
"mm, begini tuan delfriaca, saya sekeluarga datang kemari untuk mendampingi putra kami untuk meminang putri tuan dan nyonya delfriaca" ucap tuan albert membuka obrolan setelah sekian lama berbasa basi
tia nampak sedikit terkejut, meminang? batin nya
daddy tia nampak sangat tenang mendengar kan kata demi kata yang keluar dari mulut tuan albert, karena memang ia dan keluarga besar delfriaca telah mengetahui tujuan dari keluarga MU bertamu ke rumah mereka
"tuan albert, karena ini permasalahan nya menyangkut hati dan masa depan, maka kami sekeluarga tidak bisa memutus kan untuk menerima atau menolak" ucap tuan daffin kepada tuan albert, tuan daffin melihat kearah tia lalu meminta tia untuk menjawab nya
"sayang, kau sudah dewasa sekarang, mom dan dad tidak mau mengekang atau memilih jodoh yang akan engkau pilih, karena memang keluarga kita tidak pernah memakai sistem itu. kau sudah mendengar apa tujuan dari keluarga besar MU datang kemari, jadi silahkan utarakan apa isi hati mu nak" ucap tuan daffin pada tia
tia memandang daffa dan di jawab senyuman oleh daffa
"mm mom, dad, sebelum nya maaf..." ucap tia menggantung
daffa sudah harap harap cemas akan jawaban yang akan di utarakan tia, biasanya jika kata maaf itu sudah keluar, maka itu artinya sebuah penolakan. fikir nya
__ADS_1
tia memandang kedua orang Tua nya, uncle dan bunda nya, dan di jawab anggukan oleh mereka semua, menandakan bahwa apapun jawaban yang akan di utarakan tia maka mereka siap mendukung nya
"bismillahirrahmanirrahim semoga ini memang jalan nya, dan inshaa allah tia menerima pinangan keluarga MU" jawab tia
semua yang berada di ruang tamu nampak lega, terutama daffa sendiri.
sepanjang pembicaraan tentang pinangan keluarga MU untuk tia, daniel nampak hanya diam saja tidak merespon apapun, padahal biasa nya dia yang sibuk dan asik berbicara.
tia memandang lekat lekat wajah adik nya yang berada di samping nya ini,
semua yang ada di ruang keluarga nampak menatap kearah daniel tanpa terkecuali
daniel melihat tia dan semua orang menatap kearah nya
"I don't understand what you and the others are talking about (aku tidak mengerti apa yang kakak dan yang lain bicarakan)" sontak saja semua orang tertawa dengan jawaban daniel
__ADS_1
tadi nya mereka berfikir ada sesuatu yang berat yang mungkin di fikir kan daniel, karena biasa nya ia akan mengatakan apa saja yang ingin ia ucap kan, tapi kali ini mereka melihat daniel hanya diam dan menatap semua orang yang berbicara
"Honey, so you've been silent since you didn't understand our discussion? (sayang, jadi dari tadi kau hanya diam karena tidak mengerti pembahasan kami?)" tanya ny.caroline dan dijawab anggukan oleh daniel
"You will have a brother-in-law (kau akan mempunyai saudara ipar)" ucap ny caroline pada daniel
"Schwager meine Mutter? (kakak ipar maksud mom?) tanya daniel dengan bahasa jerman dan di jawab anggukan oleh ny.caroline
sesaat kemudian, daniel berdiri dari duduk nya
"hore I have a brother-in-law (hore aku punya kakak ipar)" seru daniel senang
setelah pembicaraan kedua keluarga itu, kini mereka tengah berada di ruang makan kediaman keluarga delfriaca,
daniel sedari tadi tidak pernah lepas dari daffa, bahkan ia duduk di antara daffa dan tia.
__ADS_1
daniel memang sangat menyayangi tia, bahkan ia lebih sering bersama tia dari pada bunda nya sendiri, alasan nya mungkin karena sedari kecil jika kedua orang tua nya ada acara, maka ia di tinggal kan dan di jaga oleh tia. sedangkan untuk daffa sendiri, setelah mengetahui bahwa daffa adalah calon kakak ipar nya, maka ia pun sangat senang dan bahagia