat itu."Ucap Seorang wanita yang tak terima Zi Wan membakar maya mayat itu.
"Oh,Memangnya siapa mayat mayat itu."Tanya Zi Wan.
"Mereka adalah orang orang paling kejam di kota kematian ini."Jelas salah seorang wanita.
"Aku tak menyangka di kota seperti ini ada orang baik yang bersembunyi." ucap Zi Wan.
............
BERSAMBUNGGG...
__ADS_1