
hari minggu, matahari pagi ini terasa hangat. seperti biasa, penjual sayur berjalan mengelilingi komplek perumahan menjajakan sayuran nya, lengkap dengan bahan gosip sebagai daya tarik untuk menggaet ibu ibu agar membeli sayuran nya. ia menawarkan sayuran nya sambil bercerita banyak hal dengan ibu ibu yang datang ke gerobak nya. bukan hanya penjual sayuran dan ibu ibu, banyak juga para pemuda maupun orang orang tua menikmati pagi mereka dengan berlari kecil di sepanjang jalan untuk menjaga tubuh mereka selalu sehat. berolahraga memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh agar selalu sehat dan terhindar dari penyakit.
boy bangun pukul 6.45 pagi. ia berniat berolahraga pagi, mengelilingi komplek perumahan untuk menjaga kebugaran tubuh nya. kesibukan sebagai petinggi di perusahaan nya membuat waktu berolahraga boy berkurang, dan ia harus meluangkan sedikit waktu senggang nya untuk berolah raga. boy menggunakan jersey bola dengan lambang paris saint jerman, salah satu club bola ternama dengan pemain terbaik. boy menyukai paris saint jerman semenjak ia melihat ibrahim movic berlaga dengan tim tersebut.boy keluar dari kamar nya menggunakan jersey bola dipadukan dengan celana olahraga pendek dan sepatu olahraga nya. ia mendapati astrid dan yopi juga sudah siap ingin berolahraga pagi.
"mau lari juga" tanya boy kepada mereka ynag sedang duduk di teras bersiap untuk lari.
"iya dong" kata yopi sambil melompat dan merentangkan tangan untuk meregangkan otot nya. mereka keluar dari rumah, berlari kecil menyusuri jalan sepanjang komplek rumah mereka.
boy memandu di depan dan diikuti yopi di samping boy, sedangkan astrid berada di posisi paling belakang karena lari nya paling lambat. mereka telah berlari hampir 15 menit dan. astrid meminta istirahat sejenak.
"berhentiii" teriak astrid memanggil boy dan yopi. astrid berhenti dan duduk di pinggir jalan.
"dasar perempuan lemah. baru juga sebentar" kata yopi mengejek astrid yang sedang mengatur nafas.
"maksud lo? kita udah hampir keluar komplek loh" jawab astrid yang masih duduk di aspal jalan. mereka istirahat selama 5 menit. boy duduk di pinggir jalan sambil minum dan yopi masih semangat, yopi push up, melompat dan berlari kecil kesana kemari.
mereka berlari hingga sampai di depan gerbang komplek. mereka berlari balik ke arah rumah. yopi sangat bersemangat sekali pagi itu. ia berlari sambil melirik gadis gadis seumuran nya yang juga sedang lari pagi. saat sedang berlari ia menendang batu di depan nya. yopi teriak kesakitan sepatu olahraga nya tipis sehingga kuku jempol kaki kiri nya berdarah
"mata mu kemana sih" kata astrid kesal kepada yopi karena tidak hati hati.
__ADS_1
"aduh sakit" kata yopi dengan wajah yang sedang menahan sakit saat boy membuka sepatu nya.
"kalo lari mata tuh jangan genit" kata boy sambil memberikan senyum mengejek. saat sedang melihat luka di kuku yopi. datang seorang gadis kecil seumuran yopi. gadis itu memperhatikan boy yang sedang memperhatikan jempol kaki yopi.
"sakit itu pasti." kata gadis itu. ekspresi yopi yang sedang menahan sakit berubah seketika seolah dia tak merasakan apa apa.
"gak sakit kok. di kasi obat merah juga sembuh" jawab yopi percaya diri. astrid dan boy tersenyum heran melihat kelakuan yopi. lalu tiba tiba datang seseorang menghampiri mereka
"jangan cepat cepat, kakak capek. loh kenapa dia?"kata pemuda itu dan bertanya pada gadis itu. ternyata pemuda itu adalah gandu yang juga sedang lari pagi bersama adik nya.
"dia menendang batu" kata boy singkat.
"kata nya gak sakit" kata astrid tertawa mengejek yopi.
"oh iya, kakak siapa? tanya astrid
"oh, saya gandu dan ini dian adik saya. kami tinggal di belakang komplek ini" jawab gandu memperkenalkan diri nya. lalu boy memperkenalkan diri nya dan berjabat tangan, begitu pun astrid juga ikut memperkenalkan diri pada gandu. mereka beranjak dari tempat itu. mereka berjalan santai dan berbincang tentang gandu. yopi yang sedang sakit di gendong oleh boy, walau sebelum nya ia tak ingin di gendong karena akan menurunkan harga diri nya di depan dian.
gandu berbicara mengenai diri nya yang baru kembali dari amerika. gandu hanya tinggal berdua bersama adik nya karena mereka sudah tidak memiliki orang tua. ayah gandu meninggal saat Gandu masih sekolah. dan ibu nya meninggal saat kuliah, pada saat itu ia memutuskan pindah ke amerika karena ia harus mengelola perusahaan warisan ibu nya. walaupun ia memiliki segala nya di amerika, gandu memutuskan kembali ke indonesia karena ia sangat merindukan kampung halaman nya dan menyelesaikan sesuatu yang ia tinggalkan disini.
__ADS_1
"kau kembali karna harus mengurus perusahaan mu yang di sini?" tanya boy
"perusahaan ku sudah ada yang mengelola nya" jawab gandu
"tapi aku harus menyelesaikan kisah asmara ku yang ku tinggalkan" tambah gandu.
"oh, kau pejuang ldr" kata boy mengangguk. gandu diam sambil melirik boy. lalu gandu dan dian berpamitan untuk melanjutkan lari pagi nya. mereka berlari meninggalkan boy astrid dan yopi yang masih di gendong boy. dian berlari sambil melambaikan tangan nya ke arah yopi dan yopi tersenyum sambil membalas lambaian dian.
"masih muda dan sudah sukses" kata boy memuji gandu
"iya. tampan juga" kata astrid. boy melirik astrid sedang tersenyum sendiri. mereka sampai di rumah. boy menurunkan yopi dari punggung nya, lalu yopi berjalan masuk ke rumah dengan laki pincang. astrid mengikuti yopi masuk ke rumah.
boy duduk di teras, ia menatap jalanan sambil melamun. ia membayangkan betapa berbeda nya perjalanan hidup diri nya dengan gandu. gandu tak perlu merintis karir dari bawah karena terlahir dari keluarga yang mempunyai segala nya, begitu mudah nya gandu untuk sampai ke titik paling atas. berbeda dengan boy, diri nya harus melalui proses panjang yang melelahkan untuk bisa sampai ke titik sekarang. namun begitu, ia tetap bersyukur perjalanan panjang dan melelahkan diri nya berbuah manis hari ini. pagi itu hati nya bahagia, terlihat dari senyum manis yang terukir di wajah nya.
boy beranjak dari duduk nya dan berjalan menuju kamar nya. ia melepas sepatu dan pakaian nya untuk bergegas mandi. ia berada di kamar mandi selama hampir 20 menit. ia melakukan ritual rutin nya sebelum mandi, yaitu berjongkok di kloset dan membuang sampah yang berada di perut nya dan setelah itu ia mandi.
ia sudah mandi dan berganti pakaian lalu berjalan ke depan rumah. memesan lontong sayur khas padang melalui aplikasi. tidak beberapa lama pengantar makanan itu datang. ia memanggil astrid dan yopi ikut sarapan bersama nya. astrid keluar membawa piring dan air minum lalu mereka makan bersama. saat sedang makan, ia teringat rey. ia berpikir untuk mengajak rey jalan hari ini, sekalian ingin mendengar apa yang ingin rey sampaikan pada nya. ia menelpon rey, tapi tidak di jawab oleh rey. boy berpikir mungkir rey sedang ke pasar berbelanja bersama mama nya.
boy mengirimi pesan kepada rey untuk mengabari rey bahwa boy akan menjemput nya pukul 3 sore dan membawa nya ke wisata hiburan malam. di kota batu. jaraknya 3 jam dari tempat mereka. tak berapa lama rey pun membalas, benar dugaan boy bahwa rey sedang berada di pasar bersama mama nya dan sudah berada di mobil untuk pulang. rey mengiyakan ajakan boy untuk pergi. mendapat balasan itu, boy menutup ponsel nya dan melanjutkan sarapan nya. setelah itu ia menghabiskan pagi nya dengan bermain playstation di kamar bersama yopi, sementara astrid sedang bersantai menikmati kursi pijat di depan televisi. ibu riana dan suami nya sedang tidak berada di rumah. mereka pergi ke luar kota sejak subuh menggunakan kereta api.
__ADS_1