Memutar Waktu

Memutar Waktu
Anak Kita


__ADS_3

Hidup itu terkadang senang, terkadang susah,


Tapi..., nikmati saja.


Jadikanlah bahagiamu, menjadi syukurmu,dan dukamu menjadi kesabaranmu.


Seberapapun kehangatan di berikan siang, dinginnya malam , akan selalu datang, kegelapan akan selalu datang, Tidak setiap bunga, bisa mendapatkan sinar matari dan hujan.


Airin memandang jalanan , hujan mengguyur bumi, seharian tanpa rasa ampun. Airin merasa kedinginan, sedari tadi sampai, baru hujan deras, pakaian Airin tipis, membuatnya sangat kedinginan.


Alex memasuki ruangan Abigail, menyerahkan sebuah paper bag.


" Apaan nih Lex ?".


" Desain baju hangat, baru selesai, kamu kedinginan kan."


" Benar, dinginnya menusuk, aku gak tahan Lex."


" Sini aku peluk Rin, aku akan transfer kehangatan."


" Ihhhh, maunya ," ujar Airin.


Alex menahan tawanya . Mendekat ke wajah Airin.Deru nafas Alex menembus pori pori wajah Airin . Mereka saling menatap.


" Apa sudah gak anggap aku teman lagi Rin ? kamu kok gugup gitu, kalau suka, yah suka, pasti beda kan rasanya Rin."


" Aku takut gagal lagi Lex."


" Gimana tahu gagal, kalau kamu gak membuka hati, tidak semua manusia itu sama Rin, tujuanku hanya bahagiakan kamu, pegang kata kata ku."


Airin menunduk.


" Hujan gini, enaknya makan hot pot yah Rin."

__ADS_1


" Benar, Rere suka loh hot pot."


" Kamu mau ngajak Rerr apa kita kencan ber dua aja?".


" Aku nanya Rere dulu yah, apa dia bisa."


Alex mengangguk.


Airin pun menelepon Reina.


" Hallo....".


" Ya Rin."


" Makan siang nanti sama siapa Re?".


" Sama Rey, Rey jemput aku, udah eeal janji semalam Rin."


" Ya udah ,aku sama Alex aja pergi makan , buka hati Re, Rey itu sayang sama kamu, sayang banget, keliatan."


" Kamu serius ? ".


" Serius. kamu gak nyadar ,Alex tuh keren, ganteng ,pintar banyak hal, aku liat dia sibuk buat sesuatu, dan menuju ke ruangan mu, pasti buat sesuatu yang bagus. iya kan Rin ?".


" Hmmm, Alex jait baju hangat buat aku, bajuku tipis Re ,gak nyangka juga kan, hujannya awet banget."


" Sweet banget , ahhh kelepek klepek hati adek bang. harusnya kamu gitu Rin."


" apanya adek, aku kan tuaan ."


"Oh iya, udah gak usah pusing. anggap aja kamu lebih mudah ,jadi panggilan adek lebih mesra gitu, lebih intim dan dekat ".


" Aneh dehhhh, yah udah ku tutup telepon yah. cerita nanti kamu di bawa Rey apa ke catatan sipil. hahahahaha".

__ADS_1


" Dasar.....," ujar Reina tertawa.


" Gimana Rin ?".


" Reina sama Rey udah janjian makan bersama ,yah udah kita berdua aja perginya Lex."


" Ye...,yes...yes..yes..., " ujar Alex bahagia.


" Kamu demam Lex ?".


" Maunya demam ,biar kamu urus ," ujar Alex memandang hangat ke arah Airin.


"Jangab sakit, aku gak ingin kamu sakit Lex.Dulu kalau kamu demam. Pengasuh di panti bakalan repot, dan panggil aku jagain kamu. Kamu tuh manja banget, makan di suapin, minta di peluk sampai tertidur, bagaimana kamu sesudah kita terpisah Lex ?".


" Tetap sama, yang memeluk aku ibu angkat, tetapi kalau demam yinggi, sampai gedek , aku manggil nama kamu."


Poni Airin di usap Alex.


" Kamu itu pelangi hidup ku Rin, saat kamu sedih. aku hancur, melihat kamu menderita ,aku gak bisa.Kamu sampai saat ini selalu merindukan anakmu, kita buat anak aja Rin, biar kamu gak sedih lagi.


" Ihhh, ada aja dehhh, ...., " Airin memukul perlahan dada Alex


Alex tersenyum.


" Anak kita bakalan cakep, ganteng, kamu cantik, baik, lembut, aku juga tampan kan Rin ?".


" Ihh ..., kamu over PD dehhh, " ledek Airin tersenyum.


🥰😍🥰😍🥰😍🥰


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2