
Reina membuka pintu apartemen nya, seperri biasa Reina penyuka warna biru dan pink, semua forniture berwarna biru dannpink mendominasi dimana mana.
Abigail tersenyum dan menghampiri Gemoy, kucingnya Reina.
" Gemoy... sini..., terakhir video call. kamu masih anakan deh. sekarang udah ABG, mana cakep lagi," ujar Airin mengelus badan gemoy.
" Kamu suka kucing Rin? ," tanya Alex ikut berjongkok di samping Airin.
" Hmmm, suka sih, tapi lebih suka sama anjing, pudel, shih zu atau anjing huskey siberia."
" Gedek gitu gak gakut Bi?".
" Enggak, yah di pelihara dari anakan dong Lex. "
" Hmmm".
" Dulu, aku punya 2, trus kan aku cerai, di penjara, jadi anjingnya gak mau makan gitu, padshal aku beri sama teman yang sayang, dia bawa anjing huskey nya nemui aku di penjara, entahlah Lex ,mereka peka perasaanku, melihat aku mereka sedih banget, lama kelamaan gak mau makan dan walau bolak balik di bawa ke dokter hewan. mereka gak tertolong."
" Dulu, satu Reina yang rawat, nama anjingnya Rodrigo, gitu Rodrigo tiada ,baru Reina memelihara Gemoy."
" Aku punya beberapa anakan huskey, apa kamu mau?".
" Ahh yang benar Lex ," ujar Reina.
" Beneran, kalau mau lihat, yuk aku bawa."
" Bentar, kita bedah rumah dulu, ku mau liat kamarnya Reina , hehehe."
Airin dengan se ijin Reina membuka pintu kamar Reina.Dan Airin pun terdiam, disana terpampang foto persahabatan mereka, dan kekasih Reina. yaitu Rio, kekasih Reina yang sakit tiba tiba dan meninggalkannya.
__ADS_1
Reina memeluk Airin.
" Jangan marah ya Rin, Rio sampai saat ini the best dalam hidup aku, dia tulus, baik, buat aku bahagia banget, sampai saat ini, aku sering nanya ke pada Tuhan, kenapa begitu cepat mengambilnya dari aku, aku sangat kehilangannya."
" Iklas sudah Rin, namun melupakan mana mungkin aku bisa, kamu tahu sendiri, Rik gimana sama aku."
" Rey juga mencintaimu kan Re. Dia juga masih menunggu kamu sampai saat ini, seperti janjinya pada almarhum Rio."
" Kamu masih belum nerima Rey ? , " tanya Airin.
" Aku takut menerima Rey, hajya karena pesan Rio, bukan tulus menerimanya. Kami dekat, namun dia sabar menunggu aku, adik kakak sama banget Rin."
" Mereka menyayangimu Re, aku juga gak menduga ,yang duluan mencintai kamu itu ternyata Rey , bukan Rio. "
" Namun Rey baik, memberi aku dan Rio ruang, walau dia banyak memendam luka, cinta sepihak , menyakitkan kan Rin."
" Sangat ," ujar Alex.
" Ku tunggu jandamu pun , jadilah yah Lex ," ujar Reina ngakak.
" Benar...., aku menerima dengan kekurangan dan kelebihan apapun, aku tulus Re."
" Dengar tuh ya Rin, catat. "
Airin hanya tersenyum.
Airin melihat sosok Rio dan Rey dalam diri Alex .
Alex mengambil ikatan rambut, mengikat rambut Airin.
__ADS_1
" Kalian buat aku iri dehhhh, " ujar Reina.
" Gak usah iri Re, mas disini kan, " ujar Rey tersenyum.
" Loh, mas...,kapan datangnya?"
" Mas minta pindah ke kota ini, mami ngijinin dan pesan mami, kita cepat cepat menikah aja, dia nunggu cucu dari kamu dan mas, " ujar Rey tertawa lebar.
" Pantesan mama nelepon tadi, katanya ,ntar paketan nya terima yah, cepat cepat perayaannya , gak tahunya si mas yang otw kesini," ujar' Reina menahan tawa.
" Paket komplit Re, restu orangtua, apalagi, " ujar Airin.
" Kamu merindukan Rey kan Re ?".
Reina menahan senyumnya.
" Buket bunga dari mas Rey, kamu keringin di balkon kan Re?," ledek Airin.
Reina menutup mulut Airin.Rey sangat bahagia, hubungan mereka perlahan dekat dan semakin saling mengisi.
" Setelah cintanya melarikan diri pada pria yang salah, mengingkari kata hati, dia kembali lagi, kembali pada pelarian asa nya, " ujar Alex .
Reina tersenyum , meng iyakan ucapan sang teman.
🥰😍🥰😍🥰😍
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment