
pak ustad masuk kedalam rumah, tak lama ia pun keluar dengan kotak persegi berukuran 40 cm dn memberikannya pada boy
"apa ini pak?" tanya boy
"hadiah, buka lah" jawab pak ustad sambil tersenyum
boy membuka kotak tersebut dan menemukan satu smartphone untuknya. pak ustad memberikan nya karena tahu bahwa di kota membutuhkan alat komunikasi. padahal sebenarnya boy memiliki handphone. hp boy hanya hp biasa dan itu juga pemberian dari pak ustad.
"walaupun hp ini second, yang penting bisa dipake buat apa aja, nyari cewe juga bisa pake ini" kata pak ustad sambil bercanda.
boy sangat berterimakasih kepada pak ustad sambil memeluknya. pak ustad adalah orang yang sangat berjasa selama ini di hidupnya. bekum sampai disitu, ketika sudah sampai di kamar santri tempat boy beristirahat. ia mandapati pesan pada kotak tersebut
"dibawah lapisan kotak ini bukalah. pergunakan dengan baik"
boy membuka dan ia mendapati ada beberapa lembar uang yang diberikan oleh pak ustad untuknya. ia merasa tersanjung dengan kebaikan pak ustad kepadanya
__ADS_1
**
ia berangkat meninggalkan pondok pesantren dan pergi untuk menggapai mimpi yang telah ia cipta dan harapkan. ia berkuliah dengan beasiswa yang telah ia dapatkan. setelah beberapa tahun kuliah dan sudah diakhir sisa perkuliahannya. ia bertemu dengan wanita canti nan imut Rey. Rey seorang muslimah yang juga berstatus mahasiswi di kampus yang sama dengan boy. Hidup rey bisa dikatakan lebih dari cukup. ia lahir dilingkungan keluarga yang berada. Keluarganya memiliki bisnis property yang cukup besar. kebutuhan dan keinginan Rey selalu terpenuhi dan jarang sekali rey merasakan kesusahan dalam hidup nya. hingga akhirnya sesuatu yang mengerikan ia rasakan.
Pertemuan mereka berawal pada saat kampus mereka mengadakan sebuah takblig akbar, pada saat itu boy adalah ketua pelaksana dalam kegiatan tersebut. boy membutuhkan seseorang sebagai pengganti MC karena MC yang dipilih sebelum nya mengalami musibah. pada saat itu ia meminta rin untuk mencarikan seseorang yang berani untuk berbicara diatas panggung dan tidak gugup. sebenarnya banyak teman boy yang handal dalam urusan berbicara. tapi apabila dihadapkan kepada orang banyak, mereka gugup setengah mati. maka dari itu boy mencari seseorang yang bisa mengatasi kegugupan diatas panggung. kebetulan rin bertemu dengan rey yang berada dibelakang panggung. tanpa menunggu lama, rin menarik rey dan menghampiri boy.
"boy nih gue bawain rey, dia biasa ngobrol di depan banyak orang" kata rin sontak membuat rey bingung"
"eh ngapain?" tanya rey
"bisa sih, tapi saya belum tau rincian acaranya"tanya rey kembali
"ini udah ada, kamu tinggal baca aja" jawab boy
"baiklah" sahut rey
__ADS_1
acara hari itu terselamatkan berkat rey, boy sangat berterima kasih karena rey mau membantu nya hingga acara itu selesai.
habis acara mereka berbincang mengenai isi ceramah yang dibawakan oleh ustad yang hadir. Karena rey ini seorang yang cantik anggun dan style kekinian, ada ketertarikan yang dirasakan oleh boy. Apalagi rey juga sedang semangat nya mempelajari ilmu agama. Sejak saat itu mereka menjadi teman yang semakin intens berkomunikasi dan bertemu. ketertarikan mereka terhadap hal hal yang berbau riligius membuat Mereka sering pergi ke pengajian tabligh akbar dan kegiatan positif lain nya.
suatu sore sehabis mengikuti acara suatu ceramah yang bertemakan “keluarga sakinah mawaddah warohmah” yang berisi tentang indahnya suatu ikatan pernikahan, boy memandangi rey dan bertanya padanya
“kenapa menikah itu sakral?”
“menikah itu akan menyempurnakan sebagian dari agama kita.” jawabnya
“karna dengan menikah akan menjaga kesucian diri kita” tambahku
“betul” jawabnya dengan senyum
Boy memandangi rey lagi, ia melihat senyuman yang tadi ia lontarkan kepada boy tiba tiba menghilang dan rey seakan termenung.
__ADS_1