
" Aku turun duluan ya Lex ".
" Sama aja dehhh".
" Jangan, aku gak mau orang nge gosipin hubungan kita, aku baru bekerja di sini dan akan ke Paris ."
" Ini kunci mobil, seperti biasa ,letaknya di blok A2 ya Rin ".
Airin tersenyum dan mengangguk.
Walau pun usia Alex di bawahnya, Alex bukanlah tipikal pemaksa, malahan care dan menghormati , serta mau mendengar masukan dari siapapun, pantas dia sangat di berkati Tuhan. Setiap usaha yang dia lakukan sukses, dan penuh rencana yang matang.
Airin melangkahkan kakinya, memasuki lift. Beberapa sapaan dari teman kantornya semakin hangat dia dapatkan.Sejak kehadiran Reina, para teman kantor menjadi kasihan melihatnya. karena mereka akhirnya tahu, nasib Airon sangat tragis. Suami di ambil mantan pacar sang suami, anak di rebut, dia malahan di ajas manfaatkan buat menyalahgunakan wewenang, dan semua penyelewengan, Airin menanggungnya.
" Rin, kamu tambah putih. Cepetan pulang dari Paris yah, kita bakalan kangen sama kamu ".
Airin mengangguk.
" Kamu memang berbakat Rin, selamat ya Rin, jangan kalah sama orang bule."
Airin mengangguk.
Atmosfir lift berubah ketika sang mantan suami memasuki lift. Bersama isteri barunya.
__ADS_1
Semua memandang tidak suka. karena tahu apa yang mereka lakukan.
" Sayang, kita ke sekolah anak kita yahhh, jangan sampai manusia jadi jadian datang duluan, " ujar sang isteri .
" Ingat bu, siapa yang menanam akan menuai, memisahkan anak dengan ibu kandungnya ,bukan perkara gampang, kelak Tuhan perhitungkan. Apa kurang bolak balik ke perusahaan ini bu. dengar dengarnya perlu kerjasama biar kuat modal, " ujar seorang ibu bagian keuangan.
" Eh kamu ,jangan asal bicara, nanti kamu aku pecat."
" Ibu bisa melakukan apapun di luar sana, tetapi ingat ,tidak di sini, ibu hanya pengemis buat kerja sama di perusahaan ini dan saya kepala bagian
keuangan, tahu betul akan kondisi ke uangan perusahaan suami ibu, karma sedang berjalan bu."
Ketika tangan bya hendak mendaratkan tamparan. debgan sigap Airin menepis dengan kuat.
" Sudah..sudah..," ujar sang mantan suami.
" Hus...huss...jangan jadi deh mereka patner perusahaan ini, bisa sial kegemuan terus ,"ujar seorang karyawan.
" Memang gitu deh, kalau dari hasil yang gak benar, maka akan berakhir cepat, gak kekal, "ujar Airin dengan tegas.
" Benar banget bu, orang jaman sekarang gak takut dosa, Tuhan akan perhitungkan bu, setiap apa yang mereka lakukan, " ujar karyawan lainnya.
" Kalian kenapa sihhh, " jerit sang isteri baru.
__ADS_1
Semua karyawan pun tertawa terbahak bahak melihat teriakan nya.
Airin pun tidak bisa menahan geli ,akan sifat asli isteri sang mantan.
Bagitulah, topeng akan tetap topeng.
" Menurut gue, laki laki mau salah di depan mata aja belum tentu mau ngaku, " ujar seseorang.
Sang mantan suami menu duk,tidak sabggup menjawab banyaknya bullyan yang di tujukan pada mereka.
Dan sesudah pintu lift terbuka, satu satu menghadang pasangan itu buat keluar, malahan lebih mementingkan Airin buat keluar lebih dahulu. Bisa Airin lihat, wajah sang isteri baru merah padam.
Airin pun tertawa mengejek. Airin dengan lenggokan aduhai, menhejek sang isteri baru. body Airin yang aduhai, membuat sang mangan suami tidak bisa melepaskan tatapan.Kejadian itu menambah runyam pasangan suami isteri,mereka pun bertengkar hebat, sesuai dengan keinginan Airin memanas manasi mereka.Bukan karena rasa suka, hanya karena Airin masih ingat, ketika dia hamil, wanita itulah berlenggak lenggok di hadapan sang suami, menggoda sedapat upaya.
🤪🤪🤪🤪🤪
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1