Mengagumi Mu Dalam Diam Ku

Mengagumi Mu Dalam Diam Ku
flashback 04


__ADS_3

setelah di izin kan untuk mendonor kan darah nya, dokter segera memeriksa tia dan mengecek apakah darah nya cocok atau tidak dengan pasien.


setelah di cek ternyata darah tia sesuai dengan yang di butuh kan.


tak butuh waktu lama dokter langsung mengambil darah tia


setelah dokter selesai dengan pengambilan darah nya, tiba tiba tia menerima telpon dari teman nya naura


"hallo assaamu'alaikum nau, kenapa?" tanya tia


^^^"tia, wa'alaikum salam. tia tau nggak? bagas ngajak gue nikah" ucap naura^^^


"alhamdulillah, gimana kamu terima nggak ajakan bagas?" tanya tia


^^^"itu dia masalah nya, gue masih belum yakin sama dia, karena kan lo tau sendiri gimana bagas. gue takut nanti setelah menikah dia malah selingkuhin gue lagi" ucap naura di ujung sana^^^


"yaudah kamu fikirin dulu aja, pertimbang kan dengan matang, karena pernikahan itu hal yang sakral yang hanya akan dilakukan sekali seumur hidup jadi kamu harus mengambil keputusan dengan hati yang laang" ucap tia menasehati


^^^"gue ga bisa tia. makanya gue nelpon lo sekarang, pokok nya lo kesini sekarang karena gue mau curhat banyak, bye tia, gue tunggu. assalamu'alaikum" ucap naura^^^

__ADS_1


"nau... " baru tia akan menyanggah tapi telpon nya sudah di matikan


"wa'alaikum salam" jawab tia


tia melihat dokter yang sedang memberes kan peralatan medis yang tadi dipakai untuk mengambil darah nya


"mm dok, saya harus pergi sekarang karena ada hal yang penting. saya minta tolong dokter sampai kan permohonan maaf saya ke nyonya dan tuan itu. saya tidak bisa menghampiri mereka karena urusan saya benar benar penting" ucap tia


"baik mbak" ucap dokter wanita itu ramah.


setelah itu tia langsung bergegas pergi dari rumah sakit, dengan tujuan apartemen naura.


saat dokter tiba di ruangan daffa, nyonya brianna bertanya tanya dimana kah gadis yang tadi mendonor kan darah nya


"dok, dimana gadis tadi?" tanya ny.brianna


"maaf nyonya, tadi dia hanya menitip kan permohonan maaf karena gadis itu ada keperluan penting" ucap dokter


ny.brianna nampak penasaran dengan sosok tia, karena tia menolong nya tampa meminta sepeser pun uang dari keluarga nya

__ADS_1


"apakah dokter ada data data tentang gadis tadi?" tanya ny.brianna


dokter sedikit menimbang apakah ia harus memberikan data diri gadis itu atau jangan, namun akhir nya ia pun menyerah kan nya


"ini nyonya" ucap dokter menyerah kan selembar kertas kepada ny.brianna


ny.brianna membaca data diri tia, tidak ada yang mencurigakan.


tia adalah mahasiswi akhir di sebuah universitas di jakarta ini, yang mengambil jurusan kedokteran


"apakah dia pernah magang di rumah sakit ini dok?" tanya ny.brianna


"ia nyonya, gadis itu adalah anak magang di rumah sakit ini, mungkin tadi ia kemari untuk mengambil hasil magang nya" ucap dokter itu menjelas kan


ny.brianna tampak manggut manggut. namun ia masih belum puas dengan data yang ia dapat kan.


akhir nya ia memutus kan untuk mencari info lebih tentang siapa tia sebenar nya. karena ia yakin bahwa tia bukan lah anak orang biasa.


karena untuk menempuh pendidikan kedokteran itu di butuh kan uang dengan nominal yang cukup banyak, dan ia melihat dalam data bahwa tia tidak mendapat kan beasiswa melain kan membayar kuliah dengan uang pribadi

__ADS_1


flashback off


__ADS_2