
Kaisar Yan tersenyum ke arahnya,dengan di kawal oleh pasukanya kaisar yan berjalan menuju tempat Zi Wan dan yan Li berdiri.
"Tuan wan."Kaisar Yan menundukan kepakanya ke arah Zi Wan.
"Hmm,ada apa kaisar yan repot repot datang ke sini."
"Tuan wan,awalnya saya kemari ingin menemui Orang yang menghancurkan sekte Lotus es,tapi saya tak menduga jika yang menghancurkan kekejian sekte lotus es ternyata tuan wan,kalau begitu saya kaisar yan berterima kasih kepada tuan wan."Kaisar Yan menangkupkan tanganya ke arah Zi Wan.
Kaisar Yan menoleh ke arah yan li,ia sepertinya pernah melihatnya tapi ia lupa di mana,ia mencoba mengingat ngigat wanita di samping Zi Wan.
"Paman Yan,apakah ada yang salah dengan ku."Tanya Yan Li,membubarkan lamunannya.
"Kamu,apakah kamu Li'er."Tanya kaisar yan terkejut.
Yan Li mengangguk tersenyum ke arahnya lalu berkata.
"Menurut paman."Tersenyum misterius.
"Kamu benar benar Li'er,Bagaimana penampilanmu berubah seperti ini."Ucapnya sedikit terkejut.
"Bagaimana paman,apakah aku semakin cantik."
"Yaya,tapi masih lebih cantik Zu'er dan istriku."Kata kaisar Yan menilai penampilan Yan Li.
Mendengar penilaian yang di berikan pamanya yan Li menggembungkan pipinya yang terlihat imut,penilaian pamanya memang tetap sama seperti biasanya,secantik apapun orang itu jika dia dihadapkan dengan pamanya ia akan menilainya dengan alasan yang sama.
"Paman aku keponakanmu,kenapa paman selalu menilaiku seperti itu."Yan Li memalingkan wajahnya ke samping.
Kaisar Yan mengerutkan alisnya ia sama sekali tidak tahu kenapa yan li marah,padahal ia sudah jujur padanya.
....
"Tuan Wan apakah ini semua murid muridmu."Tanya Kaisar Yan.
"Ya,mereka murid muridku."Jawab Zi Wan meneguk araknya.
__ADS_1
Kaisar yan mengangguk,ia mencoba menggunakan kekuatan spiritualnya untuk melihat kekuatan murid murid Zi Wan.
Tapi yang ia dapat bukan mengetahui kekuatan mereka malah kekuatan jiwanya terluka karena memaksa menerobos masuk.
"Ughk..."Memuntahkan seteguk darah.
"Hehe,apakah kau mencoba melihat kekuatan murid muridku."ucap Zi Wan.
Kaisar Yan terdiam,seperti orang tertangkap basah yang telah mengintip seseorang yang sedang mandi.
"Hehe,tuan wan,aku hanya ingin memastikan kekuatan mereka saja,aku tak menyangka jika mereka memiliki tekhnik perlindungan yang sekuat ini."Kaisar Yan tertawa bodoh.
"Jika kau ingin mengetahui kekuatan mereka,kau perlu menunggunya setengah bulan lagi di tournamen."kata Zi Wan.
"Tuan wan,apakah aku bisa mendaftarkan putriku ke sekte milik tuan ini."Tanya kaisar yan.
"Em,awalnya aku berencana tidak mengambil murid lagi,tetapi karena kau adalah kaisar,aku akan memberikan pengecualian padamu,jika putrimu setuju menjadi murid di sekteku,aku akan menjemputnya setengah bulan lagi."Jawab Zi Wan.
"Terima kasih tuan."
......
"Apakah kalian siap untuk melakukan pelatihan lagi."Ucap Zi Wan kepada mereka.
"Guru,Aku siap."Teriak Shi kecil.
Mereka semua mengangguk menyetujui apa yang di katakan oleh Shi kecil.
Zi Wan merobek ruang dan menyuruh mereka semua untuk masuk ke dalamnya,hanya beberapa saat mereka kembali ke dunia jiwa lagi.
Seperti saat pertama kali mereka latihan, Zi Wan akan membagi kelompok sesuai bakat dan kemampuan mereka masing masing,ia juga membuat beberapa bayangan untuk mengajari mereka semua.
Untuk mempelajari buku kedua mereka hanya perlu 2 tahun saja, hal itu di karenakan mereka sudah mempelajari tekhnik dasar jadi pemahaman terhadap buku kedua ini lebih mudah di cerna walaupun awal awalnya masih sulit mereka pelajari..
2 tahun berlalu dengan cepat,hanya tinggal 3 tahun agar tepat pada saat tournemen tiba,karena sudah tak ada yang bisa mereka lakukan,akhirnya mereka memutuskan untuk keluar dari pelatihan,Untuk yan li walaupun ia baru mempelajari tekhnik dasar pengendalian es tetapi kemampuanya sudah sangat hebat,dengan kekuatanya yang sekarang ia dapat membekukan sebuah danau yang ukuranya seperempat dari benua HoLing.
__ADS_1
Jika kekuatanya sudah berada di alam naga tingkat tuju,mungkin ia bisa membekukan seluruh daratan benua Holing.
Mereka Semua keluar dari dalam dunia Jiwa milik Zi Wan,mereka berada di dunia jiwa hanya beberapa hari saja tidak sampai satu minggu.
Baru beberapa hari keluar di luar telah terjadi keramaian yang dapat terdengar di sekte langit Abadi.
Zi Wan yang baru saja keluar dari dunia jiwa ia berjalan menuju luar kediamanya,Dapat terlihat banyak kereta yang berlalu lalang dari berbagai sekte yang ada di benua Holing,Padahal pertandingan di mulai sekitar satu minggu lebih,tetapi mereka semua sudah datang ke ibukota.
Ternyata teriakan keramaian tadi di karenakan oleh orang orang yang sedang melakukan penyambutan.
Zi Wan kembali ke arah para murid muridnya.
"Ada apa guru,apakah ada masalag di luar."Tanya Yan li.
"Tidak hanya beberapa orang lewat saja jangan terlalu pedulikan,walaupun kalian sudah termasuk sangat kuat di kaum para pemuda lainya tetapi sebaiknya kalian berlatih kembali."Ucap Zi Wan di angguki semuanya.
"Baik guru."
Selama seminggu lebih ini Zi Wan hanya pergi ke rumahnya atau mengunjungi restoranya yang sangata ramai akibat melonjaknya pengunjung yang datang kemari.
Tentu saja para pengunjung ini adalah para orang orang kaya dari luar ibukota,Mereka semua mengunjungi restoran miliki Zi Wan karena rasa dari makanan restoran milik Zi Wan yang terkenal sangat enak sudah ťterdengar ke berbagai penjuru benua Holing.
Beberapa pengusaha ada juga yang ingin membeli saham dari restoran ini tetapi Zi wan menolaknya,sebab ia tidak mau berbagi uangnya pada orang lain,karena menurutnya dengan saham yang di beli berarti sama saja ia menyumbangkan kekayaanya pada orang lain,maka dari itu ia menolaknya.
Tak terasa Tournamen akan di mulai esok hari,Para murid Zi Wan di tempat pelatihan,mereka terlihat sibuk dengan latihan mereka.
Zi Wan di sana sedang mengamati proses pelatihan mereka sesekali memberikan nasehat kepada mereka tentang tekhnik tekhnik yang mereka gunakan.
Hari berganti pagi lagi,terlihat di luar keantusiasan para murid Zi Wan yang tak sabar untuk segera memenangkan pertandingan,Dengan kekuatan mereka yang seperti itu mwreka sangat yakin jika akan menang,tetapi mereka juga tidak boleh sama sekali meremehkan lawan walaupun mereka memiliki kekuatan di atas rata rata.
"Apakah kalian sudah siap."Ucap Zi Wan.
"siap Guru."Teriak mereka dengan antusias.
"Kalau begitu ayo berangkat.
__ADS_1
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
bersambung...