Memantapkan Pilihan

Memantapkan Pilihan
Diperusahaan


__ADS_3

Perusahaan boy mengadakan proyek kerjasama dengan salah satu perusahaan besar dari jakarta. Hari ini perusahaan boy dengan perusahaan itu akan mengadakan rapat terkait penandatangan kontrak kerjasama. Pukul sembilan tepat, boy telah meminta sistennya untuk mempersiapkan berkas yang akan diajukan pada rapat nanti.


”bagaimana persiapan rapat nanti?” ucap boy memantau persiapan rapat yang dilakukan asistennya.


”semua sudah siap. Jam 10 nanti pihak mereka akan datang dan kita bisa langsung memulai rapat setelah mereka sampai nanti.” Jawab asisten boy menunjukan tumpukan kertas di meja nya. 


Gandu datang bersama tiga orang yang mengikuti nya dari belakang. Perusahaan yang bekerjasama dengan perusahaan boy adalah perusahaan yang dimiliki oleh gandu. Karena gandu baru saja pulang dan menetap di malang, jadi ia meminta kepada manajer nya untuk proyek kali ini akan di atur langsung oleh nya. 


Boy turun dari ruangan nya dan menyambut kedatangan gandu beserta orang orang yang datang bersama nya. Ia menatap gandu sejenak, seakan ia pernah bertemu dengan gandu.


”kamu bukankah yang tinggal di belakang komplek?” tanya boy penasaran


”oh, jadi kamu bos disini?” gandu bertanya balik pada boy

__ADS_1


”Iya, senang bisa bertemu kembali.” Ucap boy dan menjabat tangan gandu. Mereka berjalan menuju ruang rapat. Di ruang rapat, mereka membahas semua hal terkait proyek mereka. Boy menandatangani berkas kontrak dan gandu disebelahnya yang juga menandatangani kontrak tersebut setelah boy, stelah itu mereka berfoto bersama menandakan proyek itu siap untuk dijalankan. 


Rapat selesai bertepatan dengan jam istirahat kantor. Gandu dan boy memilih untuk berbincang bincang dikantin, mengingat itu adalah pertemuan kedua mereka setelah beberapa waktu lalu, sementara karyawan gandu pulang terlebih dahulu. Mereka berbincang tentang segala hal termasuk kaki yopi yang lecet pada saat joging lalu.


”bagaimana kabar kaki yopi, apakah sudah baikan?” tanya gandu


”sudah, Cuma kuku nya saja yang belum membaik.” Jawab boy. 


”mbak rey kenapa disini, ayo masuk” kata hariri dan menarik tangan rey


”aku Cuma mau menitipkan bekal ini.” Ucap rey. Lalu hariri menarik tangan rey untuk mengantarkan rey langung ke meja boy. 


”antar langsung saja ke orang nya mbak.” Ucap hariri. Rey di dekat meja hariri, ia ragu untuk mengantarkan bekal itu langsung ke meja boy, annur ian dan shevia memandang rey yang sedang berdiri di dekat mereka.

__ADS_1


Boy melihat rey sudah datang dan sedang berdiri di dekat karyawan nya itu. Boy menarik tangan rey dan mengajak nya duduk di sebelah boy. kini boy, rey dan gandu duduk di meja yang sama. Tanpa penolakan, akhirnya rey duduk bersama mereka. Rey dan gandu saing memandangi. Raut muka gandu berubah seperti seseorang yang sedang memikirkan sesuatu.


”perkenalkan, ini rey.” Kata boy memperkenalkan rey kepada gandu.


”kami sudah saling kenal” kata rey. Gandu mengangguk, mengiyakan perkataan rey.


”Oh kebetulan sekali.”kata boy


”saya dulu pernah satu kampus dengan rey, sebelum akhir nya pindah ke amerika.” Kata gandu menjelaskan. Suasana di meja itu begitu canggung setelah rey bergabung dengan  mereka, gandu hanya berbicara sesekali jika boy memncing pertanyaan kepada nya, sedangkan rey hanya terdiam mendengarkan. Gandu pun pamit untuk pulang. Ia beralasan harus menemui karyawan nya karena ada hal yang harus ia urus sebelum karyawan nya kembali ke jakarta. Gan berdiri dan berjabat tangan dengan boy dan rey, lalu melangkah meninggalkan meja mereka. Ia berjalan dengan raut wajah penasaran. Ia bertanya tanya dalam benak nya tentang hubungan rey dan boy.


”dia teman mu saat kuliah dulu, kenapa gak diajak ngobrol?” tanya boy memancing rey berbicara., sambil membuka bekal yang ada di depan nya. 


”dia mantan yang kuceritakan waktu itu” jawab rey sambil memandangi boy, boy menoleh memandangi rey. Tangan boy berhenti sejenak dari aktivitasnya membuka bekal di depan nya. Boy fokus memandangi rey, lalu kembali memandangi bekal dan membuka nya, boy mengukir senyum palsu di wajah nya. 

__ADS_1


__ADS_2