Manusia Terkuat Di Seluruh Semesta

Manusia Terkuat Di Seluruh Semesta
CHAPTER 74 : TARUHAN


__ADS_3

Di dalam kereta kuda tiba tiba entah dari mana, terdapat aura permusuhan yang kuat,Zi Wan yang matanya tertutup membuka sedikit matanya dan ia bisa melihat dua iblis wanita yang sedang bertatap tatapan.


"Ada apa dengan mereka."Batinya melihat keduanya.


"Bisakah saya tahu siapa anda ini." Tanya Yan Li menatap tajam ke arah Ratu Siren.


"Perkelnalkan saya adalah Arthena, saya adalah teman dari tuan Wan."Ucap Ratu Siren atau arthena.


"Jadi anda adalah teman dari Guruku, Juga perkenalkan namaku adalah Yan Li murid dari Guru Wan ."Ucap Yan Li manggut manggut.


Mendengar Itu Arthena tersenyum tipis lalu ia bersalaman dengan Yan Li,Tatapan permusuhan terlihat dari keduanya,Zi Wan melihat itu menyesal karena membiarkan keduanya berada di kereta kudanya, Jika ini terjadi terus menerus ia yakin ia tidak akan bisa tenang.


Zi Wan memanggil Sin Lang yang berada di depanya bersama satu bawahanya untuk bergantian menjadi kusir kuda.


"Sin lang...jalankan keretanya."Perintah Zi Wan.


"Baik tuan." Jawab Sin Lang melaksanakan perintah dari Zi Wan.


Kereta kuda milik Zi Wan berjalan berada paling depan,sedangkan untuk di belakangnya adalah kereta kuda milik murid muridnya, Oh ya disini Yan Zu tidak ikut karena ia berangkat bersama dengan kaisar Yan atau ayahnya sendiri.


Persinggahan yang akan ia tuju sebelum menuju pelabuhan adalah kota Lua Bing, Kota ini berada di arah timur benua Holing, yang cukup dekat dengan pelabuhan yang mungkin hanya sekitar 1 jam jika dari sana menuju pelabuhan, jika di tempuh menggunakan Kereta kuda.


Perjalanan kali ini terasa begitu tenang, ya walaupun ada sedikit gangguan yang tak lain adalah dua iblis wanita yang terus bertatap tatapan, Mereka berdua duduk di samping kanan dan kiri Zi Wan.


Zi Wan sedikit sesak karena mereka terus menghimpit dirinya, Tapi Bagaimana lagi jika ia mengusir salah satunya ia akan merasa tidak enak.


"ehem." Zi Wan berdehem membubarkan sedikit perasaan bahaya dari keduanya.

__ADS_1


"Nona nona, Bisakah kalian berdua sedikit menjauh, aku merasa sesak dengan kalian yang begini."Ucap Zi Wan membuat mereka menyadari apa yang mereka lakukan sehingga mereka berdua menunduk malu.


"Maaf Guru,Maaf Tuan." Ucap Keduanya secara bersamaan.


"Hmm."Zi Wan mengangguk.


Mereka berdua sedikit menjauh dari Zi Wan.


Zi Wan bernafas lega, ia kali ini benar benar merasakan perasaan bahaya yang belum pernah ia rasakan sebelumnya."Wanita memang makhluk yang mengerikan, Aku sekarang benar benar merasakan apa yang di rasakan oleh teman temanku dulu."Ucap Zi Wan mengiangat masa masa di alam semesta suci.


"Ratu Ikan, eh maksudku arthena apa tujuanmu mengikutiku."Tanya Zi Wan.


"Entahlah tuan,aku juga tidak tahu, mungkin karena sumpah yang telah aku buat jadi aku ingin mengikuti tuan walaupun aku tidak menjadi suamia tuan."Ucapnya dengan malu malu.


Mendengar itu Yan Li menatap tajam kearah Zi Wan dan Arthena,ia curiga bahwa ada sesuatu di antara mereka berdua.


"I..Itu karena aku bisa memegang trisulanya dan dia juga bersumpah barang siapa yang bisa memegang trisulanya akan menjadi suaminya."Jawab Zi Wan menjelaskan, entah kenapa ia merasakan bahaya jika tidak menjawabnya dengan jujur jadi ia mencoba untuk tidak menutupinya.


Ia mengangguk paham,lalu ia tersenyum ke arah arthena, entah senyum apa itu tetapi itu terlihat mengerikan, bahkan senyuman seperti ini lebih menyeramkan dari senyum iblis.


Arthena juga membalas dengan senyuman khasnya.


"Entah kenapa aku lebih suka situasi pembantaian daripada situasi seperti ini."Batinya dengan nada pasrah.


"Groarrr..."Suara hewan buas dapat terdengar dengan jelas, Zi Wan mendengar itu sangat senang akhirnya ada hewan iblis yang ingin menantangnya,dari pada berdiam di kereta kudanya yang penuh aura mengerikan ini lebih baik ia bertarung dengan para hewan iblis.


Para murid Zi Wan yang berada di belakangnya sudah siap untuk bertempur, Mereka semua memegang senjata mereka masing masing,Zi Wan juga keluar dari kereta kudanya, ia menghirup sedikit udara segara lalu menghembuskanya kembali.

__ADS_1


Ini adalah gerombolan hewan iblis, Zi Wan melihat itu tentunya sesikit terkejut, ia berpikir tidak mungkin jika Hewan iblis ini bisa marah seperti ini tanpa adanya tujuan, Ia akan percaya jika segerombolan hewan yang menyerangnya adalah para serigala, ya karena ia tahu bahwa serigala adalah hewan berkelompok,Sedangkan hewan iblis yang berada di depanya ini adalah segerombolan hewan iblis dari serigala,Singa,harimau, Gajah,Musang,Dan masih banyak hewan iblis lainya.


jika mereka marah karena hanya kereta kuda kami lewat itu jelas sama sekali tidak logis. Kemungkinan yang terjadi sebenarnya adalah ada orang di balik penyerangan hewan iblis ini bertujuan menghalangi perjalanan mereka, Zi Wan berprasangka bahwa yang melakukan ini adalah penguasa darah serigala, Lang Wang.


Siapa lagi kalau bukan dia,Musuhnya di dunia ini yang paling memebencinya cuma dia jadi ia berprasangka padanya.


Zi Wan melesat ke arah para hewan iblis itu di ikuti oleh para murid muridnya.


Mereka memnbantai para hewan iblis itu dengan sangat cepat, mereka hanya menyisakan beberapa saja yang masih hidup,Mereka tidak sepicik itu untuk membantai semuanya,ya itu karena populasi hewan iblis di benua ini sudah cukup langka,sebenarnya bukan langka sih cuma agak jarang, karena pembantaian waktu itu para hewan iblis menjadi agak langka, dan juga daging hewan iblis yang tadinya sangat mahal menjadi murah karena pada saat ini banyak sekali daging hewan iblis.


Zi Wan berbalik dan melihat para muridnya senang karena dapat bertarung lagi, murid Zi Wan sekarang sudah tidak berbeda dengan dirinya mereka sekarang juga seperti dirinya yang sangat suka bertarung.


Ia menoleh ke arah lain dan mendapati 2 orang yang masih melakukan pembantaian padahal para hewan iblis itu sudah lari, ya mereka berdua adalah yan Li dan Arthena, mereka berdua tadi sepakat untuk bertaruh siapa yang paling banyak menbantao bisa duduk paling dekat dengan Zi Wan.


Jadi mereka berdua sama sekali tidak mau mengalah.


"Dua wanita ini, kenapa mereka begitu bersemangat sekali."Ucap Zi Wan yang sama sekali tidak mengetahu jika mereka berdua sedang bertaruh.


"Kalian berdua, apakah kalian akan membantai hewan hewan malang itu hingga habis."Ucap Zi Wan membuat mereka berdua terdiam.


Arthena memiliki hasil yang lebih tinggi dari Yan Li, Arthena membunuh sekitar 5000 hewan iblis sedangkan Yan Li membunuh 4998 hwan iblis.


Arthena di sana tersenyum penuh kemenangan, ia langsung menghampiri Zi Wan dengan menggandeng tangannya, Sedangkan Yan Li yang kalah memasang muka cemberut.


.......


BERSAMBUNGG...

__ADS_1


__ADS_2