
Tetaplah berjuang walaupun terjatuh dan tertinggal...
Hingga pada masanya kamu adalah orang yg tersenyum paling akhir, disaat lawanmu akan tertunduk lesu dan mulai mengakui kelebihanmu.
Airin mengakhiri tulisannya di status Wa nya.
Reina mengetuk pintu ruangan Airin. Airin menoleh dan mempersilahkan masuk.
" Bos yang santun , ngetuk pintu ruangan bawahan," ledek Airin.
" Sopan santun wajib di manapun kan Rin, kita adat ketimuran, masih kental sopan santun."
" Salut sama kamu Re ,kuliah di luar negeri. tidak mengubah ke khasan negaramu."
" Alaaaaaahhh..., kamu juga gitu kan Rin, kamu selalu modis, namun santun. Memakai pakaian di tempat nya, istilahnya kalau di kantor berpakaian formal, kalau pergi pergi baru beda sesuai tempat, ada orang dimanapun. mana peduli ."
" Pujian bos ,buat anak buah naik kuping, " ujar Airin tertawa.
" Ehhh, pulang kerja kita karokean yuk, dah lama aku gak nyanyi bareng kamu, kita reunian, aku undang juga teman kita semasa SMA, " ujar Reina.
" A..aku...gak deh Re, aku belum siap ketemu sama teman teman. lagian mereka juga ngeliat napi kayak aku gimana? aku gak mau manusia bertopeng Re, di depan manis, eh di belakang mereka tertawa dengan kemalangan aku hadapi. Aku gak ikut ya Re."
" Kamu selalu menarik diri dari dunia sekelilingmu Rin, kan belum tentu mereka menganggap kamu negatif, menganggap kamu salah, kamu seperti katak dalam tempurung Bi."
" Maaf , aku belum siap dengan segudang penghakiman orang lain, mental ku belum se siap itu Re."
__ADS_1
" Keluar dari sarangmu, jangan hanya terpuruk Rin, kamu gak bersalah, hanya di jebak."
" Orang gak tahu aku bersalah atau dijebak Rin, karena, aku sudah di ketok palu , menjalani hukuman, dan menjadi narapidana."
" Temanmu hanya Lili dan Bams , ketika aku gak ada Rin?".
" Ya Re, hanya mereka yang diberi Tuhan , buat menemani aku, kami saling dalam banyak hal."
" Baiklah, kalau gak mau ngumpul teman, aku ke rumahmu yahhhh, boleh kan ? ".
Airin mengangguk.
" Kamu pindah ke apartemen ku aja Rin".
" Bagaimana kalau kamu angsur apartemennya ke aku aja Rin, kapan kamu seret, gak apa apa,tunda bayar, tanpa bunga, berapa aku beli. dapat diskonan, aku gak naikin harganya sampai kapanpun. sampai kamu mampu lunasi."
" Re, kamu jangan gini banget sama aku."
" Rin, bagi aku, kamu itu baik banget, aku pernah gak bisa bayar uang sekolah, pada waktu itu keuangan keluargaku terpuruk , saat adikku sakit, apapun aku gak berani minta sama mami dan papi ku, kamu memberi aku Rin, kamu bawain makanan, buah, aku gak kekurangan . Kamu juga jenguk adikku, mami dan papimu baik, bantu rekomend dokter dan bantu juga dalam bisnis papiku, sehingga bisa keluar dari keterpurukan. Namun papiku sangat sedih ,saat papimu di tipu saudsra nya sendiri, dan temannya, papiku gak kuat menolong papimu, selalu papiku sedih ,datangi papimu di penjara, sedaya mampu menolong."
" Setidaknya ,di kesendirian papiku, papimu masih ada sahabat sejatinya Re, dan kalian sekeluarga , dari aku kena kasus, bantu aku, sampai aku gak bisa ngadapin kalian. Jujur aku sangat gak tahu harus bagaimana."
" Kamu keluargaku Rin, sampai kapanpun."
" Himana kabarnya Greg ?".
__ADS_1
" Udah sehat, udah mau wisuda, pintar, baik , dan ganteng."
" Aku merindukan Greg, pengen lihat dia Re."
" Masih lama , tungguin dia datang, kita aja temuin dia, kapan kamu bisa cuti, kita langsung terbang ke kampusnya."
" Aku masih karyawan baru Re, belum bisa ajukan cuti."
" Iya juga sihhh, pasti ada waktu Rin, kita bakalan pergi sama sama."
Airin mengangguk.
" Apartemenku kamu kredit aja sama aku, setuju kan ?".
Airin mengangguk.
🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍
Jangan Luoa
Like
Vote
Koment
__ADS_1