Memutar Waktu

Memutar Waktu
Penyesalanmu


__ADS_3

Pengajuan hak asuh anak, memerlukan proses yang panjang, alot dan banyak persyaratan. Airin harus bersabar karena dia masih studi di Paris.


Persidangan akan memakan waktu dan letaknya stay di Paris membuat pengacara menyarankan bersabar untuk beberapa bulan lagi, dan mengajukan hak asuh anak.


Airin mengetahui pertengkaran sang mantan dengan isterinya, sang isteri cemburu ketika sang suami menemui Airin ketika bersama anaknya.Padahal Airin jelas jelas tidak menginginkan kebersamaan mereka lagi, dia marah, cemburu dan tidak mau mendengarkan penjelasan sang suami, sehingga mereka sering sek cok tiada henti.


Jika Airin mau, mereka sudah kembali, namun ogah bagi Airin menjilat ludah sendiri, dengan kekejaman sang mantan, dia masih belum bisa melupakan itu semua.


Luka itu masih berdarah dan perih.


" Beberapa hari lagi saya akan balik ke Paris, saya harap Hans kamu jaga."


" Hans tidak minta dilahirkan di tengah keluarga yang kacau balau, semua ini karena kamu , kamu yang menyebabkan ini semua, dan kamu harus bertanggung jawab."


" Apa yang kamu inginkan ,untuk bersama pacar pertama mu sudah terlaksana, kamu sudah membuang aku dari kehidupan kamu dan Hans, jadi kamu harus bertanggung jawab menjaga Hans."

__ADS_1


" Hubungan kami ,tidak seperti yang aku bayangkan Rin. Jauh lebih hancur . Kamu masih mengurus aku selama ini, menyediakan makan aku, sesibuk apapun kamu, pakaian ku kamu strika atau bawa loundry."


" Jangan jadikan perbandingan antara aku dan dia , karena kamu yang sudah memilih dan aku mengikuti takdir "


" Secara agama ,kita tidak pernah bercerai, begitulah istilah dalam pernikahan, saya sudah menanyakan pada pimpinan gereja Rin."


" Bagi saya, ketuk palu sudah selesai, secara nyata memang saya ibunya Hans dan kamu papinya Hans, namun saya juga ber hak bahagia, tidak kembali memungut sampah. "


" Kamu mengatakan aku sampah Rin?".


" Yah ...., sebutan apalagi yang sesuai dengan pria yang berhianat, sewaktu isterinya hamil, kembali ke kekasihnya dulu, menjebak sang isteri dengan segala daya upaya, ingat karma akan di bayar, Tuhan tidak bisa kamu bohongi, kalau manusia bisa kamu bohongi tidak dengan Tuhan."


" Aku menyesali nya Rin. Tidak pernah aku menduga ,aku sehancur ini."


" Yang aku bisa hanya berharap ada seseorang membeli perusahaan ini, utang ku di bayar dan sisanya aku akan buat untuk usaha yang masih tetap jalan, walau usaha kecil, aku sudah lelah."

__ADS_1


" Kamu baru merasakan lelah itu saat ini, aku sudah mengecapnya lebih dahulu , hancurnya kamu, lebih hancur aku , baiklah, jika kamu memilih untuk hidup yang baik, aku tidak mempersoalkan soal penyelewengan yang kamu suruh aku lakukan, namun di publik kamu wajib mengaku kamu dalang dan menikmati keuntungan, kamu juga mengatakan akan mengembalikan apa yang kamu ambil, untuk menghindari jerat hukum dan memulihkan namaku bukan.?".


" Ya Rin, akan aku lakukan."


" Baik , aku pun tidak menuntutmu di Bui, merasakan apa yang aku rasakan bertahun tahun, inginku membalas mu, namun aku hanya memandang hati anak ku Hans."


" Syaratnya hanya satu, hak asuh Hans akan aku perjuangkan dan kamu jangan mempersulitku."


Airin pun pergi setelah pembicaraan itu.


😔😔😔😔😔😔😔


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2