
Sebut saja nama nya boy, Seorang anak muda ber usia 27 tahun. Boy adalah seorang karyawan yang bekerja di sebuah perusahan ternama di indonesia, sebut saja nama perusahaan tersebut adalah PT. Bacaro Creative Company. Dengan posisi sebagai General manajer membuat ia dihormati oleh orang orang disekitarnya. Kehormatan yang ia dapatkan bukan hanya karena ia adalah seorang bos muda. Tetapi boy juga seorang yang ramah, tampan, berwibawa, dan ia adalah seorang yang religius. Sedikit banyak ia mengerti soal agamanya. Ia adalah seorang muslim yang taat. dengan kepribadiannya yang seperti itu dan kehormatan yang ia dapatkan, bukan berarti tidak ada orang yang tidak menyukainya.
tak jarang, banyak yang memanfaatkan kebaikan yang ada pada dirinya. para kolega yang mendekati nya terkadang hanya ingin memanfaatkan jabatan boy untuk memasukkan teman atau saudaranya untuk bekerja pada perusahaan atau untuk mempercepat kesuksesan karirnya . tapi boy, dalam urusan pekerjaan selalu mengutamakan professionalitas dan kemampuan apabila sudah menyangkut perusahaannya.
suatu waktu, boy melewati lorong hendak menaiki lift menuju ruangannya. didalam lift sudah ada dua orang pemuda sedang berbincang mengenai boy
"kemaren gue ngobrol sama boy, gue minta bantu masukkin adik gue kesini. tapi ditolak sama dia, parah banget jadi bos" kata seorang pemuda kepada temannya.
pemuda yang tidak menyadari keberadaan boy di lift yang sama dengannya. langsung kaget ketika boy memalingkan mukanya kearah belakang. boy hanya meliriknya dengan mata sedikit tajam. boy tidak berkata sedikitpun, boy langsung keluar ketika pintu lift sudah terbuka. pemuda yang terdiam karena terkejut melihat boy itu dengan spontan langsung mengikuti boy. sampai didepan pintu ruangan. pemuda tadi langsung meminta maaf kepada boy sambil menundukkan kepala
"saya minta maaf pak boy atas perkataan saya, saya tidak bermak..."kata pemuda itu langsung dipotong oleh boy.
__ADS_1
"tidak apa apa, saya mengerti, kamu seharusnya paham jika ingin adikmu masuk ke perusahaan ini seharusnya ia mengikuti prosedur yang ada"sahut boy
"dan kamu harus bisa menjaga lisan. karna lisan itu tajam nya seperti pedang, seseorang bisa terluka. sudah kembalilah bekerja"tambah boy dengan senyum manisnya.
sikap sabar dan ramah yang boy miliki itu yang membuat orang menyukai nya. ia tidak memusingkan perkataan orang yang tidak begitu penting menurutnya. baginya hanya menghabiskan energi saja.
pemuda tadi pergi ke meja nya dan boy masuk ke ruangannya. ruangan yang tertata rapi dengan tumpukan dokumen di meja kerjanya menambah kesan bahwa pekerjaan boy sebagai manajer perusahaan begitu banyak dan melelahkan. namun baginya lelah itu akan berganti menjadi hasil akhir yang baik apabila sikap ikhlas selalu kita hadirkan dalam diri kita.
"kalian berdua cocok, serasi banget keliatanya"boy berbicara dengan foto tersebut mengomentari gaya romantis mereka.
Tahun ini ia berencana akan mepersunting sang kekasih untuk menemaninya hingga akhir hayat nya. Gadis ini yang bersama dengan nya hampir 2 tahun menemani nya dari awal merintis karier hingga ia bisa sampai titik saat ini. Nama nya Rey, seorang muslimah yang ramah anggun juga berparas cantik nan imut. Mereka hidup dengan latar belakang yang berbeda. Boy dulunya hanya anak yatim piatu yang hidup nya ia habiskan dijalanan lalu diangkat oleh seorang ustad yang mengajar di sebuah pondok pesantren.
__ADS_1
di pesantren itu lah boy belajar segala hal yang ingin ia pelajari. segala kegiatan ia lakukan dengan sungguh sungguh. ia menyadari jika saja ia tidak menggunakan waktunya dengan baik. mungkin ia hanya bisa menjadi tukang sapu di jalanan karena ia tidak mengasah kemampuannya dengan baik.
boy sangat dekat dengan ustad yang merawatnya. dengan beliau, Boy menghabiskan waktu nya belajar memperdalam ilmu keagamaan. mengikuti sang ustad kemanapun sampai akhir nya ia memutuskan untuk mencoba mencari peluang baru dengan cara membuka dan mengikuti pencarian beasiswa gratis. dan benar saja, ia mendapatkan satu beasiwa kuliah di salah satu kota pendidikan di indonesia.
"aku tidak tahu rencana Mu, tapi aku bersyukur menjadi hamba Mu" kata kata yang terucap dari mulut boy.
tanpa menunggu lama, ia melangkah menuju tempat ustad. ia berjalan dengan tergesa gesa sambil tersenyum. sesampainya di depan rumah pak ustad. ia mengabari bahwa ia mendapatkan beasiswa dan kuliah di kampus paling unggul di kota malang.
sontak sang ustad kaget juga ikut senang. air mata nya berlinang bangga dengan usaha yang boy capai
"kamu pergilah besok. gapai cita cita mu tapi jangan lupakan perjuangan dan asalmu" kata pak ustad.
__ADS_1
"insyaallah pak. doa kan boy pak sahut boy sambil menyalami dan mencium tangan pak ustad yang sudah seperti ayah baginya