Memutar Waktu

Memutar Waktu
Pria Muda


__ADS_3

Duduk bersama pria yang lebih di bawah usia Airin rasanya beda.Namun sosok laki laki ini sangat dewasa dari usia nya, terlihat pemikirannya sangat matang, saat dia berbicara.


" Mau temani saya makan? ," tanya Alex.


" Gak usah pak, saya biasanya masak sendiri di rumah kontrakan."


" Saya boleh nyobain masakan kamu?".


" Yang benar pak? masakan saya standard anak kos loh pak."


" Saya juga sampai sekarang seperti anak kos lohhhh, serius."


" Kalau gak enak jangan di ejek ya pak".


" Panggil saja saya Alex. "


" Di kantor saja kita sapaannya pak, setuju kan?".


Airin mengangguk.


Airin menunjukkan jalan ke rumah kontrakannya. Sebuah ruko.


" Bagian bawah sewaan saya pak, sambil jualan pakaian online dan menjahit, bagian atas yang sewa orang lain lagi, kami bagi dua nyewa , " ujar Airin.


Alex mengetahui kehidupan Airin bukanlah mudah ,sejak suaminya menghianatinya, orangtuanya meninggal satu persatu.Airin serasa sendiri. Ada seorang asistennya yang membantunya bekerja selama ini, jatuh bangunnya mereka sama.


Dia juga mantan narapidana,di buang keluarga, padahal dia membunuh karena tuan tempat dia bekerja ingin memperkosanya. Uang bisa membeli hukum dan keadilan. Namanya Lili, teman satu sel Airin saat itu.Mereka mendapat pembinaan di dalam sel, menjahit adalah keterampilan handal mereka, hasil rancangan mereka sangat bagus.

__ADS_1


" Bapak tidak takut berteman dengan saya? bapak pasti sudah membaca daftar riwayat hidup saya."


" Tidak."


" Bahkan teman saya satu rumah, mantan pembunuh pak, apa bapak gak seram mau makan ke rumah saya?".


" Enggak."


Alex mengetahui siapa wanita teman Airin tinggal, latar belakang kehidupannya, dan lainnya.


Alex memastikan Airinntidak mengulangi kesalahan yang sama, mengenal orang yang salah.


" Semua manusia punya masa lalu, belajar dari masa lalu, dan mau berubah. Tidak semua yang di penjara mutlak bersalah, ada korban dari tipuan orang lain, ada karena keadaan terdesak dan terpaksa, " ujar Alex.


" Monggir pak, rumah kontrakan saya itu, di seberang," ujar Airin.


Alex mengangguk dan tersenyum. Berpura pura gak tahu kediaman Airin.


Silakan masuk pak, " ujar Airin mendorong pintu toko kecil miliknya.


Terlihat beberapa pelanggan dan beberapa reseller.


" Baru pulang ci?" , ujar sang pelanggan .


" Iya Tan, usaha lagi pasang surut, terpaksa double kerja, Lili gak galak kan Tan ? ".


" Enggak loh Rin, Lili tuh orangnya lembut, tuh sabar banget nerangin , detail orangnya ".

__ADS_1


" Puji Tuhan tan. Mau nyari baju pesta atau baju gereja tan?".


" Baju pesta Rin, sabtu ini, ada anak saudara suami menikah."


" Warna pakaian keluarga merah Rin, kamu ada recomed gak Rin , ukuran tante?".


" Ada tan , beberapa dress."


" Rin , koko ini siapq, tampan banget, pacar baru Rin?".


" Ih tante bigos deh, alias biang gosip.Bukan siapa siapa loh Tan, teman satu kerja."


" Aduh di pepet terus Rin, biar Airin ketemu jodoh, jangan larut dalam kesedihan. Kamu terlalu baik, jangan sembarang nyari laki laki lagi yah Rin.Gak sanggup tante liat kesakitan kamu karena mertua dan suami kamu kejam."


" Udah nasib tan, semua awalnya memikirkan berumah tangga itu bahagia.Nyatanya jauh dari realita yang di harapkan tan."


" Ya Rin, kita gak tahu nasib kita seperti apa."


" Kamu sangat tegar, menjalani takdir hidupmu, tante percaya ,kelak kamu akan bahagia, gak selamanya mendung yang kelabu, akan ada pelangi, akan ada kebahagiaan kelak."


" Amin Tan."


🥰🥰🥰🥰


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2