Memutar Waktu

Memutar Waktu
Aku dan Kamu 2


__ADS_3

Airin sampai bengong, bukti bagaimana sang suami memperdaya dirinya semua kini tersaji dengan bukti yang kuat, dan Airin menangis melihat itu sema. Alex mendekap Airin dengan pelukan hangat.


" Kamu jangan salah paham sama Alex Rin, bukti ini tidak mudah Alex dan saya dapatkan, berbulan bulan, wajib mabuk, dan kamu tahu, semua pria yang berada di seputaran meja , akhirnya menghianati mantan suamimu. Memberi bukti satu persatu.Cara Alex mendapatkan bukti bahkan membuatnya yang sangat rentan bangkit lambung karena efek minuman mengorbankan diri, dan kamu menyalapahaminya."


" Todak ada wanita dalam hidp Alex selain kamu Rin, aku menjaminnya, kamu tidak lihat, dia menjauhuimu agar tidak terbaca teman mantan suamimu."


" Buat kamu dia mengalami dan menjalani banyak ujian, terpisah denganmu ,menyiksanya."


Air mata Airin mengalir di kedua ppinya. Alex menghapusnya dan tetap mendkap Airin dengan erat .


" Tidak berterus terang dengan mu, adalah salah baginya. Namun buat dapatkan Hans, apapun dia lakukan Bi, bahkan di salah pahami kamu."


" Memang Alex aibuk expansi juga, namun menyita waktu dan tenaga juga pikrannya, bagaimana bantu kamu."


" Kamu gak lihat Rin, pacar bucinmu begitu merana. "


" Udah baikan dan jahui negatif thingking ".


Airin hanya sanggng sesenggukan di bahu Alex.


Seharian, selain makan, Airin merebahkan diri di paha Alex .


Alex membelai wajah dan sesekali menciumi Airin dengan ciuman panjang dan mendamba.

__ADS_1


" Semuanya akan berakhir Rin, bukan hubungan kita,tetapi masalah kita."


" Apa yang dia tanam, akan dia tuai, kepaitan dan kesakitan apa yang dia lakukan sama kamu, akan dia bayar."


"Dia harus minta maaf atas fitnah dan nama baikmu wajib dia pulihkan di depan persidangan nanti. Dan aku gak mau Rin, masyarakat mengucilkan mu, semua hanya jebakan dia, kamu di kucilkan, ter cap narapidana. Dan dia akan melihat, bagaimana orangtuanya memhohon, menabgis, meraung di hadapanmu, bagaimana kamu mereka perbuat, sangat kejam "


Airin menyandarkan tubuhnya di dada bidang Alex.


" Tahu gak kamu Lex, berulang kali, inilah yang aku pikirkan ,buat kesakitan yang aku alami, namun bodohnya aku, tidak bersaya ,akhirnya habis di makan belenggu kepaitan itu sendiri.Aku tidak punya siapa siapa Lex ".


" Maaf Rin, aku terlambat membantumu, bahkan mengeluarkanmu dari jeruji besi, saat itu aku tidak bisa, semua jalan buntu."


" Sudah suratan takdir Les, aku hars melaluinya ."


Gerimis rintik hujan , menambah Airin erat dalam pelukan Alex.Alex bahkan tertidur bersama Airin di sebuah sofa di ruang tam.


Alex perlahan bangun ketika hari sudah gelap, tetap membaringkan Airin di sofa, Alex untuk menyiapkan makan malam mereka.


Alex tersenyum , sesekali mendatangi sofa , mengecup perlahan bibir sang kekasih.


Ketika sudah selesai memasak , Alex pn membangunkan Airin .


" Sayaaaang, maem yukkkkkk....".

__ADS_1


Alex perlahan mengecup kedua mata Airin .


Airin pun perlahan membuka matanya.


Belum lagi kesadarannya pulih, Alex sudah menenggelamkannya dalam lautan tak betepi, ciman lembut , panjang mereka lakukan.Mereka tersadsr dsn tertawa.


Alex pun membawa Airin , menggendongnya dan meletakkannya di meja makan.


Meja itu begitu romantis, dengan bunga segar, lilin seperti berada di restoran terkenal.


" Jangan berhenti mencintaiku Rin....., dan jangan pernah pergi dari hidupku..., aku sangat mencintamu, sangat....., "ujar Alex dslam dekapan Airin.


Malam menjadi saksi, mereka makan bersama ,suasana tenang, hangat dan sangat romantis.


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2