
Airin kembali siang itu mengunjungi sekolah sang anak. Hans kelihatan sedih saat Airin mengatakan, dia akan sedikit lebih lama menemui Hans.
" Tante mau kemana ? " tanya Hans kecil.
" Tante sekolah, sama seperti Hans, tetapi sekolahnya jauh Hans, di Paris."
" Aku melihat foto tante dan papi, sedang menggendong aku. Apa aku anak tante ? ".
" Ka...kamu lihat dimana Hans ?".
" Aku lihat di lemari papi bagian bawah, saat mainan kereta apiku jatuh. "
" Apa menanyakannya sama papi mu ?".
" Papi mengatakan, bahwa di foto ini adalah ibu kandungku, sedangkan mami yang merawat aku, itu mami tiri, aku terlahir dari perut mami kandung."
Airin cukup syok mendengar perkataan sang anak.
" Papi mengatakan, papi melakukan banyak hal yang salah, sehingga membuat mami kandung banyak kesusahan ,dan terpisah sama aku."
Abi langsung memeluk erat sang anak.
" Ya nak, akulah mami mu , dari perut ini, kamu terlahir.Maaf , mami juga banyak kesalahan, membuatmu, mami gak bisa merawat mu dengan baik".
" Aku sangat menyukaimu, apa aku boleh memanggilmu mami ?, " ujar Hans.
" Tentu saja sayaang ".
" Papiku , sepertinya sering merenung, katanya ,mami kandung aku, jauh lebih sabar, baik dalam segala hal.Karena sama mami sekarang, papi selalu saja cek cok dan bertengkar."
.
" Papi hanya berusaha bersikap cuek, sebenarnya tidak seperti itu, " ujar Hans.
" Aku dan papi sering berdua , saling menguatkan. Mami sangat egois, mau menang sendiri."
Airin cukup terkejut dengan kedewasaan sang anak.
__ADS_1
" Apa mami boleh sekolah ?".
" Tentu saja, tetapi aku akan merindukan mami, karena hanya mami yang ngertiin aku, mau dengar aku cerita, mami ku jahat, dia sibuk denga. kerjaan dan handphone nya, serta sering meninggalkan aku sendiri di apartemen , dia pergi dengan teman temannya."
Airin sangat sedih mendengarkan curhatan sanga anak.
" Mami janji akan pulang, mami akan lihat pertumbuhan anak mami, kamu bertumbuh menjadi anak yang kuat ya Hans.
Hans mengangguk dan melakukan high five bersama Airin.
Airin mendekap Hans dengan erat.
" Mami ku, dia gak menjemput aku hari ini, dia sibuk, hanya papi yang akan menjemput aku, itupun begitu pekerjaan papi selesai."
" Mau menemaniku ?", tanya Hans.
" Tentu saja Hans."
" Kita bermain game online ? apa mami mau ? kita bisa chat dari game."
" Game apaan Hans ?".
" Mami punya, ini add mami, " ujar Airin.
Hans pun meng Add Hans.
Airin mengetik dan men save nomornya di handphone Hans.
" Jika kamu sedang sendiri, beri kode, mami akan telepon kamu, apa mau Hans?".
Hans mengangguk dengan cepat.
" Apa Hans lapar ?".
Hans mengangguk.
" Mau mami suapi ?".
__ADS_1
Hans mengangguk.
Airin menyuapi Hans ,Hans makan dengan lahap, sampai sang guru tersenyum.
" Masakan mami lezat," ujar Hans.
" Pangsitnya lembut, ayamnya gurih, semuanya enak, " ujar Hans.
Airin tersenyum.
Airin membeku, melihay sang manyan suami, tiba tiba berada di sisi sang anak.
Sang anak langsung bergelayut manja pada sang papi.
" Papi kelamaan datang, mami menyuapi aku. Dia mamiku kan pi? sama dengan foto yang aku temukan di meja kerja papi kan ?", tabya Hans.
" Maaf nak, papi baru bisa datang, tadi papi sibuk."
" Hans sudah kenyang, mami suapin."
" Maaf , papi lupa beliin Hans makanan."
" Maaf nya di terima."
Airin merapikan kotak makanan yang di bawanya, dia menahan lapar, agar anaknya bisa makan. Airin bersyukur tadi pagi dia memasak beberapa macam makanan.
" Saya pamit, " ujar Airin mengusap wajah Hans dan perlahan pergi.
Rasa sakit tidak ada lagi, Airin sudah pasrah di buat seperti apa , apalagi bapak anaknya sendiri yang melakukannya. Dengan penuturan Hans , Airin sadar, akhirnya manusia seperti sang mantannya pun bisa menyesal.
Tetapi Airin tidak akan pernah lupa , apa yang dia buat dalam hidup Airin.
🍒😘😍🍒😘😍🍒😘😍
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote Koment