Manusia Terkuat Di Seluruh Semesta

Manusia Terkuat Di Seluruh Semesta
CHAPTER 85 : XIAN DI VS PENGUASA DARAH SERIGALA


__ADS_3

Zi Wan yang bisa mendengar apa yang di pikirkan oleh Xian Di, ia menjitak kepalanya.


"Hey.... Di'er kau salah jiwa beladiri guru bukan jiwa beladiri dewa nafsu..., jiwa beladiri milik guru adalah jiwa beladiri terhebat jadi jangan meremehkan guru." Ucap Zi Wan menyangkalnya.


"Hehe guru maaf!! aku hanya bercanda saja." Kata Xian Di memegang dahinya yang di jitak oleh Zi Wan.


"Guru kita apakan serigala jadi jadian itu." Tanya Xian Di melihat penguasa darah serigala yang sedang tegang melihat pertarungan Huan Luan dan Huang Li.


"Bagaimana kalau kita panggang dia, aku sudah lama tidak memanggang daging serigala." Jawab Zi Wan.


"Guru benar... aku juga belum pernah merasakan masakan daging serigala dari guru, jika kita bisa mendapatkanya pasti adik dan kakak seperguruan akan senang." Ucap Xian Di setuju.


...........


"Aku akan membunuhmu." Ucap Huang Li memetik Kecapi di tanganya seketika Huan Luan tidak bisa bergerak.


"Tekhnik apa ini." Ucap Huan Luan terkejut karena dirinya tidak bisa bergerak.


"Nyanyian kematian." Ucap Huang Li yang mulai memetik kecapinya kembali.


Sebuah hawa dingin tiba tiba menjalar di sekitar Huan Luan, sebuah bayangan besar membawa sabit layaknya seorang dewa kematian muncil di depan Huan Luan.


Huan Luan melihat itu langsung memetik Kecapinya membuat sebuah pelindung.


Tapi pelindung Huan Luan sama sekali bukan di level sosok bayangan dewa kematian milik Huang Li, dalam sekali tebas pelindung milik Huan Luan hancur.


Huan Luan yang sudah merasa terpojok ia mencoba untuk melarikan diri tapi alunan nada dari kecapi Huang Li membuat tubuh Huan Luan tidak bisa bergerak.


"Tuan Wang maafkan saya tidak bisa menemani anda lagi." Ucap Huan Luan yang sudah merasa nyawanya tidak bisa tertolong lagi.


Slashh....


Sosok bayangan dewa kematian menebas tubuh Huang Li menjadi dua.


Setelah menebas Huan Luan tubuh Huang Li jatuh dan kehilangan kesadaranya, melihat itu Zi Wan yang berada tak jauh darinya menangkap tubuhnya.


Penguasa darah serigala melihat Huan Luan mati ia tiba tiba tersadar. Sihir yang memengaruhi dirinya telah menghilang karena Huan Luan yang sudah mati.


"Apa yang aku lakukan di sini...??." Ucap prnguasa darah serigala bingung karena seingatnya ia berbicara dengan seorang wanita dan seterusnya ia tidak mengingatnya.


"Serigala jadi jadian, apakah kau sudah sadar." Ucap Xian Di yang melihat perubahan pada wajah Penguasa darah serigala.


"Bocah siapa kau, apakah kau tahu apa yang kau ucapkan itu." Ucapnya menahan marah.


"Aku tahu, memangnya apakah ada yang salah dengan kata kataku." Ucap Xian Di.

__ADS_1


"Bocah Mati...!!." Teriak Penguasa darah serigala mengarahkan cakar tajamnya ke arah Xian Di.


Melihat itu Xian di membalas cakar dengan pukulan miliknya, walau ranah Xian Di berada di bawah Penguasa darah serigala tapi ia masih tetap unggula saat melawan penguasa sarah serigala.


Bammm...


Kedua serangan mereka berbenturan membuat keduanya sama sama mundur.


"Ini...!! sejak kapan ada seorang bocah sekuat kau." Melihat kekuatan Xian Di yang abnormal membuatnya sangat terkejut.


"Hahaha.... tentu saja sejak aku ada." Tawa Zi Wan sambil membawa Huang Li yang pingsan di gendonganya.


"Kau...!! apakah dia muridmu." Tanya Penguasa darah serigala.


"Dia memang muridku." kata Zi Wan mengiyakan.


"Kalau boleh tahu berapa umurnya." Tanya Penguasa darah serigala.


"Mungkin 10 atau 11 tahun." Jawab Zi Wan.


"Di'er apakah kau bisa mengurusnya." Tanya Zi Wan menoleh ke arah Xian Di.


"Bisa guru." Ucap Xian Di Yakin.


"Baiklah aku akan menyembuhkan Huang'er terlebih dahulu, kalau kau tidak bisa mengurusnya kau bisa memanggil guru." Zi Wan tersenyum pada Xian Di lalu ia melesat ke sebuah pohon besar lalu ia duduk di sana sambil memangku Huang Li dan memeberikanya pill penyembuhan.


"Hanya serigala jadi jadian apa susahnya." Ucap Xian di merendahkan.


"Hahaha... bagus bagus aku suka melihat orang yang bersemangat di akhir hidupnya." Ucap penguasa darah serigala.


"Cih Omong kosong....!! Tekhnik pedang pemusnah." Setelah mengatakan itu sebuah pedang besar yang terbentuk dari Qi terlihat di langit mengatah pada penguasa sarah serigala.


"Jatuh." Ucap Xian Di dengan menggerakan tanganya kebawah.


Sebuah tekanan berat menekan penguasa darah serigala. penguasa darah serigala yang merasakan tekanan itu ia tersenyum tipis lalu mengangkat tanganya ke atas dan pedang yang mengarah padanya langsung berhenti dan meledak di atas.


"Bocah apakah kau ingin memamerkan mainan itu." Ucap penguasa darah serigala mengejek Xian Di.


"Tadi hanya pemanasan, kau terlalu bodoh jika itu tadi adalah kartu trufku." Kata Xian Di.


Penguasa darah serigala merasa darahnya telah mendidih karena Xian Di yang berulang kali mengejeknya.


Karena marah penguasa darah serigala melesat ke arah Xian Di dengan membuat sebuah pedang Qi di tanganya, lalu menebas secara vertikal ke arah Xian Di. Xian Di tak mau tinggal diam ia juga membuat pedang Qi dari tanganya dan menebas secara horizontal menghentikan pedang milik Penguasa darah serigala.


Trang...

__ADS_1


kedua senjata itu berbenturan membuat tempat di sekitar mereka hancur.


Xian Di mendorong pedangnya dengan sekuat tenaga untuk mendorong mundur Penguasa darah serigala, tetapi karena ia yang masih kecil tentu tenaga miliknya masih kalah dengan penguasa darah serigala sehingga ia terdorong kebelakang.


Sring...


Siluet pedang Penguasa darah serigala menebas secara vertikal kedepan, melihat itu Xian Di bersalto ke samping menyetabilkan tubuhnya.


Xian Di yang melihat celah di pinggang Penguasa darah serigala secepat kilat ia melesat ke arahnya, penguasaa darah serigala yang mengetahui itu ia menghindar sehingga tebasan Xian Di mengenai udara Kosong.


Penguasa darah serigala yang berada tak jaub dari Xian Di ia melesat lalu menendang bagian perut Xian Di.


Xian Di yang sudah siap menerima serangan itu ia menangkap kaki penguasa darah serigala dengan kuat, dengan perkiraan yang tepat ia membanting tubub penguasa darah serigala ke tanah.


Bammm..


Penguasa darah serigala menembus tanah sekitar 10 meter.


"Sial.. bocah ini sangat kuat." Ucapnya menguasap darah yang keluar dari mulutnya.


Xian Di menatap lubang di bawahnya yang terlihat Penguasa darah serigala terbaring di dalamnya.


"Bocah sudah cukup main mainya."


Wushhh....


Bommmm..


Sebuah jiwa beladiri serigala bulan merah terpampang jelas di belakang Penguasa darah serigala, sehingga membuat lubang yang ia tempati hancur memebentuk sebuah kawah yang sangat besar, jika kawah itu di masuki air mungkin sudah bisa menjadi sebuah danau.


Xian Di di sisi lain merasa tertekan karena penguasa darah serigala yang mengeluarkan jiwa beladirinya.


"Sangat kuat." ucapnya berlutut di tanah.


"Andai saja aku memiliki jiwa beladiri." Ucapnya yang tiba tiba berharap.


"Hahaha bocah saatnya mengakhiri ini " Ucap penguasa darah serigala mengangkat tanganya ke arah Xian Di.


Tangan siluet di belakanh Penguasa darah serigala mengikuti ayunan tanganya ke arah Xian Di.


Bamm......


LIKEπŸ‘πŸ‘πŸ‘


....

__ADS_1


BERSAMBUNGG.....


__ADS_2