
“menikah itu suatu kebaikan, banyak berkah dalam suatu ikatan pernikahan. gadis sholeha yang menjadi istri itu adalah rezky bagimu” Quote dari pak don untuk menyemangati keputusan boy.
"berarti orang yang berkali kali menikah itu biar rezeki nya makin berlimpah ya pak don. haha" sahut boy cekikikan bercanda.
"hus ngawur kamu, yang ngga gitu juga konsepnya" bantah pak don sambil ikut tertawa membayangkan.
asik berbincang dengan pak don. Boy jadi ingat ceramah sore tadi di forum yangbia ikuti bersama rey. ada satu kalimat yang diutara kan ustad yang mengisi acara tersebut berbicara Tentang hadist rasul yang mengatakan “barangsiapa yang allah lindungi dirinya dari dua tempat kejahatan maka dia akan dimasukkan ke syurga. yaitu diantara dua rahangnya dan dua kakinya(al jamil li ahkamil quran)”. boy berpikir bahwa ketika menikah, allah menitipkan permata dari syurga yang harus ia dan ia rawat.
“menurut pak don, rey itu cocok gak sama saya?”tanya boy dengan suara pelan
“cocok, anaknya pinter sholeha baik” kata oak don menseskripsikan rey.
“yang penting niat kamu menikah itu harus jelas. Bahwa kamu menikah itu karna ibadah jangan kayak anak sekarang nikah Cuma karna pengen **** halal” tambahnya pak don sambil menepuk pelan pundak boy.
pak don berpikir tentang anak anak jaman sekarang yang kurang mengerti esensi dari pernikahan. anak anak sekarang hanya memandang pernikahan sebagai bentuk cinta yang ujungnya hanya **** semata.
“insyaallah pak don” jawab boy mengangguk
__ADS_1
Telah masuk waktu sholat isya yang ditandai dengan dikumandangkannya azan. Boy dan pak don pum beranjak dari tempat duduknya untuk bergegas sholat dan sehabis itu pulang ke kos.
Sepanjang jalan yang ada di pikiran boy hanyalah rey. ia teringat dengan perbincangan nya kepada rey dan ia merasa penasaran dengan rey. entah kenapa senyum rey yang terukir diwajahnya menghilang tiba tiba. Boy penasaran tentang apa yang ada dipikirkan rey saat itu....
tapi boy tidak tidak terlalu memusingkan hal tersebut. ia berlalu melewati jalan yang menuju kos nya. suasan yang masih ramai karna dilewati pengguna jalan, dan abang penjual nasgor yang memukul pentungan membiaskan sunyi malam.
boy sampai di kos nya. kamar ukuran 3x4 itu menjadi tempat ternyaman untuk boy melepas penat setelah lelah beraktivitas sepanjang hari. belum sempat masuk kekamarnya. boy dipanggil oleh astrid yang sedang berdiri diatas kursi, astrid adalah anak ibu riana yang punya kos kosan tempat boy tinggal.
"boy bantuin gue dong"ucap astrid melambaikan tangan nya memanggil boy.
"bantuin gue ambilin hp gue dong" acid menunjuk sesuatu diatas lemari yang tingginya dua kali tubuhnya
"kok bisa nyampe sana"tanya boy heran
"tuh si yopi ngejahilim gue lagi"jawabnya sambil melirik yopi adiknya yang juga berada di sana sambil cekikikan menertawakan astrid.
"ah gamau ah, lu main hp mulu, tiktokan mulu"kata boy
__ADS_1
"ye lu mah sama aja. ambilin dulu baru ngomel"tambah astrid sambil memajukan bibirnya.
boy yang merasa kasihan akhirnya bersedia mengambil hp astrid. tapi tak sengaja boy melihat walpaper pada hp tersebut dan menemukan fotonya terpampang sebagai walpaper.
"lu masih belum ganti walpapernya?"tanya boy
"hehe belum. biarin napa, yang pentingkan fotonya bagus. biar dikira orang orang gue punya pacar gitu"jawab astrid menjelaskan.
itu bukan pertama kalinya astrid menggunakan foto boy sebagai walpaper. dan boy mengetahui nya. boy tidak mempermasalahkan hal tersebut.
"kasian banget jombol. pi, temen kelas lu ada yang jomblo gak? jodohin sama kakak lu nih" sahut boy sambil bertanya kepada yopi untuk mengejek astrid.
astrid seorang gadis yang sedang kuliah semester 4 di kampus negeri di malang. dan yopi adiknya masih di sekolah menengah pertama kelas 3.
"enak aja, masa gue pacaran sama bocah smp"jawab astrid kesal
"ahaha dari pada gaada" tambah boy tertawa bersamaan dengan ibu riana yang tiba tiba nimbrung bersama mereka.
__ADS_1