Memutar Waktu

Memutar Waktu
Dion Hawit


__ADS_3

Alex berhenti di sebuah rumah, rumah dimana dia dan Airin bertemu, mereka dulu tinggal berdekatan. Disana juga ada terdapat sebuah gereja.


Ketika Alex meminggirkan mobilnya dan berhenti, Airin pun membuka matanya perlahan.


" Kita sudah di mana ?" tanya Airin.


" Kamu liatlah Rin, kita dimana , apa masih ingat?" ujar Alex.


Airin melihat ke sekeliling dan Airin sangat terkejut, tempat ini ,tempat yang sangat dia rindukan.


" Mau turun?" tanya Alex.


Airin mengangguk.


Alex mengambil payung kemudian membuka pintu di sisi Airin.


Alex membawa Airin ke tempat dimana dulu mereka makan kentang goreng bersama.


" Dulu, kentang goreng kesukaan kamu dan aku, kita duduk disini sambil memandang bintang, " ujar Alex.


Mata Airin terpana , dan reflex memeluk Alex dengan erat.


Alex pun memeluk nya, mereka saling berpelukan erat, tanpa kata,hanya deru nafas yang melanda.


Beberapa menit kemudian, Airin melepaskan pelukan Alex.


" Aku sangat merindukan mu , sungguh, namamu kenapa jadi Alex ?".


" Nama pemberian orangtua angkatku, lihat KTP ku Rin, kalau kamu penasaran dan masih ragu."

__ADS_1


Airin menerima KTP Alex , disana tertulis Dion Hewit.


" Kamu kemana saja , aku panggil Dion apa Alex?".


" Panggil Alex aja Ndin."


Andien mengangguk.


" Aku tinggal di Swiss, berpindah pindah, stay di Jepang, dan terus berpindah pindah, karena papi dan mami angkatku, bekerja dengan perusahaan asing Rin."


" Kamu dulu kurus , kucel sekatang beda banget, sudah tampan, wajahmu juga banyak berubah, benar benar aku gak kenal Lex."


" Apa kamu pernah memikirkan Aku Rin?".


" Selalu, dan selalu, kamu teman masa kecilku, teman yang baik, peduli, mami dan papiku sangat menyayangimu, sangat....".


" Aku sering ke makam mereka, sejak pulang ke Indonesia."


" Aku mau, kamu mengingatku, namun kamu lupa Rin, apa karena aku tambah kece kali yahhh".


" Benar...,kamu tambah kece", ujar Airin tertawa.


" Aku menyukaimu sejak kecil, menyukaimu sampai saat ini, aku berjuang mandiri dan berhasil, namun saat aku wisuda , kamu menikah, rasanya aku sangat sakit, namun aku harus bahagia ,jika kamu bahagia.Tetapi aku tahu kamu di penjarakan, mantanmu selingkuh dan merebut anakmu, aku ikut hancur."


" Kamu tahu masalahku dari mana?".


" aku mencarimu dengan bantuan detektif, karena aku sudah bolak balik mencarimu, namun tidak ketemu, rumahmu sudah di sita bank, bahkan tetangga bilang kamu di penjara, dengan bantuan detektif dan orang bagian penjara ,aku akhirnya menemukanmu.Aku melihat bertapa kamu hancur banget."


" Dan kamu malaikat tak bersayap, memberiku makanan, uang, tiba tiba ada di dekatku, kamu kan Lex?".

__ADS_1


Alex membelai rambut Airin.


" Maaf , aku gak ingin kamu sedih, namun aku juga harus mengakui aku siapa, dan saat inilah waktunya Rin," ujar Alex.


" Kamu juga kan ,malaikat tak bersayap membantu pemasaran bajuku kan Lex ,karena awal buka usaha konfeksi,aku tidak kenal siapa siapa, tetapi selalu ada banyak orderan dari berbagai kota".


Alex hanya tersenyum.


" Kamu dulu suka nangis, dan cengeng, apa saat ini gitu juga Lex?".


" Aku bisa cengeng jika wanita yang aku cintai bersedih, terluka.Jujur aku menangis."


Airin menghapus air matanya .


" Aku berjanji Rin, pada diriku, aku akan bahagiakan kamu, gak akan ada lagi dukamu. Tentang anakmu kamu harus sabar, kamu harus kokoh dalam berpenghasilan, aku akan bantu kamu soal hak asuh anak."


" Lukamu terbesar tentang anakmu kan Rkn, kamu merindukan nya,namun tidak bisa mengakui kamu ibunya."


Airin menunduk, air matanya mengalir deras, itulah yang dia rasakan, rasa sakit begitu dasyat nya.


" Tidak semua hal di pertemukan akan menetap, terkadang cuma singgah, dan memberikan pelajaran, " ujar Airin berusaha tersenyum dalam sedihnya


😔😔😔😔😔😔


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2