Menemukan Cinta Sejati

Menemukan Cinta Sejati
Episode 1:


__ADS_3

PROLOG:


Sore itu aku sedang berjalan santai menuju pulang ke rumah. Habis mengerjakan kerja kelompok di rumah teman. Saat itu aku berjalan sendiri. Tak berapa lama aku berjalan di depan sebuah rumah kosong. Rumah itu tampak sunyi dan menyeramkan. Karena tampak menyeramkan akupun berjalan lebih cepat. Tetapi belum aku jauh dari tempat tersebut ada sebuah suara jeritan yang membuat aku terkejut. Suara itu berasal dari dalam rumah kosong tersebut. Aku yang mendengar jeritan tersebut merasa merinding. Niatku mau lari sekencangnya meninggalkan tempat itu. Tetapi lagi-lagi jeritan itu terdengar lebih keras. Suaranya lebih jelas untuk didengar.


Dengan sikap kepoku aku ingin sekali melihat ke rumah kosong tersebut. Tetapi aku masih merasa merinding. Apalagi hanya ada aku sendiri di situ. Suara jeritan itu terdengar lagi. Tetapi bukan hanya sebuah jeritan yang tak punya arti. Jeritan kali ini adalah sebuah perkataan yang dilontarkan dengan keras.


"Cepat lepaskan aku! Apa kalian tidak takut dengan keluargaku?" ucap seseorang anak laki-laki dari dalam rumah kosong tersebut.


Aku yang kepo semakin merasa penasaran. Aku penasaran karena ada suara seseorang anak laki-laki yang menggunakan bahasa yang tidak deketahui oleh aku. Bahasanya tidak menggunakan bahasa Indonesia.


"Sepertinya ada orang yang tinggal di dalam rumah ini. Tapi orang dari mana ya? Kok aku baru tahu. Dan lagi kenapa memakai bahasa aneh itu. Jadinya aku gak ngerti apa artinya. Ah intip dululah, mana tahu nanti aku jadi tahu siapa orangnya," ucapku di dalam hati.

__ADS_1


Betapa terkejutnya aku. Saat aku melihat ada seorang anak laki-laki sedang yang terikat dan dua orang pria dewasa yang sedang memerhatikan anak tersebut. Tiba-tiba mereka tertawa.


"Hey! Sudah aku katakan, lepaskan aku! Apa kalian mau di tangkap polisi?" ucap anak tersebut yang tak dapat dimengerti oleh aku.


"He bocah ingusan! Kau hanya perlu diam! Gak usah banyak bicara! Karena keluargamu tidak akan menemukanmu di sini. Hahaha apa kau kira ini di negaramu?" ucapan salah satu pria itu dengan tertawa berbahak-bahak.


"Apa maksudmu?! Kau sudah menangkapku beberapa hari ini! Kau hanya menyuruh aku diam? Untuk apa kau menangkapku?" tanyanya bertubi-tubi.


Aku sangat terkejut. Ternyata pria tersebut adalah seorang penjahat. Dengan cepat aku berlari melaporkan kejadian tersebut ke pada orang yang rumahnya hampir dekat dari tempat tersebut.


Tetapi tidak ada yang percaya dengan perkataanku. Dengan rasa kasihan, aku kembali dan berusahan menolongnya dengan caraku sendiri.

__ADS_1


**********


........................................


Cerita ini hanya sebuah karangan. Yang tidak diambil dari kehidupan orang lain. Melainkan jalan cerita kehidupan authornya sendiri yang ditambah bumbu permasalahan, cerita yang penuh halusinasi sang pengarang . Dan penamaannya yang diambil dari nama author dan nama teman dan juga nama yang dikarang author sendiri. Cerita ini tidak menjiplak dari siapapun. Karya ini asli karangan sang penulis.


Jangan lupa like dan komennya plus favoritkan ya teman-teman.


Àuthor butuh dukungan dari kalian semua.


Karena hal itulah yang memotivasi sang author.

__ADS_1


Tunggu episode selanjutnya ya...


__ADS_2