Memutar Waktu

Memutar Waktu
Perjuangan


__ADS_3

Airin kembali ke dalam kamarnya,setelah Alex kembali ke apartemen nya.


Semua orang menikah, menginginkan pernikahan yang bahagia, sampai di hari tua, namun tidak semua pernikahan berujung bahagia.


Airin masih mengingat bagaimana penghianatan sang suami, dia bertahan, setiap kali pulang, selalu berbau parfum wanita yang sangat menyengat, di dalam kantongnya terdapat bon rincian pembelian jam tangan , bon pemesanan buket bunga.


Hati siapa yang tidak tersakiti.Hati siapa yang tidak menangis.Mencoba bertahan, sampai Airin melahirkan sendirian, dia merasa tidak punya siapa siapa.


Airin masih ingat, bagaimana dia diperlakukan tidak layak, di peralat, hingga masuk penjara.


Wajah sang anak begitu tampan, perpaduan dirinya dan sang suami.


Setiap ibu, ingin anaknya punya keluarga yang utuh, punya kebahagiaan yang sempurna.


Namun jika jalan yang ada tidak sedemikian rupa, sebagai orangtua, dan seorang ibu, apa lagi hendak di kata.


Airin masih ingat, saat anaknya masih kecil, bagaimana dia di penjara, anaknya dibesarkan seorang ibu tiri.Dirinya di cerai.Kesusahan itu begitu bertubi tubi datangnya.


Airin mengusap air matanya.


Dia berharap, sang anak bisa bahagia.


Setelah dia keluar dari penjara, dia kesulitan tidur, maka yang dia lakukan men desain pakaian buat online shop nya dengan Lili teman seperjuangan nya.


Airin akhirnya menyelesaikan beberapa gambar, dan mengirimnya ke Lili.


Airin mengisi waktunya ,menyibukkan dirinya untuk tidak memikirkan begitu banyak kesedihannya.


Setelah beberapa jam dia menggambar, Airin pun mengantuk, diapun berbaring dan tertidur.


Ketika pagi datang, Airin bangun dan membersihkan diri. Begitu membuka pintu apartemen, sosok Alex sudah berdiri dan menyodorkan sebuah buket bunga.


" Sogokan ?, " ujar Airin.


" Benar Rin, biar lamaran aku di terima, " ujar Alex.


Airin hanya membalas Alex dengan senyuman.


" Sarapan yuk, aku ada masak."

__ADS_1


Airin pun mengangguk.


" Tunggu ,bunganya buat di pot dulu, sayang kalau layu."


Alex mengangguk.


Airin buru buru mengambil vas dan mengisi air, dengan secepat kilat merangkai bunga dan meletakkannya di meja makan.


Alex hanya memperhatikan Airin.


" Sudah, yukkk, nanti telat," ujar Airin.


Airin dan Alex pun bergegas sarapan dan berangkat ke kampus Airin.


Airin melambaikan tangan dan memasuki kamlus barunya.


Bagi orang Asia, kampus ini sangat asing, bahasa Perancis dimana mana menghiasi seputaran kampus.


Airin mencari ruangannya dan tersenyum ke beberapa mahasiswa juga di sana.


Airin duduk di aebuah kursi, pandangan beberapa mahasiswa mengarah kepadanya.Airin sangat cantik, berkulit putih, langsing dan muda.


Mahasiswa mulai memadati ruangan.


Dan seorang dosen cantik, memasuki ruangan.


Memberi sapaan.


Dan sorot matanya memandang sosok Airin beberapa detik.


" Kamu, silakan maju," ujar nya.


Airin pun maju ke depan panggung.


" Kalau mata kuliah saya, kalian masuk, harus ber pakaian unik, mau jait dan desain sendiri, jauh lebih bagus, saya tidak mengharapkan kalian memakai desain yang brended, namun saya suka keunikan karya pakaian kalian."


" Nama kamu siapa ?".


" Airin Miss."

__ADS_1


" Kamu cantik, berkelas, dari sepatu, pakaian , asecories ,tas semua keliatan enak di pandang, selaras."


" Terima kasih miss."


" Beli pakaiannya dimana ?".


" Saya perancang dan juga sekaligus penjait miss,saya punya toko online shop."


" Waw....fantastis banget."


" Masih skala kecil miss."


" Punya berapa pegawai ?".


" Awalnya saya dan teman, kemudian kami berkembang perlahan, memiliki beberapa karyawan. Dulu awalnya saya menjadi model, dan teman memasarkan. Terkadang gantian," ujar airin tersenyum.


" Kamu bekerja di perushaan mode terkenal, dari biodatamu terlihat."


" Ya ,saya bekerja disana miss, dan juga punya online shop sendiri, walau kecil kecilan."


" Nama online shop apa, saya suka baju kamu, siapa yang minat, beli yah," ujar sang dosen dengan ramah sambil melucu.


Semua pun mengangguk dan meng add toko online Airin.


" Buat kesuksesan ,apapun jalan harus kita tempuh, jangan gengsi , meraih sukses itu banyak jalannya," ujar sang dosen.


Semua memuji pakaian Airin bagus, bahannya bagus, penjaitan rapi.


" Buat kelas saya, kalian masuk wajib stylist dan modis."


Semua mengangguk.


🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2