
Di dunia ini, terkadang keputusan , lebih besar dari harapan.
Kamu tidak akan pernah menjumpai hari ini lagi.
Maka buatlah hari ini berarti bagimu.
Dalam hal cinta, cinta tidak bisa di paksakan.Beberapa keputusan hidup, membuat penyesalan.Melepaskan masa lalu, untuk mendapatkan masa depan.
Airin mengepak kopernya , dan disana , Alex sibuk membantunya. Sosok yang begitu memanjakannya.
Berbagai orang datang dalam kehidupan kita sebagai berkah ,beberapa datang dalam kehidupan, sebagai pelajaran.
Dari kunci rumah, berbagai aset dia buat nama Airin, Airin pun dia perlakukan bak tuan puteri, memasak buat Airin, memberi Airin rasa nyaman, sangat beda dengan sang mantan.
Jika Airin rambutnya lepek, maka akan di creambath Alex ,di blow dan di keringkan. Airin sakit, Alex bolak balik repot, dari bawa ke dokter, masakin makanan, ngompres, sampai nyuapin. Airin sangat terharu.
Airin baru sembuh dari flu, Alex bolak balik membawa soto, misop dan bakso , hangat hangat Alex dan Airin makan.Alex membuatkan jus. Untung saja apartemen mereka berdekatan, Reina sampai gangguin Airin, udah merried aja.
Satu hal yang membuat Airin terharu, Alex dewasa banget, apapun dia menabya pendapat Airin, merwka akan saling debat, terkadang ngeyel dan saling menjahili, kembali serius, begitulah hari hari mereka.
" Yaaang, habis ngepak, kita jemput Hans yah, besok kita sudah berangkat."
" Apa udah ijin ke ortunya Rin?".
" Udah yaaang, pelakor lagi di luar kota."
" Anak masih kecil, semakin sering di tinggalkan."
" Mereka kesulitan keuangan juga, gaya hidup yang serba wah, lain lagi kegagalan bisnis, " ujar Alex.
__ADS_1
" Yah begitulah Lex semua perbuatan, akan mendapat balasannya, pada waktunya. Karena apanyang kita dapatkan instant, akan hilang instant juga, benar kan?, " ujar Airin
Alex memeluk Airin dari belakang.
" Benar yaaang, makanya untuk menghasilkan apapun, harus wajib bisa di pertanggung jawabkan moral kita, dan wajib dari hasil keringat sendiri dan wajib halal."
Alex mengecup pundak Airin.
" Geli Lex ".
Alex tertawa.
" Kita menikah saja yah Rin, apa kamu sudah siap ?".
" Selesai dari Paris, kita menikah, aku mau fokus meraih cita cita dan fokus memperjuangkan hak asuh Hans, Hans bertumbuh tanpa ada bimbingab dan perhatian, juga kadang tidak teratur pulang dan makan, aku gak bisa Lex ".
Airin mengelus wajah tampan Alex.
" Kamu nanti kepikat sama bule, kamu lupa pacar tuamu ini Lex , " ledek Airin.
" Kamu tuh. awet kuda sayang, kulitmu bagus, kamu juga sexy, bibir kamu sensual, kamu menyiksa aku babget sayangku, menahan diri, mengendslikan diri, aku terkadang kelabakan, " ujar Alex kembali mendekap Airin.
" Jika kita menikah dengan orang yang tidak tepat ,maka yang ada saling menyakiti.Hidup sebagai pasangan suami isteri,jika kita tidak bisa saling menyayangi ,mendukung dan memahami,
maka hidup bersama akan saling menyakiti."
" Aku berjanji padamu Rin," ujar Alex.
" Walau aku menua lebih dahulu dari kamu ?".
__ADS_1
" Kamu akan awet muda sayangku, karena memiliki suami limited edition sepertiku, " ujar Alex.
Airin tertawa.
" Hujan semakin deras, tahu aja menambah keromabtisan, iya kan sayangkuuu, " ujar Alex.
" Ya yaaaang, aku menyukai hujan, kita sama sama menyukai hujan."
" Sewaktu kecil, kita sering mandi hujan, sampai dimarah kakek dan nenek, lain di marah mami dan papimu Rin."
Airin tersenyum.
" Aku tidak mengira ,kita bisa sedekat ini."
" Andai kamu memilihku dengan benar, tidak ada luka itu Rin."
" Luka memberi pelajaran, benarkan Lex ?".
Alex mengangguk kembali mendekap Airin dengan hangat. Mereka memandangi tetesan hujan.
🥰🍓🥰🍓🥰🍓
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1