Mengagumi Mu Dalam Diam Ku

Mengagumi Mu Dalam Diam Ku
Bab 5 : you're so cute baby


__ADS_3

malam ini seperti malam malam biasa pada umum nya.


dimana keluarga delfriaca makan malam bersama di ruang makan, dan setelah itu mereka akan berbincang sedikit di ruang keluarga, menjaga agar rumah tangga mereka selalu harmonis


di ruang keluarga sudah tampak devan, rumi, tia dan tak lupa si baby imut nan menggemas kan, daniel. baby niel sekarang sudah bisa duduk sendiri dan sudah mulai berjalan sedikit sedikit, karena memang usia nya yang saat ini akan menginjak usia 2 tahun.


"come here baby" panggil tia pada baby niel yang saat itu sedang bermain di karpet yang berada di depan sofa


baby niel yang mendengar kakak nya memanggil, segera berjalan dengan lambat menuju tia, karena memang ia sangat dekat dengan kakak nya itu. baby niel belum bisa menguasai dirinya sendiri dalam berjalan, sehingga ia sering kali terjatuh.

__ADS_1


"how are you baby?" tanya tia pada baby niel, saat baby niel sudah berada di pangkuan nya


baby niel yang tidak mengerti dengan apa yang di ucap kan tia hanya bisa bengong memperhatikan mulut tia yang nampak komat kamit saat berbicara dengan nya, baby niel sangat menyukai itu.


baby niel mengulur kan tangan nya dan... happp ia menangkap bibir tia yang sedari tadi berbicara pada nya


"auuuuu" seru tia kesakitan "oh you're so cute baby, but you're annoying too (kau sangat menggemas kan baby, tapi kau juga mengesal kan)" ucap tia mencebikan bibir nya seolah marah pada baby niel


"masih kecil saja kau sudah mengejekku, bagaimana jika sudah besar, huffhh. aku sungguh tidak meragukan lagi sifat ini, karena gen uncle pasti lebih dominan di dalam tubuh nya" ucap tia menghembus kan nafas nya. dan justru itu malah membuat baby niel semakin senang

__ADS_1


"kau lihat, baby niel saja sudah tau apa yang harus dia lakukan saat bersama mu, bukti nya dia langsung membungkam mulut mu agar tidak berbicara lagi" ucap devan sembari tertawa dan langsung di hadiahi tatapan tajam dari tia


rumi hanya bisa geleng geleng kepala melihat kelakuan suami dan keponakan nya itu, mereka sungguh tidak berubah, selalu saling mengejek satu sama lain


"sayang, jangan jahat sama kakak ya, nanti kakak tidak mau lagi menemani baby niel saat bunda tidak di rumah" ucap rumi


memang setiap rumi dan devan ada acara kemana pun maka baby niel akan di titip kan pada tia, dan itulah sebab nya tia menjadi begitu dekat dengan keponakan nya itu.


seolah mengerti, baby niel segera turun dari pangkuan tia dan beralih pada sang bunda. saat di pangkuan bunda, baby niel langsung terlelap. entah karena lelah seharian bermain atau karena lelah melihat wajah tia, tapi ia benar benar merasa nyaman dalam pelukan sang bunda, hingga ia tidur secepat itu

__ADS_1


setelah baby niel tidur, rumi segera membawa nya menuju kamar untuk di tidur kan. untuk devan? tentu saja ia akan ikut kemana pun sang istri pergi. setelah semua orang pergi, kini tia juga beranjak dari sofa dan masuk ke kamar nya


__ADS_2