
Dan semua kisah membawa Airin akan satu kata, wanita akan di ratukan saat bertemu pria yang tepat.
Airin bisa melihat Hans bahagia hidup bersamanya, ditemani Alex. Walau mereka sudah menikah, dikaruniai anak 1, kasih sayang Alex lebih pada Hans.
Jujur ,sebagai ibu, Arin terharu dengan kebaikan kebaikan yang Alex ,sang suami berikan pada anaknya.
Bahkan Airin saat ini mengandung, anak ke 3.Airin tersenyum melihat Alex dan kedua anak mereka membantu nya , menyapu, mengangkat kain, dan menyiram bunga.
Airin memasak spageti kesukaan mereka.
" Lahap bener maem nya nak."
" Enak banget Mi, top marko top Mi, iya kan Pi."
" Iya, the best banget, " ujar Alex.
" Adek mau coto medan mi...., " ujar Desta anak ke 2 Airin.
" Udah pandai minta reques makanan, baiklah sayang mami, besok coto medan yah ,mami masak."
" Stok di kulkas udah habis yaaang."
" Ya yaaang, nanti temani mami ke pasar tfadisional ya Pi."
" Pasar dekat Tanjung rejo aja ya mi, disana pasarnya bersih, teratur , gak karut marut, jalannya bagus , bahaya kalau ada lubang Rin, kamu sedang mengandung."
" Desta dan Hans sama mami aja titip nak," ujar mami Alex.
" Iya mi."
" Hans dan Desta baik, gak pernah ngerepotin mami, malahan nolongin mami siram bunga nak, temani papi baca koran, mereka sayang banget sama kami.Mami sangat bersyukur, d beri cucu yang tampan dan baik."
__ADS_1
" Jangan pernah mendua kamu ya Lex, pandang kedua anakmu, begitu baik, tulus, beri contoh yang baik ya nak, sama seperti papi kamu. Jangan bermain api, wanita jaman sekarang banyak yang genit."
" Itulah Airin bilang Mi, mas Alex kan sukses ,banyak wanita berseliweran di depannya.kalau gak kuat mental, hancurlah semua ".
" Airin trauma dengan wanita ke 3 ,mereka seakan akan benar.Isteri yang salah, menghalalkan segala cara."
" Godaan paling besar Lex saat isteri hamil, banyak pria atau suami yang berselingkuh.Jangan duduk sana sini sama wanita,ingat nak,njaga perasaan iaterimu."
Airin pun mengusap air matanya yang berkaca kaca .
Alex memeluk Airin.
" Jangan mewek yaaang".
Airin pun mengangguk.
Airin melihat ,sesibuk apapun sang suami, selalu meluangkan waktunya membantu Airin dalam mengurus anak anak mereka.
Seperti siang ini, Airin dan Ling ling mendesain beberapa pakaian buat pesanan pernikahan, ada juga buat beberapa acara formal.
Dekapan Hans dan Jasen membuat Airin teraenyum .
" Mereka sudah lapar Rin."
Airin mengangguk.
" Baru pulang sekolah Ling."
" Papi dimana nak ?".
" Lagi ambil tas mi."
__ADS_1
" Kalian ganti baju dulu yah, baru makan."
Hans dan Jasen mengangguk.
Airn menyiapkan beberapa makanan, kedua anaknya pun makan dengan mandiri.
Sedangkan Alex dengan lahap makan. Sesekali menyuapi Hans dan Jasen.
" Aku ketemu tadi sama Bams , Bams lagi sibuk buka toko furniture nya, aku akan membantu Bams sepulang dari sini ya yaaang."
Airin mengangguk.
" Semua forniture di rumah ini, buatan dan rancangan Bams.Butik, sekalian bisa temoat jagain anak ,sebelm pergi les sekolah, praktis, ruang desain terpisah, jadi gak berdebu dan aman bagi kesehatan anak," ujar Airin.
" Kamu gak lihat yaaang, Bams lagi buat furniture buat baby nya, semua bagus bagus."
" Udah lihat mas, Ling ling fotoin, bagus banget, " ujar Airin.
Ling ling pun tersenyum.
" Bisa di pastikan, Bams seperti mas, akan gugup begitu Ling ling kontraksi dan melahirkan ."
Ling Ling, Alex dan Airin pun tertawa.
☔☂️🌤🤭🌤☔☂️🌻
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment